News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Orang Tepuk Bahu ingin Berjamaah Padahal Lagi Shalat Sunnah, Sebaiknya Harus Bagaimana? Buya Yahya Bilang…

Ketika sedang melakukan shalat sunnah, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahu bermaksud ingin shalat berjamaah. Bagaimana hukumnya menurut agama Islam?
Jumat, 28 Juni 2024 - 20:56 WIB
Buya Yahya jelaskan hukum bila seseorang ingin berjamaah padahal sedang shalat sunnah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Buya Yahya

tvOnenews.com - Bila seorang muslim ingin selalu dekat kepada Allah SWT, maka shalat sunnah menjadi satu amalan yang dapat dilakukan selain melaksanakan shalat fardhu.

Selain terasa lebih dekat pada Allah, shalat sunnah juga memiliki keutamaan dapat menambah pahala serta membuat segala doa cepat terkabul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika telah memasuki waktu shalat fardhu, terdapat shalat sunnah yang dapat dilakukan agar menambahkan pahala, yaitu shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah.

Sebelum mengerjakan shalat fardhu dapat mengerjakan shalat sunnah qabliyah, sedangkan shalat sunnah ba'diyah dapat dikerjakan setelah shalat fardhu.

Terkadang, ketika sedang melakukan shalat sunnah, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahu bermaksud ingin shalat berjamaah.

Lalu, bagaimana hukumnya dalam Islam bila ada seseorang yang menepuk bahu ingin berjamaah bila sedang melaksanakan shalat sunnah? 

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya mengungkapkan hukum dalam Islam bila ada seseorang yang menepuk bahu ingin berjamaah padahal sedang melaksanakan shalat sunnah.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya mendapatkan sebuah pertanyaan dari seorang jamaah tentang kondisi ketika dirinya melaksanakan shalat qabliyah.

Namun, seseorang menepuk bahunya berniat ingin menjadi makmum dan shalat berjamaah.

"Waktu itu saya shalat qabliyah dzuhur, tiba-tiba ada orang yang menjadi makmum saya yang sedang shalat sunnah. Apakah shalat tersebut sah, dan apakah jika kita telah melaksanakan shalat sunnah langsung  menjadi makmum shalat dzuhur kepada orang yang menjadi makmum shalat sunnah tadi diperbolehkan atau tidak?," tanya seorang jamaah.

Kemudian, Buya Yahya menjawab bila terjadi hal tersebut, maka shalat orang tersebut yang menjadi makmum adalah sah sebagai shalat fardhu.

"Kalau dia tahu saya melaksanakan shalat sunnah, dia gak mendapatkan pahala jamaah. Tapi sudah sah shalatnya," ungkap Buya Yahya dilansir dari YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya
Buya Yahya. (Ist)

"Tapi kalau dia menduga saya shalat wajib, shalat fardhu, dia (makmum) mendapatkan jamaah," sambungnya.

Sementara itu, bila makmum tersebut mengetahui bahwa imam di depannya sedang melaksanakan shalat sunnah, tetapi dirinya tetap ikut shalat berjamaah,

Maka, shalat makmum tersebut tetap sah namun tidak akan mendapatkan pahala jamaah.

Hal ini juga sama seperti yang dicontohkan Buya Yahya, jika ada orang shalat dzuhur yang bermakmum dengan orang shalat ashar, itu juga sah namun tidak mendapatkan pahala berjamaah.

Hal ini kerap terjadi pada orang-orang yang bepergian sebagai musafir, dimana ada jamaah lain yang ikut bermakmum untuk shalat dzuhur, padahal musafir tersebut sedang shalat ashar.

Musafir termasuk jamak takdim, habis shalat dzuhur, shalat ashar. 

"Kita datang jamaah buat ngikut shalat ashar, saya tahu dia ashar, saya shalat dzuhur. Maka sah jamaah saya, tapi gak mendapatkan pahala," jelas Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana seharusnya sikap orang yang menjadi imam pada saat itu? Menurut Buya Yahya, bisa disikapi dengan biasa saja, dan melanjutkan shalat ba'diyah. 

"Gak usah diubah, gak sah dong merubah fardhu. Anda shalat fardhu biasa saja. Biarkan dia jadi makmum, dia menduga dan kita gak usah kasih tau kita shalat sunnah," tandasnya. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update! Korban Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Lainnya Masih Dirawat

Update! Korban Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Lainnya Masih Dirawat

PT KAI mengungkap data terbaru korban kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasar Turi dengan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Tinju Dunia: Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Digelar Tanpa Gelar WBO, Ini Alasannya

Tinju Dunia: Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Digelar Tanpa Gelar WBO, Ini Alasannya

Duel tinju dunia antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert dipastikan tetap berlangsung di UMMC Arena, Yekaterinburg, Rusia pada 30 Mei 2026. Namun, pertarungan tersebut tidak akan memperebutkan gelar juara dunia kelas berat ringan WBO milik Bivol.
Jelang Hadapi AC Milan, Kiper Italia Beri Pengakuan Jujur soal Performa Gacor Jay Idzes di Sassuolo

Jelang Hadapi AC Milan, Kiper Italia Beri Pengakuan Jujur soal Performa Gacor Jay Idzes di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menunjukkan kelasnya di kompetisi Serie A. Jelang hadapi AC Milan, kiper Italia puji performa sang bek di Sassuolo.
Soal Usul Gerbong Khusus Perempuan Dipindah, Dirut KAI: Keselamatan Tidak Kita Bedakan Antar Gender

Soal Usul Gerbong Khusus Perempuan Dipindah, Dirut KAI: Keselamatan Tidak Kita Bedakan Antar Gender

Kemudian aspek yang kedua adalah memberikan kemudahan-kemudahan akses untuk para perempuan.
Dedi Mulyadi Ingatkan Pedagang Ciwidey Jangan Hanya Jual Kopi Saset, Ternyata Kopi Jawa Barat sudah Mendunia

Dedi Mulyadi Ingatkan Pedagang Ciwidey Jangan Hanya Jual Kopi Saset, Ternyata Kopi Jawa Barat sudah Mendunia

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi beri peringatan ke penjual wisata Ciwidey
Prabowo Puji Hasil Revitalisasi SMAN 1 Cilacap, Siap Gelontorkan Investasi Besar demi Masa Depan Anak Bangsa

Prabowo Puji Hasil Revitalisasi SMAN 1 Cilacap, Siap Gelontorkan Investasi Besar demi Masa Depan Anak Bangsa

Revitalisasi SMAN 1 Cilacap sendiri mencakup 1.273 siswa dengan total anggaran mencapai Rp1,05 miliar dan telah rampung sejak 2025.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT