GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keren Kiper Singapura Hassan Sunny Mendonasikan Transferan Suporter China Sekitar 120 Juta ke Muhammadiyah

Pria yang bernama lengkap Hassan bin Abdullah Sunny, akrab disapa Hassan Sunny ialah penjaga gawang asal Singapura yang mendapatkan donasi dari suporter lalu...
Minggu, 7 Juli 2024 - 17:07 WIB
Keren Kiper Timnas Singapura Hassan Sunny Mendonasikan Transferan dari Suporter Sekitar 120 Juta ke Muhammadiyah
Sumber :
  • dok.instagram Hassan

Jakarta, tvOnenews.com--  Nama Hassan Sunny tengah jadi sorotan publik karena ia habis menyumbangkan rezekinya S$10.000 atau sekitar 120 juta ke Panti Sosial Muhammadiyah.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Pria yang bernama lengkap Hassan bin Abdullah Sunny, akrab disapa Hassan Sunny ialah penjaga gawang asal Singapura yang bermain di Liga Utama Singapura, klub Lion City Sailors FC.

 

Hassan Sunny mendapatkan donasi sebanyak itu dari supporter Tiongkok.

 

Uang tersebut ia dapatkan usai penampilan ciamiknya yang menyebabkan China lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

 

Di mana, Timnas China tergabung dengan Grup C bersama Thailand, Korea Selatan dan Singapura pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.

 

 

Dalam momen pertandingan, Timnas China berhasil ditaklukan oleh Korea Selatan dengan skor 1-0.

 

Dengan hasil pertandingan itu, akhirnya membuat suporter negeri Tirai Bambu khawatir posisinya sebagai runner up digantikan oleh Thailand.

 

 

 


Penampilan ciamik dari Kiper Singapura Hassan Sunny, usaha dari Thailand untuk menyalip posisi China pun kandas.

 


Berkah kepahlawanannya dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 Singapura-Thailand, membantu Tiongkok melaju ke babak ketiga Piala Dunia 2026.


Suporter China pun berbondong-bondong mendatangi tempat usaha yang dimiliki Hassan, bahkan juga menyebarkan Scan Barcode pembayaran (Kode QR).

 


Tanpa disadari, aksi para suporter China tersebut, mendatangkan banyak rezeki ke rekening milik Hassan.

 

 


"Saya berdiskusi bersama keluarga ketika menyadari sebenarnya ini bukan uang saya. Uang ini adalah sumbangan (dari suporter China) dan saya pikir apa yang bisa saya lakukan adalah memberikannya kembali pada masyarakat,” ujar Hassan dikutip dari CNA, Minggu (7/7/2024)

 

 

"Saya bukan berasal dari keluarga berada, jadi saya memahami tingkat kesulitan yang mereka hadapi. Saya merasa itu hanya tugas atau tanggung jawab saya untuk memberikan sumbangan seperti itu," katanya lagi.

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tambahan informasi, Rumah Panti yang dipilih Hassan yakni tempat penampungan bagi anak laki-laki berusia 10 hingga 19 tahun.


Mereka diterima berdasarkan perintah perawatan dan perlindungan, atas dasar belas kasihan, atau dikirim oleh lembaga, seperti pengadilan atau Kementerian Sosial & Pembangunan Keluarga (MSF).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT