News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Seorang Ayah Mencium Anak Gadisnya yang Sudah Remaja? Buya Yahya Dengan Tegas Jawab Kalau...

Buya Yahya menegaskan bahwa hukum kasih sayang ayah kepada anak perempuannya itu berlaku sepanjang masa. Lain hal jika ada kasus atau kebiasaan ayah yang kerap
Minggu, 30 Juni 2024 - 23:43 WIB
Bolehkah Seorang Ayah Mencium Anak Gadisnya yang Sudah Remaja? Buya Yahya Dengan Tegas Jawab Kalau...Bolehkah Seorang Ayah Mencium Anak Gadisnya yang Sudah Remaja? Buya Yahya Dengan Tegas Jawab Kalau...
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah

tvOnenews.com - Dalam pandangan agama Islam, hubungan antara ayah dan putrinya memiliki kedekatan yang sangat kuat dan penuh dengan kasih sayang

Namun, sering kali muncul pertanyaan mengenai batasan fisik dalam hubungan ini, terutama ketika putrinya telah mencapai usia dewasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah, "Apa batasannya seorang ayah kepada putrinya yang sudah 18 tahun? Apakah boleh sang ayah mencium dan memeluk putrinya setiap hari dengan alasan kasih sayang?".

Pertanyaan ini mencerminkan keprihatinan jamaah tentang bagaimana kasih sayang dapat diekspresikan secara wajar dan sesuai dengan ajaran Islam.

Buya Yahya, seorang ulama terkenal, memberikan penjelasan bahwa urusan seorang ayah dengan anak tidak memiliki batasan waktu dalam hal kasih sayang. 

Menurut Buya Yahya, mencium pipi, kening, dan memeluk putrinya sesaat adalah hal yang wajar bagi seorang ayah. 

Pimpinan pondok pesantren itu juga menegaskan bahwa selama hubungan tersebut didasari oleh niat yang baik dan tidak mengarah pada pikiran yang tidak baik, maka hal tersebut tidak masalah.

Karena antara ayah dan anak perempuan terdapat hubungan mahram yang melindungi mereka dari fitnah.

Namun, Buya Yahya juga memberikan peringatan bahwa dalam era modern ini, kewaspadaan harus ditingkatkan. 

Ia menekankan bahwa anak perempuan harus mengetahui sifat dan kebiasaan ayahnya. Jika seorang ayah memiliki kebiasaan buruk, seperti menonton film porno.

Hal ini bisa merusak otaknya dan mengarah pada perilaku yang tidak pantas. 

Buya Yahya menegaskan bahwa jika ayah atau anak sudah tidak benar dalam perilaku mereka, maka batasan tersebut harus diperketat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Dengan demikian, menjaga moralitas dan niat yang tulus menjadi kunci dalam menjaga hubungan ayah dan putri dalam Islam.

"Masalah mencium pipi, kening, dan memeluk anaknya sesaat adalah hal yang wajar. Bagi orang yang wajar," terang Buya Yahya, melansir dari YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya menambahkan bahwa untuk seorang ayah dan anak yang normal, hal semacam itu hukumnya tidak masalah karena mahram dan tidak akan mengarah kepada pikiran yang macam-macam.

Jika ada ayah memeluk seorang anak perempuannya yang lama tidak bertemu atau sepulang dari pondok pesantren itu adalah hal yang wajar. Namun Buya Yahya menegaskan bahwa zaman sekarang harus lebih waspada.

"Seorang anak harus tau bapaknya itu seperti apa sih? Naudzubillah, jika bapaknya hobi nonton film porno, maka otaknya sudah rusak. Kepalanya manusia, otaknya adalah binatang," tegas Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan bahwa hari ini banyak kejadian mengerikan seperti itu, gara-gara tontonan semacam itu. 

Buya Yahya kembali menegaskan jika yang harus dihindari adalah sebab utamanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi kalau anaknya atau ayahya sudah gak bener ya gak boleh lagi dalam hal itu. Karena apa? Sudah keluar daripada jalurnya. Makanya hati-hati," tegas pimpinan pondok pesantren tersebut. (udn)

Baca berita terkini dan lebih lengkap, klik google news tvOnenews.com
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT