Meski Kepala Terasa Gatal, Ustaz Syafiq Riza Basalamah Bilang Jangan Pernah Cabut Uban, itu karena Rasulullah SAW...
- YouTube
“Ana ingat waktu SD itu disuruh nyabut ubannya Ayah, dikasih duit. Ternyata Ana ngurangin cahaya orang tua Ana,” sambungnya.
Hadis Shahih Rasulullah SAW Tentang Larangan Mencabut Uban
Uban atau rambut yang memutih akan dicatat sebagai satu kebaikan dan dihapuskan satu dosa.
Hal ini sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadits yang disabdakan Rasulullah SAW,
لَا تَنْتِفُوا الشَّيْبَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَشِيبُ شَيْبَةٌ فِي الْإِسْلَامِ إِلَّا كَانَتْ لَهُ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ، إِلَّا كَتَبَ اللَّهُ لَّهُ بِهَا حَسَنَةٌ وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ
Artinya: "Janganlah kalian mencabut uban. Tidaklah seorang muslim tumbuh satu helai uban di dalam Islam kecuali akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat, Allah akan mencatat baginya dengan satu uban satu kebaikan, atau Dia akan menghapus darinya satu dosa." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Perihal rambut beruban sendiri, Allah SWT berfirman dalam Al Quran bahwa uban menjadi fase kehidupan manusia.
Sangat wajar jika seseorang menginjak usia senja, muncul uban pada kepala, wajah atau jenggotnya.
Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Ar Ruum ayat 54,
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفاً وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
Artinya: “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.”
Load more