GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengubur Ari-ari Bayi Pake Kendi, Kain Kafan, dan Ritual Khusus Memangnya Boleh? Ustaz Khalid Basalamah Bilang Tegas: Itu Bukan Saudaranya Anak...

Apakah boleh mengubur ari-ari bayi pakai kain kafan, kendi dan ritual khusus? Ustaz Khalid Basalamah bilang kalau itu bukanlah saudaranya anak kalau sudah lahir
Kamis, 15 Agustus 2024 - 20:49 WIB
Mengubur Ari-ari Bayi Pake Kendi, Kain Kafan, dan Ritual Khusus Memangnya Boleh? Ustaz Khalid Basalamah Bilang Tegas: Itu Bukan Saudaranya Anak...
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Mengubur ari-ari bayi merupakan tradisi yang memiliki beragam kepercayaan dan praktik di berbagai wilayah di Indonesia. 

Bagi pasangan suami istri yang akan memiliki anak, memahami cara mengubur ari-ari sejak dini bisa membantu menghindari kebingungan saat bayi lahir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di masyarakat, tradisi dan kepercayaan tentang penguburan ari-ari sangat bervariasi. 

Ada yang mempercayai bahwa ari-ari adalah teman bayi selama di dalam kandungan sehingga penguburannya harus dilakukan dengan cara tertentu. 

Misalnya, ada yang menambahkan lampu, taburan bunga, dan benda-benda lain saat mengubur ari-ari.

Namun, bagaimana sebenarnya hukum dan cara mengubur ari-ari menurut Islam? 

Apakah boleh mengubur ari-ari bayi pakai kain kafan, kendi dan ritual khusus? Simak penjelasan Ustaz Khalid Basalamah berikut ini.

Ustaz Khalid Basalamah dalam kanal YouTube Jendela Islam Channel menjelaskan bahwa cara mengubur ari-ari bayi dalam Islam sangat sederhana dan tidak memerlukan ritual khusus. 

"Kalau masalah mengubur ari-ari, kubur saja, tidak ada masalah. Tidak perlu kendi khusus, tidak perlu ada bacaan khusus, tidak ada masalah," ujar Ustaz Khalid Basalamah. 

Bahkan, menurutnya, tidak ada kain khusus yang harus digunakan untuk melapisi ari-ari saat dikubur. 

Ari-ari yang telah dibungkus oleh pihak rumah sakit dengan plastik atau kresek sudah cukup untuk langsung dikubur tanpa ada perlakuan istimewa.

Ustaz Khalid Basalamah juga menekankan bahwa ari-ari bukanlah saudara bayi seperti yang diyakini oleh sebagian orang. 

Ia menjelaskan bahwa ari-ari hanya berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu ke bayi selama di dalam kandungan. 

"Itu bukan saudaranya anak. Bagaimana bisa jadi saudaranya anak? Ari-ari hanya transportasinya makanan dan minuman ke bayi. Hanya itu, enggak ada hubungannya (saudara). Kalau sudah lahir, ari-ari tidak berfungsi. Enggak ada sesuatu yang istimewa," jelasnya.

Lebih lanjut, Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan bahwa menurut beberapa ulama, ari-ari sebenarnya tidak harus dikubur. 

Membuangnya di tempat yang aman saja sudah cukup. "Bahkan sebagian ulama berpendapat bila ari-ari tidak dikubur tidak apa-apa. Dibuang di tempat yang aman sudah selesai," ungkapnya. 

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan tentang hukum mengubur ari-ari bayi dengan ritual khusus. Sumber: YouTube Khalid BasalamahUstaz Khalid Basalamah menjelaskan tentang hukum mengubur ari-ari bayi dengan ritual khusus. Sumber: YouTube Khalid Basalamah

Penjelasan ini memberikan perspektif bahwa dalam Islam, penguburan ari-ari tidak memerlukan ritual khusus atau perlakuan yang berlebihan.

Disisi lain, banyak masyarakat Indonesia yang masih menjalankan tradisi penguburan ari-ari dengan ritual-ritual tertentu yang dipercaya memiliki makna spiritual. 

Misalnya, di Jawa, ari-ari biasanya dikubur di pekarangan rumah dengan lampu penerang yang diletakkan di atasnya. Lampu tersebut diyakini sebagai simbol penerangan bagi bayi di dunia baru. 

Selain itu, ari-ari sering kali dibungkus dengan kain putih dan diberi taburan bunga sebagai tanda penghormatan.

Ritual lain yang cukup dikenal adalah tradisi di Bali, di mana ari-ari bayi diperlakukan dengan sangat sakral. 

Ari-ari biasanya dibersihkan, dibungkus dengan kain putih, dan dikubur di lokasi tertentu yang dianggap suci. 

Prosesi penguburan ini sering kali diiringi dengan doa-doa dan sesaji sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta memohon keselamatan bagi bayi. 

Tradisi ini mencerminkan keyakinan bahwa ari-ari memiliki hubungan yang kuat dengan bayi dan harus diperlakukan dengan penuh kehormatan.

Di beberapa daerah lain, seperti di Sulawesi, tradisi penguburan ari-ari juga dilakukan dengan berbagai macam ritual. 

Misalnya, ada yang menguburkan ari-ari bersama dengan benda-benda tertentu yang diyakini bisa melindungi bayi dari gangguan roh jahat atau memberi keberuntungan di masa depan. 

Ritual-ritual ini menunjukkan betapa beragamnya kepercayaan yang ada di Indonesia terkait dengan ari-ari.

Dalam banyak tradisi tersebut, penguburan ari-ari bukan hanya sekadar tindakan fisik, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai spiritual dan budaya yang diwariskan turun-temurun. 

Meski Islam menawarkan panduan yang lebih sederhana dalam hal ini, tetap tidak dapat dipungkiri bahwa tradisi lokal memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepercayaan-kepercayaan terkait ari-ari dan bagaimana masyarakat memandang pentingnya menjaga dan mengubur ari-ari dengan cara tertentu merupakan tradisi yang diwariskan.

Tradisi-tradisi ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Indonesia memadukan ajaran agama dengan adat istiadat lokal dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri Jakarta usai Dilaksanakan

Penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri Jakarta usai Dilaksanakan

Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri Jakarta yang digelar oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) berlangsung sukses dan lancar.
Bawa Konsep Baru, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Dinilai Ciptakan Harmonisasi Masyarakat

Bawa Konsep Baru, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Dinilai Ciptakan Harmonisasi Masyarakat

Irjen Marzuki Ali Basyah membawa konsep Polda Meutuah dan Green Policing sejak menduduki jabatan Kapolda Aceh pada 19 Agustus 2025 lalu.
Perjuangan Gagasan: Membangun Identitas Kota Jakarta dengan Kearifan Lokal

Perjuangan Gagasan: Membangun Identitas Kota Jakarta dengan Kearifan Lokal

Menjelang perubahan statusnya dari ibu kota negara, Jakarta dinilai perlu semakin menegaskan identitas kotanya melalui penguatan kearifan lokal, khususnya budaya Betawi.
Soal Halal-Haram MBG, Biarkan Ulama Menentukan, Kita Manusia Biasa

Soal Halal-Haram MBG, Biarkan Ulama Menentukan, Kita Manusia Biasa

Tokoh masyarakat sekaligus pengusaha Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, memberikan tanggapan terkait diskursus publik mengenai aspek halal-haram pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jakarta Pertamina Enduro Lolos Lebih Dulu ke Final Four Proliga 2026, Megatron Cetak 173 Poin, Kunci Empat Besar?

Jakarta Pertamina Enduro Lolos Lebih Dulu ke Final Four Proliga 2026, Megatron Cetak 173 Poin, Kunci Empat Besar?

Status sebagai tim putri pertama yang lolos final four semakin menegaskan mental juara Jakarta Pertamina Enduro. Dominasi Megawati Hangestri cs di tengah ketatnya
Formasi Berubah-ubah, Arema Justru Makin Menggila Kalahkan Semen Padang

Formasi Berubah-ubah, Arema Justru Makin Menggila Kalahkan Semen Padang

Pelatih Arema FC Marcos Santos blak-blakan mengungkap alasan skuadnya mampu mengalahkan Semen Padang FC.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 putri, di mana perebutan tiket final four makin ketat termasuk untuk Bandung BJB Tandamata yang nasibnya masih di ujung tanduk.
Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Red Sparks tengah terpuruk di V-League 2025/2026 setelah menelan 10 kekalahan beruntun, memicu sorotan media Korea dan seruan pemecatan terhadap Ko Hee-jin.
Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dan kawan-kawan sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim voli putri pertama yang dinyatakan lolos ke babak final four Proliga 2026.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT