News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral karena Duduk di Tribun, Ini Kisah Mualaf Eks Pemain Timnas Indonesia Gonzales Diuji Pahitnya Dunia Sepak Bola Pernah Nggak Digaji

Eks Pemain Timnas Indonesia, Cristian Gonzales, jadi sorotan karena duduk di tribun saat laga kualifikasi piala dunia 2026, dan ada kisahnya jadi mualaf, simak.
Rabu, 19 Juni 2024 - 17:09 WIB
Viral karena Duduk di Tribun, Ini Kisah Mualaf Eks Pemain Timnas Indonesia Gonzales Diuji Juga Pahitnya Dunia Sepak Bola, Begini Kisah Hidupnya
Sumber :
  • dok.instagram Gonzales

Jakarta, tvOnenews.com- Pemain Timnas Indonesia legendaris, Cristian Gonzales nama yang hingga kini masih diingat seluruh pecinta sepak bola.


Nama pemain eks timnas Indonesia ini, belum lama jadi sorotan usai videonya viral. Gonzales nonton Skuad Garuda di kursi tribun, saat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Filipina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Banyak netizen hingga rekan artis murka dan menyenggol PSSI, karena dianggap tak menghormati legendaris Timnas Indonesia itu. Kabar baiknya, anak asuhan coach Shin Tae-yong itu, Skuad Garuda lolos ke babak tiga.

 

Dibalik nama besarnya, mantan timnas indonesia akrab disapa Gonzales. Tertarik dengan islam karena adzan dan sang istri.


Gonzales atau El Loco, mengaku jika memang tak mudah setelah ia masuk Islam.

 

 

Banyak cobaan menghampirinya, dia tertarik masuk islam karena memang sudah terpanggil hatinya, kata Eva Nurida Siregar, istrinya Cristian Gonzalez.

Pada saat menikah Gonzalez masih beragama Katolik. Namun,  hatinya pun terketuk untuk memasuki agama yang sama dengan sang istri.

Hal paling menarik dari kisah mualaf pemain Timnas ini, ialah Gonzales suka mendengarkan adzan.


Kata istirinya, saat merumput di PSM Makassar, Gonzalez sering mendengar azan. Ia pun bertanya pada Eva tentang suara yang didengarnya.


"Di dekat mess-nya PSM itu ada masjid, dia selalu dengar azan. Awalnya dia pikir itu orang nyanyi, terus mulai tanya-tanya," kata Eva, dikutip VIVA

Ditambah, kerap melihat sang istri mengenakan mukena putih dan bersih, menambah getaran hati Gonzales.


"Menurutnya, Islam itu suci banget. Sebelum menghadap Allah kita harus wudhu, pakai mukena. Kalau dia ke gereja biasanya pakai baju biasa saja. Itulah yang membuat Cristian akhirnya tertarik," jelas Eva

 

Tepat tahun 2003, Gonzalez memutuskan untuk masuk Islam atau menjadi mualaf. Kata Eva, suaminya mengucapkan kalimat syahadat dua kali.


Pertama di Masjid Al Akbar Surabaya, dibimbing oleh Ustaz Mustafa. Keduanya, El Loco ini mendapakan 'ijazah' sebagai mualaf saat berada di Kediri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Selain masuk Islam, El Loco juga memiliki nama lain yakni Mustafa Habibie. Makna dari nama ustaz yang membimbingnya, sementara Habibie berarti cinta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT