GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cicak dan Tikus, Tolong Biarkan Hewan ini Masuk Rumah agar Dosa Diampuni dan Masuk Surga Kata Syekh Ali Jaber

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengungkap hewan ini bukan cicak dan tikus dan harus dikasih masuk ke rumah agar dosa diampuni dan memberikan jaminan surga.
Kamis, 22 Agustus 2024 - 05:45 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber ungkap hewan yang masuk rumah pembawa dosa diampuni dan dapat jaminan surga bukan cicak dan tikus
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Hewan menjadi bagian dari makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah SWT.

Beberapa hewan sering kali bersinggah untuk bisa akrab dan berinteraksi dengan manusia di dalam rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya hewan yang sering akrab dan membuat manusia bahagia, kucing, hamster, burung identik dengan binatang peliharaan dalam rumah.

Namun, ada juga beberapa hewan yang membuat penghuni merasa jijik saat bersinggah dalam rumah, seperti tikus, kecoa, cicak, dan sebagainya.

Meski begitu, ada beberapa rahasia berasal dari tikus dan cicak jika keberadaannya di dalam rumah.

Sejumlah orang menyebutkan apabila ada hewan ini masuk dalam rumah maka segala dosa penghuninya terampuni dan mendapat jaminan surga dari Allah SWT.

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengungkap hewan yang masuk dalam rumah dapat menghapus dosa dan membawa ke dalam surga bukan tikus dan cicak.


Ilustrasi kucing menjadi golongan hewan peliharaan dalam rumah. (Freepik)

Lantas, apa hewan membawa keberkahan meliputi dosa dihapuskan dan menjadi golongan penghuni surga apabila dipersilahkan masuk ke rumah?

Seperti apa almarhum Syekh Ali Jaber menerangkan ada satu hewan bukan cicak dan tikus mendatangkan kemuliaan saat masuk rumah? Mari simak penjelasannya di sini agar tidak salah tafsir.

Dikutip tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube Ceramah Syekh Ali Jaber, Kamis (22/8/2024), almarhum Mantan Imam Besar Masjidil Haram pernah mengambil tema ceramah tentang hewan.

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengingatkan bahwa, hewan harus diperlakukan dengan penuh kasih sayang.

Ia menyampaikan hal tersebut karena hewan juga bagian makhluk hidup seperti manusia.

Almarhum juri di Hafiz Indonesia itu pernah menyampaikan jika seseorang melihat hewan ini ingin memasuki rumah sebaiknya segera mengambil sikap.

Ia menjelaskan hewan ini ingin bertamu dan harus diperlakukan dengan baik.

Pendakwah kelahiran asal Madinah itu juga menuturkan penghuni harus mempersilahkan hewan tersebut masuk dalam rumah.

Ia menyatakan hewan tersebut membawa keberkahan agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan memberikan jaminan sebagai penghuni surga.

"Barang siapa yang didatangi hewan ini, maka pasti akan masuk surga dan segala dosa diampuni," ungkap almarhum Syekh Ali Jaber.

Ia menyebutkan menerima hewan tiba-tiba hadir untuk bertamu menjadi langkah rahasia menambah amalan yang belum diketahui banyak orang.

Meski begitu, almarhum Syekh Ali Jaber mengatakan kehadiran hewan tersebut selalu dianggap rendah oleh umat Islam.

Ia menambahkan bahwa, hewan tersebut berpotensi diusir karena keberadaannya suka mengganggu kenyamanan penghuni di dalam rumah.

Menurutnya, tanda hewan tersebut hadir dalam rumah saat penghuninya sedang berbuat kebaikan hingga bertaubat kepada Allah SWT.

Ia berpendapat segala kebaikan seseorang akan membawa keberkahan dengan cara didatangi hewan ini.

Almarhum Syekh Ali Jaber pun mengungkapkan hewan tersebut adalah anjing meski selalu disebut najis dan tidak boleh disentuh umat Islam.

Mengapa anjing menjadi hewan penghapus dosa dan bisa memasukkan seseorang ke dalam surga?

Pendakwah itu mengatakan ada hikmah yang dibawa oleh anjing saat penghuni rumah terus memperbanyak amalan kebaikan.

"Hewan ini (anjing) meski najis, namun di balik itu terdapat hikmah mendalam darinya," ungkapnya.

Ia mengatakan anjing memberikan keberkahan berangkat dari kisah seorang pelacur dan hewan tersebut.

Almarhum Syekh Ali Jaber menjelaskan kala itu seorang pelacur membantu anjing yang sedang haus dengan cara memberikan minum.

Pelacur tersebut langsung mendapat jaminan surga setelah mengambil air dan dipergunakan untuk membantu anjing.

"Pernah ketika dia habis ambil air, dia bertemu seekor anjing dan keluarin lidahnya yang jadi tanda haus," jelasnya.

tvonenews

Ia menyatakan sang pelacur langsung mendapat ampunan dari Allah SWT hanya karena memberikan air sebagai minuman untuk anjing.

Tak hanya itu, pelacur tersebut langsung bertaubat setelah dipastikan akan masuk surga atas persetujuan dari Allah SWT.

"Allah lihat perbuatannya, kata Rasulullah, Allah ampuni dosanya dan masuk surga," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT