Buru-buru Kerjakan Tahajud Sudah di Waktu Shalat Subuh Memangnya Boleh? Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan yang Telat Bangun Tidur
Ia berpendapat tahajud dikerjakan pada waktu tersebut sebagai penyambung amalannya untuk mengerjakan shalat Subuh.
Dari Surah Al-Isra ayat 78 menjadi dalil Al-Quran terkait pelaksanaan shalat Subuh langsung disaksikan oleh para malaikat, Allah SWT berfirman:
اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا
Aqimis-salaata liduluukisy-syamsi ilaa gasaqil-laili wa qur'aanal-fajr, inna qur'aanal-fajri kaana masyhuudaa.
Artinya: "Dirikanlah shalat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula shalat) Subuh! Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al-Isra, 17:78)
Pendakwah asal Makassar itu menegaskan shalat tahajud tidak boleh dikerjakan lagi apabila muadzin telah melakukan iqamah sebagai tanda segera shalat Subuh.
"Kalau sudah iqamah Subuh waktu dilarang shalat, enggak boleh," tegasnya.
Kendati demikian, ia menyatakan tahajud dikerjakan ketika waktu shalat Subuh sudah tiba masih sah dan tidak ada larangannya diambil dari penjelasan ulama.
"Berarti di sini pendapat ulama mengatakan masih boleh mengerjakan sunah-sunah antara azan dan iqamah Subuh," tukasnya.
"Ini termasuk yang bisa diambil pelajaran dari situ tadi," tandasnya.
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)
Load more