News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atta Halilintar Akui Terbebani Dipanggil Gelar Haji, Sebutan itu Cuman Buat Orang Tua, Buya Yahya Ungkap Tak Masalah Jadikan...

Atta Halilintar mengakui dirinya terbebani disebut gelar Pak Haji karena dianggap sebutan itu untuk orang tua. Buya Yahya tegaskan gelar itu tidak jadi masalah.
Sabtu, 13 Juli 2024 - 22:35 WIB
Buya Yahya beri pandangan soal gelar Pak Haji ke Atta Halilintar masih diwajarkan untuk dijadikan ini
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Instagram/@attahalilintar

tvOnenews.com - Selebritis Atta Halilintar masih menyoroti sebutan Pak Haji baik kepada dirinya maupun keluarganya.

Gelar Pak Haji memang kerap kali menghebohkan publik berawal dari ayah Atta Halilintar, Anofial Asmid singgung MC acara lamaran Thariq Halilintar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, sang ibu, Geni Faruk juga blak-blakan menginginkan adik Atta Halilintar, Thariq Halilintar harus dipanggil Pak Haji.

Publik pun menyoroti bahwa keluarga Atta Halilintar dianggap gila gelar dengan sebutan Pak Haji akibat mereka mampu pergi ibadah ke Tanah Suci.

Meski begitu, Atta Halilintar kembali memberikan ketegasan bagi orang yang menganggap dirinya gila dipanggil Pak Haji.


Atta Halilintar berdoa di hotelnya saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. (Instagram/@attahalilintar)

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr. Richard Lee, Sabtu (13/7/2024), Atta Halilintar berbincang dengan sang dokter soal gelar haji.

Atta Halilintar menyebut dirinya tidak pantas dipanggil dengan sebutan adanya gelar tersebut.

Menurutnya, gelar tersebut hanya ditujukan kepada orang tua, bisa dibilang umurnya jauh di atas dirinya.

Ia menganggap jika gelar Pak Haji terus menggema saat orang memanggilnya maka dipastikan dirinya dipandang sebagai orang yang merasa tua.

"Pak Haji ini kan biasanya orang tua. Nah kalau aku kan masih muda. Aku ngerasa tua," ungkap Atta Halilintar.

Kemudian, suami Aurel Hermansyah itu menceritakan pengalamannya saat ditemui oleh berbagai wartawan.

Ketika ia bertemu dengan wartawan selalu dipanggil Pak Haji lantaran dirinya beberapa minggu lalu baru pulang dari Tanah Suci menuju Tanah Air.

Ia pun mengabarkan kepada dr. Richard Lee kalau dirinya sama sekali tidak tertarik jika ada orang yang menyebut gelar tersebut.

"Sudahlah saya jangan dipanggil Pak Haji," kata Atta sambil mengutip ucapannya saat dipanggil wartawan.

Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan pernyataan harus dipanggil Pak Haji.

Sebaliknya, jika YouTuber itu menyatakan agar orang lain menyebutnya dengan gelar Pak Haji maka diwajarkan apabila publik terus menyorotinya.

"Aku bahkan tidak pernah bilang, kecuali kalau aku pernah mengasih statement seperti itu," tuturnya.

Kakak Thariq Halilintar itu menambahkan gelar Pak Haji menjadikan dirinya merasa terbebani untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Ia mengambil contoh kondisi saat ini dimana publik terus menghujatnya karena pihak keluarga dituding gila hormat.

Tak hanya itu, ia berpendapat gelar tersebut harus disesuaikan dengan ketaatan nilai agama dan mempunyai akhlak yang baik.

Kemudian, gelar haji juga harus memberikan contoh yang positif kepada masyarakat sebagai tanda seseorang telah ibadah haji.

"Bagiku disebut Pak Haji sangat berat, baik secara kehidupan sehari-hari dan juga agama kita," terangnya.

"Sebab itu kita kalau dipanggil haji harus bisa menyertakan semua ibadahnya dilakuin dan harus memberikan contoh akhlak yang baik juga," lanjutnya.

Ia pun mengakui dirinya belum sempurna karena semuanya harus diaplikasikan, seperti ilmu terhadap agama dan mengubah akhlaknya menjadi kepribadian lebih baik.

"Tapi kan kita manusia, kadang-kadang bisa kayak gini, bisa gitu," katanya.

Meski demikian, panggilan gelar Pak Haji tidak menjadi masalah jika diambil dari perspektif pandangan salah satu pendakwah, yakni Buya Yahya.

Lantas, bagaimana Buya Yahya memberikan pandangan terkait orang yang dipanggil Pak Haji seperti contoh kasus dari Atta Halilintar?

Bagi Anda merasa penasaran terkait pandangan Buya Yahya tentang gelar Pak Haji sebaiknya simak di sini agar tidak salah tafsir.

tvOnenews.com melansir dari tayangan kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan soal sebutan gelar Pak Haji dan Bu Hajah.

Dalam suatu ceramah, Buya Yahya menyoroti salah satu pertanyaan perihal orang tua yang selalu disebut Pak Haji.

Hal ini tentu saja berhubungan dengan pengakuan Atta Halilintar bahwasanya gelar tersebut diperuntukkan kepada orang tua.

Buya Yahya menilai panggilan ini memang selalu menjadi perdebatan dan bisa memicu permusuhan.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Bahjah Cirebon itu menganggap orang yang dipanggil Pak Haji bisa menjadikan seseorang termotivasi untuk berubah.

Tak hanya berubah, Buya Yahya berpendapat agar seseorang mendapat gelar tersebut dijadikan semangat untuk bisa kembali pergi ibadah haji.

Tentu, pendapat tersebut menyinggung soal Thariq Halilintar diminta ibunya juga mendapat panggilan gelar haji seperti kakaknya, Atta Halilintar.

"Menurut yang lain ya gapapa namanya Pak Haji kan semoga bisa cepat haji begitu ya," ujar Buya Yahya.

"Sebab ada orang yang memang begitu sampai ada di Cirebon mana saya gak tahu, kamu sudah haji ya, kok pakaiannya putih, haji? Akhirnya bingung pakai hijau atau kuning nantinya," sambungnya.

Lagipula, Buya Yahya melihat tidak semua orang tua yang dipanggil Pak Haji sudah pergi ibadah ke Tanah Suci.

Kendati demikian, pria bernama asli KH. Yahya Zainul Ma'arif itu berpendapat meski gelar Pak Haji diperbolehkan jangan sampai membuat orang yang sudah berhaji menjadi sombong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kamu tuh haji jangan makan riba, jangan haram itu pentingnya untuk bukan sombong-sombongan," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT