GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shalat Jumat Belum Selesai, Wanita Kerjakan Dzuhur, Boleh atau Tidak? Buya Yahya Tegaskan Waktu yang Terbaiknya...

Buya Yahya mengungkap soal pelaksanaan shalat Dzuhur bagi wanita ketika laki-laki masih mengerjakan shalat Jumat. Ia menegaskan waktu terbaiknya di momen ini.
Jumat, 26 Juli 2024 - 12:00 WIB
Buya Yahya jelaskan waktu laki-laki masih shalat Jumat tiba-tiba kalangan wanita langsung pilih kerjakan Dzuhur
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Shalat Jumat memiliki banyak rangkaian kegiatan yang didahului dengan dua khutbah sebelum mengerjakan ibadah dua rakaat.

Shalat Jumat mempunyai istilah persis dengan ibadah Dzuhur karena dilakukan dalam waktu yang sama meski berbeda jumlah rakaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shalat Jumat hanya menjadi pelaksanaan ibadah dikhususkan laki-laki dan wanita bisa mengerjakannya dengan shalat Dzuhur.

Ada beberapa wanita berpendapat ibadah Dzuhur dilaksanakan ketika waktu kalangan laki-laki mengerjakan shalat Jumat.

Sebagian wanita lainnya berasumsi bahwa waktu pelaksanaan shalat Dzuhur bagi mereka harus menunggu shalat Jumat selesai.


Ilustrasi wanita berdoa sebelum mengerjakan Dzuhur di waktu kalangan laki-laki masih shalat Jumat. (Envato Elements/HumbaFrame)

Lantas, kapan waktu terbaik bagi kalangan wanita mengerjakan shalat Dzuhur jika masih berlangsungnya pelaksanaan shalat Jumat? Buya Yahya menjelaskan kasus ini secara detail.

tvOnenews.com mengutip dari tayangan kanal YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (26/7/2024), Buya Yahya mengambil tema tentang pelaksanaan shalat Jumat dan Dzuhur.

Buya Yahya membenarkan shalat Jumat bagi laki-laki Muslim adalah wajib. Meski ibadah tersebut hanya mempunyai dua rakaat sifatnya tetap fardhu 'ain.

Kemudian, Buya Yahya menyinggung soal kalangan wanita yang tidak diperuntukkan mengerjakan shalat Jumat.

Pengasuh LPD Al Bahjah Cirebon itu menyampaikan perihal waktu pelaksanaan shalat di waktu Jumat diliat dari dua hal, yakni udhur yang hilang dan udhur bersifat kekal atau selamanya.

"Dicontohkan udhur abadi itu adalah seorang wanita akan tetap wanita, tidak ada perubahan kecuali dikatakan nanti pukul 15.00 berubah menjadi pria," ungkap Buya Yahya.

Pria bernama asli KH. Zainul Ma'arif itu menyatakan orang yang sakit salah satu bagian udhur yang bisa berubah dan sifatnya tidak abadi.

Ia mengungkapkan secara gamblang bahwa waktu shalat Dzuhur yang tepat bagi orang sakit ketika pelaksanaan ibadah Jumatnya selesai.

Sebaliknya, pendakwah usia 50 tahun itu menyampaikan ketika azan shalat Jumat baru dikumandangkan muazin maka waktu tersebut menjadi momen wanita mengerjakan Dzuhurnya.

"Anda boleh langsung shalat setelah azan tidak apa-apa itu, bahkan menunda pun gak dikatakan sunah, tetap di awal waktu," tandasnya.

tvonenews

Ia menjelaskan hal ini diambil dari hadis melalui Thoriq bin Syihab tentang shalat Jumat tidak diperuntukkan kepada wanita, Rasulullah SAW bersabda:

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِى جَمَاعَةٍ إِلاَّ أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوِ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِىٌّ أَوْ مَرِيضٌ

Artinya: "Shalat Jumat itu wajib bagi setiap muslim secara berjamaah selain empat orang: budak, wanita, anak kecil, dan orang sakit." (HR. Abu Daud Nomor 1067)

Adapun waktu mengerjakan shalat Dzuhur bagi wanita di hari Jumat bisa mengacu pada fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz, begini bunyinya:

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz berkata, "Kapan wanita itu mengerjakan shalat Dzuhur di hari Jumat? Yaitu ketika sudah masuk waktu Dzuhur. Shalat Dzuhur wanita ini tidak ada kaitannya dengan shalat Jumat laki-laki. Jika sudah masuk waktu Dzuhur yang biasa terdengar azan Dzuhur pada waktu itu atau ditandai dengan tergelincirnya matahari ke arah barat, tentu saja hal ini dilakukan dengan melihat kondisi matahari, maka wanita boleh melakukan shalat Dzuhur ketika itu tanpa mesti mengikuti shalat Jumat laki-laki. Kalau para wanita melakukan sebelum atau sesudah iqamah shalat Jumat, selama itu sudah masuk waktu Dzuhur, maka tidaklah masalah. Intinya, shalat wanita ketika itu tidak ada kaitan sama sekali dengan shalat pria. Akan tetapi yang mesti diperhatikan adalah waktu shalat Dzuhur tadi benar-benar sudah masuk dan itu mestinya diperhatikan dengan seksama."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Persib Bandung meminjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo. Simak alasan di balik keputusan tersebut serta pesan emosional sang winger untuk Bobotoh.
Usai Diakui Anak Kandung oleh Denada, Ressa Rossano Berubah Total Mendadak Acuh, Pengacara: Ada Upaya Bikin Gaduh

Usai Diakui Anak Kandung oleh Denada, Ressa Rossano Berubah Total Mendadak Acuh, Pengacara: Ada Upaya Bikin Gaduh

Setelah diakui anak kandung oleh penyanyi Denada, Ressa Rossano justru kini tiba-tiba menjadi acuh.
Tawaran Kerja Ilegal di Luar Negeri Masih Marak Terjadi, Andy Saputra Ingatkan Masyarakat: Harus Jalur yang Sesuai

Tawaran Kerja Ilegal di Luar Negeri Masih Marak Terjadi, Andy Saputra Ingatkan Masyarakat: Harus Jalur yang Sesuai

Meningkatnya minat masyarakat Indonesia bekerja ke luar negeri dibayangi maraknya praktik kerja ilegal.
BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026, Perkuat Implementasi Asta Cita Melalui Pemberdayaan Ekonomi Desa

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026, Perkuat Implementasi Asta Cita Melalui Pemberdayaan Ekonomi Desa

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026 sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung Asta Cita Pemerintah
Buntut Bus Berasap di Pancoran, Transjakarta Langsung 'Kandangkan' 59 Bus Zhongtong

Buntut Bus Berasap di Pancoran, Transjakarta Langsung 'Kandangkan' 59 Bus Zhongtong

PT Transjakarta angkat bicara terkait insiden munculnya kepulan asap pada salah satu bus Transjakarta ketika sedang menarik penumpang.
Tanpa Megawati, Red Sparks Alami Musim Terburuk dan Dijuluki “Mesin Pencetak Poin”

Tanpa Megawati, Red Sparks Alami Musim Terburuk dan Dijuluki “Mesin Pencetak Poin”

Red Sparks tengah mengalami keterpurukan di V-League 2025/2026. Mantan finalis musim lalu itu kini terjerembap dalam 10 kekalahan beruntun, mendapat julukan.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT