News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kentut saat Shalat di Shaf Depan, Langsung Keluar atau Diam Tunggu Shalatnya Selesai? Kata Ustaz Adi Hidayat...

Apakah boleh langsung keluar barisan jika sedang shalat berjamaah di shaf depan lalu tiba-tiba kentut? Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang shalat berjamaah.
Rabu, 21 Agustus 2024 - 08:53 WIB
Ustaz Adi Hidayat, apa yang harus dilakukan jika kentut saat shalat di shaf depan?
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Apa yang harus dilakukan jika sedang shalat berjamaah di shaf depan lalu tanpa sengaja keluar angin atau kentut.

Apakah harus diam menunggu hingga shalat tersebut selesai?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atau boleh langsung keluar barisan dan ambil wudhu lagi walau harus melewati makmum lain yang sedang shalat?

Perhatikan baik-baik bagaimana seharusnya sikap yang diambil jika dalam kondisi tertentu ketika shalat berjamaah.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Ustaz Adi Hidayat, berikut penjelasan tentang shalat.

Tentunya kasusnya tidak selalu terkait kentut yang membatalkan shalat.

Bisa juga dalam keadaan lain, misalnya ada darurat sehingga harus meninggalkan barisan shalat atau karena ingin buang air kecil.

Sementara jika ditahan-tahan nantinya dikhawatirkan malah akan mengganggu jamaah lain.

Berkaitan dengan masalah ini, Ustaz Adi Hidayat menerangkan sebuah hadis yang menjelaskan bagaimana Nabi ketika shalat berjamaah bersama para sahabat.

"Hadis dari Ibnu Ummar, di Al Bukhari dan Muslim," ujar Ustaz Adi Hidayat.
 
"Disampaikan dari Ibnu Ummar, semoga Allah meridhoi kepada beliau, adalah Rasulullah SAW kalau mau shalat tadi di lapangan itu memasang sutrah, ditancapkan dulu tombak depan beliau untuk pas posisi imam," lanjutnya.

Berdasarkan hadis tersebut, maka dipahami bahwa sutrah atau pembatas dalam shalat berjamaah adalah di depan imam.

Lain hal jika dalam shalat sendiri, maka sutrah berada di depan posisi sujud masing-masing.

"Jadi kalau shalat berjamaah, sutrah itu batas hijab yang enggak boleh dilewati itu di imamnya, bukan makmum," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Ingat baik-baik, di imam, bukan makmum," lanjutnya.

Oleh karena itulah makmum tidak perlu memasang sutrah masing-masing ketika shalat berjamaah karena sutrahnya berada di depan imam.

Maka area yang tidak boleh dilewati saat shalat berjamaah adalah di depan imam.

"Jadi tidak perlu kalau mau shalat makmum pasang sutrah, yang ada tuh kayu-kayu, simpan aja sudah batas sajadah itu sudah jelas, sutrahnya di imam, jadi enggak boleh lewat depan imam," kata Ustaz Adi Hidayat.

Menyambung dengan hal itu, maka boleh jika ada makmum yang batal di barisan depan untuk keluar dari barisannya melewati makmum lain.

"Tapi kalau anda ada kesulitan dalam shalat, misal kondisi batal, kondisi sulit, kondisi darurat mesti membatalkan shalat," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Batalkan, anda boleh lewat ke wilayah makmum," lanjutnya.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, jangan sampai ditahan-tahan, segeralah keluar dari barisan dan ambil wudhu lagi.

"Mau keluar melewati orang enggak apa-apa, yang enggak boleh melewati imam karena sutrahnya itu sutrah imam," terang Ustaz Adi Hidayat.

"Dan jangan ditahan untuk malu kalau keluar, enggak usah, batalin aja, keluar, wudhu lagi, masuk lagi," lanjutnya.

Apabila ditahan, Ustaz Adi Hidayat khawatir justru akan terjadi kemungkinan lain.

"Dan anda kan tidak tahu di posisi mana dan kapan anda wafat, jangan sampai sedang pura-pura itu kemudian anda wafat," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Keluar, jangan malu, ambil wudhu lagi masuk, apapun kondisinya walaupun baunya sudah menyebar ya keluar jangan dipertahankan, dosanya makin banyak itu," lanjutnya.

Dengan begitu, jika seseorang merasa ingin kentut, batal, atau ada sesuatu yang darurat sementara dia berada di shaf depan, maka boleh baginya untuk keluar dari barisan melewati jamaah lain karena sesungguhnya sutrah shalat berjamaah ada di depan imam.

Wallahua'lam.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT