GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Gen Kekeh Thariq Bergelar Haji, Atta Halilintar Geram Dipanggil Pak Haji, Ustaz Abdul Somad: Yang Mabrur Ada...

Keluarga Atta Halilintar dan Thariq Halilintar menjadi cibiran akibat ingin dipanggil gelar haji. Ustaz Abdul Somad ingatkan soal predikat Pak Haji harus ini.
Kamis, 27 Juni 2024 - 21:57 WIB
Ustaz Abdul Somad beri respons orang tua Gen Halilintar ingin Thariq Halilintar dan Atta Halilintar dipanggil Pak Haji
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Ustaz Abdul Somad Official & Instagram/@attahalilintar

tvOnenews.com - Keluarga Atta Halilintar dan Thariq Halilintar menjadi sorotan publik karena persoalan gelar haji.

Sebelumnya ibu Gen Halilintar, Lenggogeni Faruk mengotot Thariq Halilintar harus dipanggil bergelar haji membuat Atta Halilintar memberikan responsnya terkait hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atta Halilintar mewajarkan dan menilai terkait permintaan sang ibu agar adiknya, Thariq Halilintar dipanggil haji dianggap hanya bercanda.

"Itu mungkin bercanda mama saya karena dulu mama haji kan enggak kayak sekarang ada paket bagus. Dulu perjuangannya luar biasa belum ada visa-visa kayak sekarang," ujar Atta Halilintar di Jakarta Selatan dikutip tvOnenews.com, Kamis (27/6/2024).

Atta Halilintar menjelaskan ibunya ingin Thariq Halilintar dipanggil Pak Haji saat orang tuanya ibadah haji di zaman dahulu membutuhkan perjuangan.


Atta Halilintar berpose bareng keluarga Gen Halilintar usai lamaran Thariq Halilintar dengan Massaid. (Instagram/@attahalilintar)

Perjuangan tersebut bukan sekadar materi melainkan butuh tenaga dan waktu agar bisa pergi ke Tanah Suci.

Ia menganggap ibunya menyarankan adiknya ingin bergelar haji menjadi kebanggaan terutama untuk keluarga Gen Halilintar.

"Enggak apalah kan namanya ibu-ibu. Mungkin mau ngejelasin dulu ceritanya kayak gimana, senang aja gitu. Buat haji itu perjuangannya bukan lagi dari segi materi saja," jelasnya.

Sebaliknya, suami Aurel Hermansyah itu tidak menginginkan dirinya dipanggil Pak Haji sebagai gelar telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Dikutip tvOnenews.com dari video TikTok @lovevibes.ah, Kamis (27/6/2024), ia menuturkan panggilan tersebut bukan menjadi kewajiban sudah berhaji. 
Menurut YouTuber ternama itu, berbagai ibadah termasuk sudah pergi haji tidak perlu gelar.

"Jangan dipanggil Pak Haji mulu saya, dipanggil Pak Haji, Pak Haji, disangkanya saya yang mau dipanggil Pak Haji. Padahal mah, jangan dah, jangan dipanggil Pak Haji dah," terangnya.

Namun, ia merasa senang jika ada orang yang menyapa saat bertemu dengan sebutan gelar tersebut karena dianggap menjadi doa untuk dirinya.

"Tapi orang suka panggil Pak Haji, ya sudah semoga jadi doa ya," katanya.

Atta Halilintar menjadi sorotan saat memberikan sambutan dari pihak keluarga Gen di acara lamaran Thariq Halilintar dengan Aaliyah Massaid beberapa waktu lalu.

Saat itu pembawa acara alias MC memanggil Atta ke depan panggung untuk menyampaikan tujuan dan harapan Thariq melamar Aaliyah tanpa menyelipkan gelar Pak Haji.

Seketika ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid memberikan celetukan bahwa sang anak baru saja berhaji maka harus dipanggil Pak Haji.

"Pak Haji, Pak Haji, lupa," sindir Anofial Asmid kepada MC.

Sontak, perdebatan gelar Pak Haji menjadi perbincangan publik khususnya netizen sejak orang tua Gen Halilintar bersikeras kedua anaknya disebut dengan bergelar haji.

Lantas, apakah benar seseorang telah berhaji wajib dipanggil Pak Haji? Ustaz Abdul Somad memberikan pandangan kasus ini sebagai berikut.

tvOnenews.com melansir dari tayangan kanal YouTube Tsaqofah TV, Ustaz Abdul Somad menganggap tidak ada masalah bagi orang sudah berhaji disebut Pak Haji.

Dalam suatu ceramah, Ustaz Abdul Somad menjelaskan dari semua ibadah yang sudah dilakukan seorang Muslim tidak mungkin mendapat gelar penyebutan untuk seseorang.

"Syahadat, salat, zakat, puasa, haji, yang ditulis apa? Haji. Ada uang salat, ada ditulis salat Abdul Somad? Puasa? Ada tulis P Abdul Somad?," tanya Ustaz Abdul Somad kepada jemaahnya.

Ustaz Abdul Somad menyatakan orang yang dipanggil Pak Haji menjadi suatu kebanggaan lantaran ibadah tersebut membutuhkan biaya mahal.

"Duit ada, badan sehat, waktu tak ada. Badan sehat, waktu ada, duit tak ada saking besarnya hati maka ditulisnya lah haji di situ," jelasnya.

Ia menyampaikan bahwasanya gelar Pak Haji tidak hanya populer di Indonesia saja, tetapi di berbagai Negara dari Tanah Arab juga menyebut hal serupa.

"Menulis haji bukan cuman tradisi orang Indonesia, di Mesir pakai haji, di Maroko pakai haji, bahkan di Mesir itu bukan cuma yang haji asal tua panggil haji," tuturnya.

Pendakwah berusia 47 tahun itu juga tidak mempermasalahkan bagi orang yang belum berhaji sudah sering dipanggil Pak Haji.

"Haji asal tua penghormatan yang sudah haji, memang haji yang belum haji mudah-mudahan menjadi doa," ucapnya.

Kendati demikian, ia menegaskan seorang Muslim yang sudah berhaji sebaiknya menerapkan dan menunjukkan sikap yang lebih baik setelah pergi ke Tanah Suci.

Menurut Ustaz Abdul Somad, bagi yang merasa ingin menunjukkan bahwa dirinya sudah haji kepada orang maka tidak mendapatkan manfaat dan hakikat ibadah ini.

"Tapi menjadi angkuh dan sombong gara-gara haji maka sesungguhnya dia belum mendapatkan hakikat haji," kata Ustaz Abdul Somad.

"Karena hakikat haji adalah meninggalkan angkuh dan sombong," lanjutnya.

Ia berpendapat bahwa, ibadah haji sebagai gambaran manusia akan menghadapi dan merasakan amalannya dihisab di Padang Mahsyar melalui Padang Arafah.

"Karena orang haji sudah pakai pakaian orang mati, orang haji sudah merasakan miniatur Padang Mahsyar di padang Arafah," paparnya.

"Sehelai di bawah, sehelai di atas bagi laki-laki pakaiannya pakaian kematian," tambahnya.

Pada dasarnya haji membuang sifat keburukan saat seorang Muslim memenuhi rukun Islam kelima.

Misalnya melalui lontar jumrah ulah, jumrah wusto, dan jumrah aqabah sebagai bentuk agar terhindar dari sifat dan godaan setan.

"Orang yang sudah haji sudah melunturkan semua keangkuhan, kesombongan, atribut semua baju dilepaskan, jas lepas, dasi lepas, baju kebesaran lepas, baju kehormatan, baju PNS, baju polisi, baju tentara, baju pejabat lepas," bebernya.

tvonenews

Ia menyatakan yang berhak mendapat predikat haji mabrur jika segala sifat dan sikap keburukan dalam diri seseorang berhasil dihapuskan setelah ibadah haji.

"Maka kalau ada haji balik sombong angkuh, dulu sebelum haji mau diundang datang ke rumah. Sekarang kalau tidak ditulis hanya tiga biji tak mau datang ini haji mardud bukan haji mabrur," kata Ustaz Abdul Somad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Haji mabrur adalah haji yang ada perubahan. Dulu sebelum berangkat haji pelit, setelah berangkat haji Masya Allah lewat kotak infak Rp2.500," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Kunjungan Wisatawan RI ke Singapura Dianggap Potensial, Tren Acuan Liburan dari Konten Digital Jadi Sorotan

Kunjungan Wisatawan RI ke Singapura Dianggap Potensial, Tren Acuan Liburan dari Konten Digital Jadi Sorotan

Singapore Tourism Board mencatat jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Singapura mencapai sekitar 2,4 juta orang sepanjang tahun 2025, sehingga dianggap potensial.
Dewi Perssik Murka Aldi Taher Klaim Status Jadi Ayah dari Anaknya di Ruang Publik: Dia Bukan Bahan Pencitraan!

Dewi Perssik Murka Aldi Taher Klaim Status Jadi Ayah dari Anaknya di Ruang Publik: Dia Bukan Bahan Pencitraan!

Pedangdut Dewi Perssik (Depe) meluapkan amarahnya kepada mantan suami, Aldi Taher akibat menyatakan status sang anak, Felice Gabriel di ruang obrolan dewasa.
Media Vietnam Sebut Timnya Lebih Beruntung dari Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam Sebut Timnya Lebih Beruntung dari Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam menilai mereka lebih beruntung dari Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Percaya diri bisa kalahkan Korea Selatan dan UEA di Grup E.
Gara-gara Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate, Pemain Red Sparks Langsung Beri Ancaman

Gara-gara Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate, Pemain Red Sparks Langsung Beri Ancaman

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate langsung memanaskan V League Korea. Bintang Red Sparks, Vanja Bukilic, bahkan memberi ancaman tegas jelang duel sengit musim 2026/27.
Siswinya Viral Setelah Tampil di LCC MPR Kalbar, SMAN 1 Pontianak Berpotensi Kebanjiran Pendaftar di SPMB 2026

Siswinya Viral Setelah Tampil di LCC MPR Kalbar, SMAN 1 Pontianak Berpotensi Kebanjiran Pendaftar di SPMB 2026

SMAN 1 Pontianak berpotensi kebanjiran pendaftar dalam SPMB 2026 setelah siswa-siswinya mendapat berbagai apresiasi usai tampil di LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar.

Trending

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT