Ramai Tren Spill Aib Rumah Tangga di Media Sosial, Begini Batasan Membuka Aib Kata Ustaz Adi Hidayat: Boleh Diceritakan Jika..
- Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official
tvOnenews.com - Baru-baru ini ramai di media sosial soal membuka aib rumah tangga. Bagaimana hukumnya dalam islam? Ini penjelasan menurut Ustaz Adi Hidayat.
Melalui tayangan YouTube Ammar TV, saat Ustaz Adi Hidayat mengisi ceramah di salah satu mesjid, beliau membahas seputar batasan membuka aib rumah tangga yang diperbolehkan dalam islam.
Ustaz Adi Hidayat lebih dulu menjelaskan bahwa kata 'aib' memiliki arti sebagai sesuatu yang tercela atau sesuatu yang tidak disukai dan dipandang tercela.
![]()
Potret Ustaz Adi Hidayat. Sumber: tim tvOnenews
Menurut Ustaz Adi Hidayat, jika memiliki masalah yang dirasa berat untuk ditangani seorang diri, boleh diceritakan. Tapi dengan syarat harus dibagi kepada orang yang bijak, bisa dipercaya dan bisa memberi solusi.
"Kalau ada masalah rumah tangga demikian berat, gak bisa diselesaikan sendiri, anda boleh ceritakan kepada orang bijak yang dipercaya dari kalangan laki-laki atau perempuan, saling mengutus," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Diterangkan dalam surah An-Nisa ayat 35-36, boleh menceritakan masalah keluarga dengan mengutus seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan.
"Kalau tujuannya untuk konsultasi pada orang yang tsiqqoh atau dipercaya untuk memberikan solusi itu boleh," tegas Ustaz Adi Hidayat.
Orang yang bisa diajak berkonsultasi bisa dari yang terdekat. Yaitu dari keluarga, wali nikah, atau para asatidz yang bisa dipercaya.
![]()
Potret Ustaz Adi Hidayat. Sumber: tim tvOnenews
"Coba cek di rumah barangkali kalau ada ibu, ibu, ada wali ya wali," ujar Ustaz Adi.
"Hakam disini bisa dari keluarga, bisa dari ulama, bisa dari ustaz yang terpercaya, ini batasan untuk bisa berkonsultasi," lanjutnya saat membahas seputar batasan konsultasi.
Selain itu, Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan tugas dan tanggungjawab seorang wali nikah. Beliau juga menyarankan untuk mencari wali nikah yang tepat.
"Bukan hanya menikahkan, tapi dia membantu memberikan perhatian saat rumah tangga butuh konsultasi itu poinnya," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Lebih detail beliau menjelaskan, bahwa proses menceritakan seperti itu bukan dianggap ghibah, melainkan bagian dari sisi musyawarah untuk mendapatkan keputusan terbaik.
Load more