News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Pakai Jasa Pendorong Kursi Roda Ilegal, Lima Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Berurusan dengan Askar

Lima jemaah haji asal Surabaya berurusan dengan Polisi Arab Saudi atau Askar karena gunakan jasa pendorong kursi roda ilegal. Kelimanya langsung dibebaskan.
Rabu, 5 Juni 2024 - 18:00 WIB
Rasmawar, Petugas Perlindungan Jamaah (linjam) saat Menjelaskan Penangkapan Lima Jemaah Haji Indonesia di Masjidil Haram Karena Gunakan Jasa Pendorong Kursi Roda Tidak Resmi, Selasa (4/6/2024).
Sumber :
  • Media Center Haji 2024

Makkah, tvOnenews.com - Jemaah haji Indonesia yang hendak menggunakan jasa pendorongan kursi roda saat di Masjidil Haram, harus hati-hati. 

Sebab, jika salah pilih, jemaah haji Indonesia malah bisa berurusan dengan polisi Arab Saudi alias Askar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu sebagaimana dialami lima jamaah haji dari embarkasi Surabaya.

Kelima jemaah haji itu mau tak mau berurusan dengan Askar di Masjidil Haram gara-gara memakai jasa pendorong tidak resmi. 

Beruntung, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daker Makkah langsung turun tangan dan kelimanya akhirnya dibebaskan. 

Sementara lima penyedia jasa pendorong yang diketahui adalah mukimin (WNI yang menetap di Arab Saudi), ditahan sementara oleh polisi Arab Saudi.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari petugas Perlindungan Jemaah (Linjam) yang berjaga di Seksi Khusus (Seksus) Masjidil Haram, kejadian itu terjadi pada Selasa (3/6) petang.

Awalnya, kelima jamaah lansia dari kloter 80 Embarkasi Surabaya itu menerima tawaran jasa pendorongan kursi roda dari lima mukimin.

Kelima jamaah itu lalu dijemput dari hotel tempat mereka menginap dan bersama-sama menuju Masjidil Haram.

Setelah itu, para jamaah diantar para mukimin untuk melaksanakan ibadah tawaf dan sai memakai kursi roda itu.

Namun, saat tengah menjalani sa’i, sejumlah polisi mendatangi mereka. 

Tak butuh waktu lama, semua jemaah dan pendorong dibawa ke maktab Askar yang ada di kawasan Masjidil Haram.

Usut punya usut, ternyata para pendorong kursi roda yang mendampingi lima jamaah itu ilegal

Para mukimin yang terdiri dari satu pria dan empat perempuan itu diduga memakai id card palsu.

Insiden ini langsung diketahui oleh petugas seksus Masjidil Haram PPIH Arab Saudi. 

Bersama petugas lain, mereka lantas menuju maktab Askar untuk melindungi jemaah haji Indonesia.

"Setelah proses negosiasi, kelima jamaah akhirnya bisa dibebaskan," kata peugas Linjam PPIH Arab Saudi daker Makkah, Rasmawar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita yang akrab disapa Mawar itu kemudian menjelaskan bahwa dirinya mengatakan bahwa petugas menjelaskan bahwa jemaah haji Indonesia itu hanyalah korban.

“Ini jemaah kami, lima orang itu kami tidak mengetahui, jemaah tidak salah,” jelas Mawar saat menceritakan proses negosiasinya kepada Askar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT