GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Menguak NU

Tanpa disengaja, bulan April-Juni 2024 ini terbit tiga buku tentang tiga tokoh NU, yakni Rais Akbar PBNU KHM Hasyim Asy'ari, pencipta lambang NU KH Ridlwan Abdullah, dan ketua umum pertama PBNU H Hasan Gipo, yang diterbitkan oleh tiga lembaga berbeda.
Rabu, 24 Juli 2024 - 04:51 WIB
Tiga buku tentang pendiri NU, KHM Hasyim Asy'ari, KH Ridlwan Abdullah, dan H Hasan Gipo
Sumber :
  • ANTARA



Fakta historis yang tak terbantah adalah generasi awal NU itu sering bertemu (bersatu) di Kantor NU (HBNO) Jalan Bubutan VI, di Langgar Gipo Jalan Kalimas Udik I, di Jalan Kertopaten Gang 3 (Rumah KH Wahab Chasbullah), termasuk rapat-rapat di Rumah KH Ridlwan Abdullah.

Penggagas utama NU adalah tiga serangkai (teman sepondok di Pesantren Syaikhona Cholil, Bangkalan), yakni KH Ridlwan Abdullah (usia 40 tahun pada 1926), KH Mas Alwi (usia 35 tahun pada 1926), dan KH Wahab Chasbullah (usia 37 tahun pada 1926). Dari tiga serangkai itulah muncul nama H Hasan Gipo (usia 57 tahun) dari Bani Gipo sebagai tanfizdiyah atau pelaksana teknis (halaman 11).

Tidak banyak yang tahu, H Hasan Gipo yang bernama lengkap H Hasan Basri Sagipodin adalah "karib kebangsaan" dari KH Wahab Chasbullah, yang menghabiskan masa kecil di sekolah umum Belanda dan beberapa pesantren di Surabaya dan Sidoarjo, lalu menjadi saudagar hingga ditunjuk oleh KH Wahab Hasbullah menjadi "presiden" pertama NU.

Hasan Gipo yang lahir di Kampung Sawahan, Ampel, Surabaya, pada tahun 1869 dan wafat pada tahun 1934 itu rumahnya ada di sisi timur Masjid Ampel (Jalan Ampel Masjid di sisi makam Bobsaid, tepatnya rumah kedua setelah makam Bobsaid yang sekarang ditempati toko) dan makamnya juga ada di kompleks Masjid Ampel (sisi timur Masjid Ampel, setelah makam Mbah Sholeh) (halaman 12-13).

Dalam keterangannya (2015), sesepuh Bani Gipo, almarhum H Ismail Saleh, menjelaskan rumah Hasan Gipo di Ampel Masjid itu tidak jauh dari rumah mertua KH Wahab Hasbullah di Kertopaten Gang 3, Ampel, Surabaya, sehingga KH Wahab Hasbullah sangat dekat dengannya, lalu menunjuknya menjadi Ketua Umum PBNU yang pertama era Muktamar 1 hingga 9 (1926-1934) (halaman 14-15).

Meski ada buku yang menyebutkan H Hasan Gipo hanya menjadi "presiden" NU hingga 1928 (3 kali muktamar), namun periset sejarah dari dzurriyah Gipo, Asrul Sani Gipo, meluruskan bahwa Statuta 1930 masih menyebutkan Hasan Gipo sebagai "president" NU, bahkan Hasan Gipo masih terpilih dalam Muktamar ke-9 di Banyuwangi (1934), meski tidak hadir karena kesehatan, sehingga Pj Tanfidziyah dijabat Mochammad Noer dari Surabaya.

Selain mengenalnya di Taswirul Afkar, KH Wahab Hasbullah menilai Hasan Gipo adalah sosok pemberani. Konon, ia pernah menantang Musso, tokoh komunis yang mendalangi Peristiwa Madiun 1948. Musso adalah ateis, maka Hasan Gipo mengajak Musso tidur telentang di atas rel kereta api agar digilas kereta yang lewat, untuk membuktikan adanya Tuhan, tapi Musso justru kabur (halaman 16-17).

Jadi, terbitnya tiga buku tentang tokoh penting dalam pertumbuhan NU itu menandai fakta kelahiran NU di Surabya, sekaligus menandai peran NU dalam persatuan hingga tingkat dunia, yang dilandasi kesalehan sikap, bukan logika semata, bukan membenturkan Islam dengan Pancasila, mengingat Islam adalah agama dan Pancasila adalah ideologi, sehingga hubungannya saling melengkapi.(antara-bwo)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Pemain muda berdarah Surabaya yang berkarier di Jerman mencuat sebagai sosok yang dipantau Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Siapa sosok diaspora itu?
Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Peluang Pascal Struijk membela Timnas Indonesia kembali menjadi perbincangan. Bek Leeds United itu kini berada di persimpangan setelah tak masuk skuad Belgia.
Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Presiden Prabowo dibuat senang dengan pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang yang dianggap merupakan terobosan penting di tengah krisis energi global.
Orang Dalam Bocorkan Proses Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate: Rumit

Orang Dalam Bocorkan Proses Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate: Rumit

Proses transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Orang dalam klub membocorkan alasan Hyundai sempat ragu merekrut Megatron?
Imbas Siswinya Kritis di LCC MPR, SMAN 1 Pontianak Diprediksi Jadi Sekolah Favorit Paling Diburu di Kalbar

Imbas Siswinya Kritis di LCC MPR, SMAN 1 Pontianak Diprediksi Jadi Sekolah Favorit Paling Diburu di Kalbar

Nama SMAN 1 Pontianak mendadak jadi sorotan publik usai salah satu siswinya, Ocha. viral karena berani mengkritik keputusan juri saat ajang LCC MPR RI 2026.
Mauricio Souza Buka Suara soal Masa Depannya di Persija usai Comeback Lawan Persik, Bertahan atau Pergi?

Mauricio Souza Buka Suara soal Masa Depannya di Persija usai Comeback Lawan Persik, Bertahan atau Pergi?

Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri, tetapi masa depan Mauricio Souza masih abu-abu karena kontraknya habis akhir musim ini.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT