GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebanyakan Bilang 'Harusnya' dan Suka Marah Bisa Jadi Ciri Orang Tua Toxic, Kata Aisah Dahlan Bentuk Tak Menghargai Anak

Menurut Ustazah dr Aisah Dahlan sikap yang seperti itu, bisa jadi masuk kategori Toxic Parents. Pola asuh orang tua yang bisa jadi malah seperti racun, simak...
Selasa, 23 Juli 2024 - 17:58 WIB
Kebanyakan Bilang 'Harusnya' dan Suka Marah Bisa Jadi Ciri Orang Tua Toxic, Kata Aisah Dahlan Bentuk Tak Menghargai Anak
Sumber :
  • dok.instagram

Jakarta, tvOnenews.com-- Orang tua secara umum memiliki pola asuh masing-masing untuk membesarkan anak.

Dalam sehari-hari kerap orang tua tidak sadar, bila sikapnya berlebihan bahkan cenderung dramatis dalam menghadapi masalah anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai contoh, selalu bilang 'harusnya' kamu seperti ini, atau 'harusnya' jangan begitu dan sebagainya.

Menurut Ustazah dr Aisah Dahlan sikap yang seperti itu, bisa jadi masuk kategori Toxic Parents.

Istilah toxic umum dikenal sebagai racun, ibarat meracuni atau merusak pikiran (kepribadian) anak. Sehingga tidak baik jika pola asuh seperti ini diterapkan terhadap anak.

Hal ini ia sampaikan dalam Youtube draisahdahlan, dikutip Selasa (23/7/2024) soal toxic parents.

Penjelasan soal Toxic Parents

dok.youtube dr Aisah Dahlan

"Lalu sulit, kesulitan mengendalikan emosinya. Seperti kesulitan cenderung berlebihan atau dramatis ketika anak melakukan kesalahan," ujar dr Aisah Dahlan dikutip, Selasa (23/7/2024).

"Orang tua juga biasa kebanyakan bilang 'Harusnya' dan suka marah. Bisa jadi ciri orang tua toxic ya bunda", tambah Ustazah Aisah.

Sebagaimana dipahami, dalam agama islam kewajiban orang tua untuk mendidik anak dalam kebaikan ialah harus.

Pesan tersebut disampaikan dalam Surah Ali Imran, sebagai berikut:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ

Fabimā raḥmatim minallāhi linta lahum, wa lau kunta faẓẓan galīẓal-qalbi lanfaḍḍū min ḥaulik(a), fa‘fu ‘anhum wastagfir lahum wa syāwirhum fil-amr(i), fa iżā ‘azamta fa tawakkal ‘alallāh(i), innallāha yuḥibbul-mutawakkilīn(a).

Artinya: "Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal." (Q.S Ali Imran ayat ke 159) dilansir dari laman Quran Kementerian Agama.

"Toxic parents adalah orang tua tidak menghormati dan tidak memperlakukan anaknya dengan baik sebagai individu," pesannya.

Sehubungan dengan pola asuh anak, Ustazah Aisah yang juga sebagai Clinical Hypnotherapist Konsultan menambahkan sudah seharusnya orang tua juga bisa mengucapkan kata maaf kepada anak.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk menghargai anak. Jika memang benar bunda atau ayah yang bersalah.

Lalu wanita lulusan Universitas Hasanuddin ini, juga menjelasakan kalau sebagai orang tua tidak perlu mengungkit apa yang telah diberikan ke anak.

"Pertama orang tua menngutamakan kebutuhan sendiri dan tidak mempertimbangkan kebutuhan, dan perasaan anak tak akan memikirkan dampaknya, dan suka ngungkit-ngungkit ke anak," ucap dr Aisah dalam penjelasan.

"Contohnya, mahal tahu bunda beli atau tahu nggak sih kamu sudah disekolahin, padahal anak kalau milih maunya main diusia dia yang memang masih anak-anak," ungkap dr Aisah.

"Kemudian tidak dapat memperlakukan anak dengan baik, kalau disuruh harus bagaimana?, suka ngelesnya kenapa harus minta maaf kan dia yang salah, padahal orang tua juga perlu kalau memang salah," celetukannya saat memberi materi zoom.

Bahkan pada kasus orang tua toxic, kata dr Aisah yang sudah berlebihan (toxic) yaitu mudah untuk melakukan kekerasan kepada anak. Baiknya verbal dan fisik.

Seperti, menjatuhkan harga diri anak di depan teman-temannya. Atau juga bisa, memukul anak secara langsung.

"Contohnya, orang tua lupa ambil raport malah salahkan anaknya karena tidak diketahui. Suka mempermalukan anak, seperti mengejek atau menjatuhkan di depan orang lain ataupn temannya bikin anak malu," ungkapnya.

"Karena jaman sekarang memukul dan mencaci anak sudah tidak jamannya lagi. Kita dunia parentingnya sudah masuk era milenial bukan kolonial, mungkin sebelumnya kaya gitu melakukan kekerasan karena jaman dulu," tegas dr Aisah Dahlan.

Dengan demikian, pola asuh anak diajarkan dr Aisah Dahlan dalam bentuk ilmu parenting yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam agama islam juga ada, bisa melihat Al Quran. Sebagaimana, surah Luqman yang mengajarkan bagaimana peran orang tua, khususnya ayah.

يٰبُنَيَّ اِنَّهَآ اِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِيْ صَخْرَةٍ اَوْ فِى السَّمٰوٰتِ اَوْ فِى الْاَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللّٰهُ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَطِيْفٌ خَبِيْرٌ

Artinya: "Yā bunayya innahā in taku miṡqāla ḥabbatim min khardalin fatakun fī ṣakhratin au fis-samāwāti au fil-arḍi ya'ti bihallāh(u), innallāha laṭīfun khabīr(un).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Luqman berkata,) “Wahai anakku, sesungguhnya jika ada (suatu perbuatan) seberat biji sawi dan berada dalam batu, di langit, atau di bumi, niscaya Allah akan menghadirkannya (untuk diberi balasan). Sesungguhnya Allah Maha Lembut599) lagi Maha Teliti." (Klw)

Waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Pameran JCC Pemain Lama dan Paham Bidang Tekstil, Pernah Beraksi Tahun 2025

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Pameran JCC Pemain Lama dan Paham Bidang Tekstil, Pernah Beraksi Tahun 2025

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan tiga pelaku pencurian batik Rp1,3 miliar di salah satu pameran di JCC, Tanah Abang, Jakarta Pusat berinisial LDNK, KN dan GJY.
Jelang Pengumuman Sidang Isbat, Masjid Istiqlal Siaga Tarawih Malam ini: Siap Tampung 12 Ribu Jemaah

Jelang Pengumuman Sidang Isbat, Masjid Istiqlal Siaga Tarawih Malam ini: Siap Tampung 12 Ribu Jemaah

Jika pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh esok hari, maka salat tarawih dipastikan bisa langsung digelar malam ini.
Punya Dua Tandem Berbeda, Megawati Hangestri Pilih Giovanna Milana atau Vanja Bukilic? Tak Disangka Megatron Memilih

Punya Dua Tandem Berbeda, Megawati Hangestri Pilih Giovanna Milana atau Vanja Bukilic? Tak Disangka Megatron Memilih

Megawati Hangestri menjadi sorotan setelah mengantarkan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) ke final four Proliga 2026. Meski punya dua tandem berbeda di Red Sparks.
Balita 4 Tahun di Surabaya, Korban Kekerasan dan Penelantaran, Kondisinya Mulai Membaik

Balita 4 Tahun di Surabaya, Korban Kekerasan dan Penelantaran, Kondisinya Mulai Membaik

Balita 4 tahun yang menjadi korban kekerasan dan penelantaran di kamar kos di kawasan Bangkingan, Lakarsantri, Surabaya, kini kondisinya mulai membaik.
Sambangi Vihara Dharma Bhakti Glodok, Wali Kota Jakarta Barat Pastikan Perayaan Imlek Berjalan Lancar

Sambangi Vihara Dharma Bhakti Glodok, Wali Kota Jakarta Barat Pastikan Perayaan Imlek Berjalan Lancar

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Vihara Dharma Bhakti, Jakarta Barat, pada Selasa (17/2/2026).
Sebulan Lalu, Megatron Blak-blakan Soal 'Perang Bintang' di Proliga 2026, Terbukti Jakarta Pertamina Enduro Lebih Dulu ke Final Four!

Sebulan Lalu, Megatron Blak-blakan Soal 'Perang Bintang' di Proliga 2026, Terbukti Jakarta Pertamina Enduro Lebih Dulu ke Final Four!

Sebulan yang lalu, Megawati Hangestri berani pasang target juara Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro sudah kunci Final Four! Eks pemain Red Sparks itu tak

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT