Tidak Mengerti Bacaan Shalat, Apakah Shalatnya Sah? Buya Yahya Ungkap Bacaan yang Wajib dalam Shalat, Ternyata...
- Kolase tim tvOnenews
Buya Yahya juga mengatakan, jika tidak hafal Al-Fatihah, maka boleh membawa kertas tulisan untuk dibaca.
Jika tidak bisa membaca bacaan lainnya, maka hanya perlu Al-Fatihah dan langsung ruku'.
Bahkan, jika tidak bisa bacaan ruku', boleh hanya ruku' saja tanpa membaca bacaan ruku'.
"Nggak butuh ayat yang lainnya, ya sudah langsung rukuk, ayat lain sunnah selain Al-Fatihah," ujar Buya Yahya.
"Ruku' tidak hafal bacaannya, ya sudah ruku' saja, sah. Yang wajib Al-Fatihah," tambahnya.
Dan jika ternyata benar-benar tidak bisa membaca dan menghafal, maka boleh diganti dengan zikir-zikir lain sepanjang bacaan Al-Fatihah.
"Kalau memang benar-benar tidak bisa, ya sudah Anda tidak usah membaca yang lain, terjemahan juga tidak mengerti, kalau bisa zikir yang lain, seperti Allah, Allah, Laa ilaha ilallah," ujar Buya Yahya.
Adapun, jika tidak bisa membaca bacaan tahiyat, maka boleh diganti dengan zikir atau membaca terjemahannya.
Buya Yahya juga menghimbau untuk tidak perlu ragu shalat yang kita kerjakan sah atau tidak.
Sebab, shalat wajib hukumnya bagi semua umat muslim dan dosa besar jika meninggalkannya.
Dan bagi yang berusaha untuk bisa shalat meski dengan segala kekurangannya, maka akan mendapatkan pahala yang utuh seperti yang bisa.
"Dan ingat shalat itu dosa besar bagi yang meninggalkan, tapi bagi yang mengerjakan meski dengan segala kekurangannya, pahalanya utuh seperti yang bisa," kata Buya Yahya.
Menegaskan, meski sudah tahu jika bacaan dalam shalat yang wajib hanya lima, bukan berarti harus meninggalkan sunnah-sunnah lainnya.
Termasuk bagi yang sudah terbiasa melakukannya, jangan sampai turun pangkat.
(gwn)
Load more