Apakah Boleh Tinggalkan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Demi Dapat Keutamaan Qabliyah? Ustaz Khalid Basalamah Tegaskan...
- Tangkapan layar Khalid Basalamah Official
"Jadikanlah shalat (sunnah) di rumah kalian. Janganlah membuat rumah kalian seperti tempat kuburan." (HR Bukhari)
Dalam Hadits Bukhari dan Muslim yang lain juga menjelaskan pelaksanaan shalat sunnah dianjurkan di rumah, Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik shalat seseorang adalah shalat (sunnah) di rumahnya kecuali shalat wajib." (HR. Bukhari & Ahmad)
Meski afdalnya di rumah, ia berharap shalat Subuh berjamaah di masjid jangan ditinggalkan hanya karena lebih mengutamakan qabliyah di rumah.
Terutama bagi seseorang yang memiliki jarak rumahnya jauh dari masjid, sebaiknya menunaikan qabliyah dan Subuh di sana.
"Jadi jangan sampai mengejar afdaliah sunah ketinggalan fadilah yang besar dari shalat wajib," tuturnya.
Menurutnya, saat imam mulai memimpin shalat Subuh maka amalan ibadah mereka yang mengerjakan di masjid langsung dicatat.
"Karena mulai Allahu Akbar si imam, kita juga Allahu Akbar itu sudah dicatat pahala dan itu ada fadilah, jangan ketinggalan itu," paparnya.
Ia menjelaskan jika seseorang ingin qabliyah di masjid saat shalat Subuh mulai dikerjakan sebaiknya ditinggalkan dan lebih mengutamakan ibadah fardhunya.
"Bahkan kalau perlu kita masuk masjid sudah mau iqamah ya sudah kita shalat Subuh gitu kan," pungkasnya.
Kesimpulan: Shalat Subuh berjamaah di masjid memiliki keutamaan yang lebih besar daripada qabliyah atau sunnah fajar dikerjakan di rumah dari penjelasan Ustaz Khalid Basalamah.
Jika Anda belum mendapat atau memahami tafsir di atas, langsung konsultasi atau dengar kajian dari para ulama, kyai, ustaz hingga tokoh agama lain.
Supaya tafsir di atas bisa menjadi suatu ilmu pengetahuan yang baru untuk Anda dan shalat Subuh dan qabliyah dapat diamalkan setiap harinya.
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)
Load more