News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ikut Soroti Polemik Habib Bahar bin Smith dan Rhoma Irama soal Nasab Rasulullah SAW, Ustaz Adi Hidayat Imbau: Hentikan!

Perkara Habib Bahar bin Smith berapi-api kepada Rhoma Irama soal nasab Rasulullah SAW turut direspon Ustaz Adi Hidayat. Begini pesan UAH yang menyejukkan hati.
Senin, 24 Juni 2024 - 08:53 WIB
Ustaz Adi Hidayat menyoroti polemik Habib Bahar bin Smith dan Rhoma Irama soal nasab Rasulullah SAW
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat turut menyoroti perdebatan antara Habib Bahar bin Smith dengan Rhoma Irama.

Ustaz Adi Hidayat mengetahui Rhoma Irama bicara soal nasab Rasulullah SAW turut membuat Habib Bahar bin Smith geram dan berapi-api dalam suatu ceramah menghebohkan umat Islam di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penceramah, Ustaz Adi Hidayat berharap polemik Habib Bahar bin Smith dengan Rhoma Irama terkait nasab Rasulullah SAW segera selesai.

"Di sini saya ingin mengimbau kepada seluruh kalangan tanpa kecuali untuk menghentikan seluruh bentuk perdebatan," ungkap Ustaz Adi Hidayat dalam keterangannya melalui tayangan kanal YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (23/6/2024).

Ustaz Adi Hidayat menganggap persoalan nasab Rasulullah SAW yang diperdebatkan Rhoma Irama dengan Habib Bahar bin Smith menjadi pemicu perpecahan umat Muslim Indonesia.


Raja Dangdut Rhoma Irama (kiri) dan Habib Bahar bin Smith (kanan). (Kolase Instagram/@rhoma_official & Tim tvOne)

"Sifat-sifat yang mengarahkan kepada perpecahan yang dipicu oleh polemik-polemik tentang nasab dan sebagainya," tuturnya.

Pendakwah berusia 39 tahun itu memahami setiap persoalan memiliki perbedaan pandangan, khususnya terhadap polemik nasab Ba'alawi yang sedang heboh dari penuturan Raja Dangdut Rhoma Irama.

Kendati demikian, ia menyarankan dari perbedaan tersebut harus disertakan dengan iman agar tetap menjaga kerukunan sesama bangsa dan beragama terutama umat Muslim di Indonesia.

"Karena itulah bila terjadi satu perbedaan pendapat atau bahkan memicu perselisihan, perdebatan, dan di antara keelokan insan beriman itu adalah menghadirkan sifat islah, menghadirkan kedamaian yang menyatukan, menghadirkan satu bentuk perbaikan yang mempersaudarakan," jelasnya.

Menurutnya, orang yang menghadirkan keimanan sebagai langkah yang bisa merasakan kenikmatan hidupnya terutama dari rasa persaudaraan sesama bangsa dan umat Islam.

"Dan dengan iman itulah kita menjadi bersaudara dengan nikmat Allah, nikmat iman itu kita bersaudara," katanya.

Ia pun menegaskan polemik ini sebaiknya segera terselesaikan dan dilupakan mengingat persoalan nasab Rasulullah SAW dianggap sangat sensitif pemicu perpecahan bangsa.

"Saya kira cukup selesai alangkah lebih baik dihentikan saja karena kita semua adalah mulia, kita satu bangsa, satu negara, satu ikatan iman akan lebih baik bila seluruh problem itu kita tepikan selesai dan menghadirkan islah," terangnya.

Ia menyampaikan imbauan tersebut lantaran saat ini sedang mempertahankan fase kedamaian hidup di Negara Indonesia.

Salah satu yang membuat perdamaian antar umat maupun sesama umat Islam di Indonesia karena dihadirkan adanya iman.

"Saya sangat mencintai dan MasyaAllah Negeri ini dibangun dan juga dirangkai dengan rangkaian yang sangat indah," tuturnya.

"Di antara saham terbesar untuk merangkai Negeri ini adalah saham keimanan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala," sambungnya.

Ia mengatakan kemajuan Negeri juga disertakan adanya peran nasab Rasulullah SAW.

Hal itu membuat perdamaian tercipta melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Di dalamnya banyak sekali nasab-nasab tersambung pada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang memberikan kontribusi besar akan terlahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia baik di masa perjuangan, penyusunan bagian-bagian yang membentuk NKRI, lambang negara dan yang lainnya," ungkapnya.

"Bahkan embrio awal berdirinya Indonesia itu juga ya yang menyatukan kerajaan-kerajaan di Nusantara yang memberikan pendalaman-pendalaman pengajaran-pengajaran tentang bagaimana implementasi ketauhidan dalam membela negara, revolusi jihad dan sebagainya," sambungnya.

Tak hanya itu, ia juga mempercayai adanya peran para ulama terdahulu berusaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sontak, ia menyatakan para ulama Indonesia yang terdahulu masih terhubung dengan nasab Rasulullah SAW meskipun ada yang melalui jalur Wali Songo maupun Ba'alawi.

"Apakah dari jalurnya Ba'alawi? Apakah dari jalurnya Wali Songo? Seluruhnya memiliki kemuliaan yang kita cintai dari mana pun," tegasnya.

Sorotan tersebut bermula saat Rhoma Irama hadir di podcast KH Anas Kurdi membicarakan seorang habib asal Betawi menjadi penceramah dalam suatu acara keagamaan Islam.

Kala itu Raja Dangdut menyoroti soal nasab habaib akibat dari ucapan habib tersebut yang menyatakan keturunan Rasulullah SAW tetap masuk surga jika telah berbuat maksiat.

Misalnya memiliki kebiasaan pemabuk, pencuri, pezina, penjudi, dan sebagainya maka orang yang memiliki nasab habaib dipastikan tetap masuk surga.

"Hei itu kalau ada anak habib, walaupun dia mabuk-mabukan, walaupun dia pezina, pencuri, penjudi, jangan kata apa-apa," ungkap Rhoma Irama.

Tak hanya itu, Rhoma Irama juga membicarakan tentang orang-orang yang masuk golongan nasab Ba'alawi di Indonesia, salah satunya Habib Bahar bin Smith telah dibuktikan berasal dari keturunan Rasulullah SAW.

Raja Dangdut itu merasa heran kebanyakan orang yang masuk golongan tersebut tidak menunjukkan sikap sesuai dengan keturunan Rasul.

Maka dari itu, ia berasumsi bahwa dirinya ingin membuktikan kebenaran para habib dari golongan Ba'alawi dianggap berasal keturunan Rasulullah SAW bisa melalui tes DNA.

Seketika video Habib Bahar bin Smith sedang mengisi ceramah dalam suatu acara menyinggung Rhoma Irama viral di media sosial.

Habib Bahar bin Smith merasa kesal terhadap pernyataan Raja Dangdut perihal keturunan Rasul suka berbuat maksiat tetap masuk surga.

"Tak ada urusan mau ilmunya setinggi langit, ustaz, kyai, masyair tinggi sampai di langit ilmunya. Mau dia habib, syarif, cucunya Nabi Muhammad kalau berbuat dosa kalau berbuat maksiat tempatnya neraka," kata Habib Bahar bin Smith sambil berapi-api.

tvonenews

Habib Bahar bin Smith ingin mengetahui sosok habib yang dibicarakan Rhoma Irama yang telah menyebarkan pernyataan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, ia mempercayai tidak satu pun habib yang melontarkan ucapan bertentangan dengan syariat Agama Islam dan menuduh Rhoma Irama telah melakukan fitnah.

"Jadi sudahlah kalau cuman seupil secuil udah jangan banyak ngomong, enggak ada ngaruh," tandas Habib Bahar bin Smith. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September dengan 26 cabang olahraga yang akan menyelenggarakan pertandingan hari ini yang 13 diantaranya ada wakil Indonesia.
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 

Trending

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Indonesia memastikan medali emas setelah menundukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).
Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Keduanya dipersiapkan mengikuti agenda Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027 sekaligus menghadapi uji tanding kontra China.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT