News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Pegiat Media Sosial Ditetapkan Tersangka dan 50 Jemaah Indonesia Masih Ditahan dan Sulit Dibebaskan di Arab Saudi, Ini Penjelasan Konjen RI Yusron

Penangkapan 1 warga negara indonesia yang merupakan pegiat media sosial ditetapkan sebagai tersangka oleh Keamanan Arab Saudi. Bersamaan ditangkapnya 50 jemaah
Minggu, 9 Juni 2024 - 10:26 WIB
1 Pegiat Media Sosial Ditetapkan Tersangka dan 50 Jemaah Indonesia Masih Ditahan dan Sulit Dibebaskan di Arab Saudi, Ini Penjelasan Konjen RI Yusron
Sumber :
  • dok.tangkapan layar zoom

Madinah, tvOnenews.com -- Kasus penangkapan 1 pegiat media sosial pada Jumat (7/6) kemarin, telah ditetapkan sebagai tersangka sama Aparat Keamanan Arab Saudi. Tersangka ditangkap bersama 50 jemaah Indonesia lainnya yang kini juga masih ditahan.

Menurut Konjen RI Jeddah Yusron B Ambary, mereka semua akan sulit dibebaskan. Hal tersebut  disamping oleh Kejaksaan Saudi, karena dianggap  kasus berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekalipun pihak KJRI memohon berusaha mereka dibebaskan, terutama 50 jemaah karena dianggap korban.  


"Namun menurut Jaksa kasus ini cukup berat di Arab Saudi, dan tidak bisa memperoleh jaminan untuk apa pembebasan dengan jaminan kecuali. Nanti ada temuan-temuan baru dari kasus ini baru bisa dibahas lebih lanjut," ungkap Konjen  Yusron dalam Zoom Meeting di Makkah, Jumat (7/6/2024)


Dengan demikian, sampai sekarang proses hukum masih berlanjut untuk 1 tersangka bersama 50 jemaah itu.


Berdasarkan keterangan tersangka, Konjen RI Yusron katakan si tersangka berinsial LMN (40 tahun) itu, ternyata memiliki agen Travel.


Namun, travel si tersangka  belum mendapatkan izin untuk berangkatkan haji. Hanya izin untuk umrah.


"Jadi tawaran dia haji tanpa antre gunakan visa ziarah sebesar 100 juta. Nah di akun sosmed facebook LMN ini juga mempromosikan banyak dari buat smart card haji juga," jelasnya


Dengan iming-iming pergi haji tanpa antre dan gunakan visa ziarah. Faktanya, setelah ditangkap  memang 50 jemaah hanya tanpa visa haji atau tasreh untuk berhaji, mereka pelanggan (costumer) yang pakai travel si tersangka.

Tentunya, ini tidak sesuai  ketentuan yang berlaku dan aturan di Arab Saudi ataupun  Indonesia.  

"Saya nggak punya informasi itu, tapi dia punya travel inisial namanya AND tour and travel dan hanya memiliki izin umroh," terang Konjen Yusron

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan dilakukan karena si tersangka merupakan kordinator sekaligus pemilik travel yang aktif promosi di media sosial Facebook haji dengan visa ziarah.  

Konjen RI Yusron pun berpesan agar jemaah Indonesia  mematuhi  dan menghormati ketentuan  dan aturan yang berlaku di Arab Saudi. Supaya tidak lagi ada penangkapan dan bisa beribadah dengan nyaman dan tenang. (put/klw).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.
DPR RI dan Pemerintah Sepakat Melanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan Jadi UU

DPR RI dan Pemerintah Sepakat Melanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan Jadi UU

Panitia Khusus RUU Daerah Kepulauan resmi memperoleh dukungan dari DPR RI, DPD dan pemerintah untuk melanjutkkan pemasahan RUU Daerah Kepulauan menjadi UU.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 28 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap Aries hingga Pisces di sini.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT