News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Tak Biasa Habib Bahar bin Smith Dengar Kontroversi Abuya Mama Ghufron Bisa Bahasa Semut hingga Malaikat: Ada Orang...

Habib Bahar bin Smith memberikan reaksi menohoknya soal kontroversi Abuya Mama Ghufron mengaku bisa bahasa semut, jin hingga malaikat viral di media sosial.
Jumat, 28 Juni 2024 - 20:04 WIB
Habib Bahar bin Smith beri reaksi soal kontroversi Abuya Mama Ghufron bisa bahasa semut-jin-malaikat
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Ponpes UNIQ Nusantara

tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith tampaknya sudah mendengar sorotan publik terhadap Abuya Mama Ghufron yang dinilai kontroversi.

Habib Bahar bin Smith turut memberikan reaksinya sejak mendengar Abuya Mama Ghufron mengaku bisa bicara bahasa semut hingga malaikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Reaksi tentang Abuya Mama Ghufron berlangsung saat Habib Bahar bin Smith melakukan live siaran YouTube pribadinya.

Habib Bahar bin Smith langsung membalas dari sebuah pertanyaan warganet di live siaran YouTube terkait pandangan dirinya terhadap Abuya Mama Ghufron.

Dikutip tvOnenews.com dari live siaran langsung YouTube Sayyid Bahar bin Sumaith Official, Jumat (28/6/2024), Habib Bahar bin Smith pun berpendapat bahwa, Abuya Mama Ghufron diduga bukan orang yang normal.


Sosok Abuya Mama Ghufron (kiri) dan Habib Bahar bin Smith (kanan). (Kolase Tim tvOnenews)

"Kalau ente nanya begitu sama aja ente nanya ke Ana, ada orang gila, dia ngambil mangganya orang lain," ucap Habib Bahar bin Smith saat menjawab pertanyaan warganet tentang Abuya Mama Ghufron.

Ia pun melanjutkan keterangannya melalui pribahasa tentang sosok Abuya Mama Ghufron.

Ia menyebutkan sang pemilik hanya terdiam lantaran sudah mengetahui bahwa orang yang mencuri tidak seperti orang normal.

"Pasti si pemilik mangga itu nggak bakal marah, karena dia tahu itu orang gila," terangnya.

Pengasuh Ponpes Tajul Alawiyyin, Bogor itu menjelaskan bahwa dirinya tidak mau ambil pusing turut berkomentar tentang Mama Ghufron yang sedang viral.

Hal itu menjadi ketegasan Habib Bahar bin Smith sebagai reaksi dirinya mengenai sosok Abuya Mama Ghufron.

"Dan Ana yang melihat akan diam aja, enggak akan memberikan komentar apa pun. Itu jawaban Ana," kata Habib Bahar.

Ia bereaksi dari pertanyaan warganet sejak video ceramah Abuya Mama Ghufron bernama asli Iyus Sugiman viral di media sosial.

Video tersebut melihatkan Mama Ghufron sedang memberikan reaksi menohoknya akibat banyak yang tidak percaya bahwa dirinya telah membuat 500 kitab bahasa Suryani.

Uniknya Mama Ghufron berulang kali menyebutkan kata "Maqoli" diduga menggunakan bahasa Suryani dan sulit dimengerti oleh publik.

Tak hanya itu, Ustaz Abdul Somad turut meramaikan dan mencari-cari arti kata "Maqoli" membuat Abuya Mama Ghufron semakin heboh.

Setelah itu, banyak orang mencaritahu tentang sosok Abuya Mama Ghufron yang digadang-gadang bukan orang biasa, sebut saja wali.

Namun, pengurus Ponpes UNIQ Nusantara Ustaz Ubad Aminullah sempat membantah bahwa pemilik ponpes tersebut, yakni Mama Ghufron bukan seorang wali.

Terkini, isu Mama Ghufron menuai kontroversi semakin mencuat lantaran videonya mengaku bisa mengerti berbagai bahasa.

Ia menyebut bahasa yang sudah dimengerti olehnya seperti bahasa semut, jin, malaikat dan sebagainya.

Misalnya ia mengklaim bahwa dirinya bisa menggunakan bahasa jin, begini bunyinya:

"Bahasa jin. Bismillahirrohmanirrohim Az-zadah gudiyah ajid goda ayaiu yim ma hud hada da yabs. Tuh bahasa jin," ungkap Mama Ghufron.

Kemudian, ia menjelaskan bahasa malaikat yang telah diklaim dirinya, begini bunyinya:

"Beda dengan bahasanya malaikat. Bismillahirrohmanirrahim laha fa ajii innaa-sya adolla tan ma fimallah," kata Mama Ghufron.

Tak hanya itu, Mama Ghufron juga menuai kontroversi saat video dirinya mendatangi suatu ponpes menunjukkan dirinya bisa mengubah air biasa menjadi air zamzam sangat viral di media sosial.

Kebanyakan Mama Ghufron menyebutkan hal tersebut menggunakan bahasa Suryani.

Kini pengurus Ponpes UNIQ Nusantara mengklarifikasi bahwasanya Abuya Mama Ghufron bukan orang yang pertama kali mengatakan bahasa Suryani sebagai bahasa yang digunakan saat di alam kubur.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya beberapa ulama mengatakan bahasa Suryani digunakan untuk pertanyaan di alam kubur seperti Syekh Jalaluddin Assuyuthi, Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Ada ulama lain menyatakan bahasa Suryani sebagai bahasa di alam kubur di antaranya Syekh Bulqini dan Syekh Ibrahim Al Baijuri. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT