News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Wudhu Wajah Dilap Pakai Handuk Memangnya Boleh? Kebiasaan itu Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Ternyata...

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hukum mengusap wajah pakai handuk setelah wudhu. Ternyata mengusap wajah setelah berwudhu tidak termasuk bagian dari hal yang mem-
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 14:05 WIB
Setelah Wudhu Wajah Dilap Pakai Handuk Memangnya Boleh? Kebiasaan itu Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Ternyata...
Sumber :
  • YouTube Adi Hidayat / Istockphoto

tvOnenews.com - Setelah wudhu memangnya boleh mengusap wajah pakai handuk? Ustaz Adi Hidayat jelaskan hukumnya.

Sebagian orang merasa ragu untuk mengelap atau mengusap wajah menggunakan handuk setelah berwudhu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka khawatir tindakan tersebut dapat membatalkan wudhu yang telah dilakukan. 

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa mengelap wajah setelah wudhu tidak bermasalah dan tidak membatalkan wudhu. 

Lantas, bagaimana sebenarnya hukum mengusap wajah setelah wudhu menurut Islam?

Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan terkait hal ini dalam salah satu ceramahnya. 

Penjelasannya berawal dari pertanyaan salah satu jamaah yang ingin mengetahui hukum mengusap bagian tubuh setelah wudhu. 

“Apa hukumnya mengusap bagian tubuh setelah wudhu, seperti bagian kepala?” tanya salah satu jamaah tersebut. 

Menanggapi pertanyaan ini, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa mengusap atau mengelap bagian tubuh setelah wudhu tidak ada masalah, asalkan tidak ada kaitannya langsung dengan ibadah yang telah ditunaikan. 

"Tidak apa-apa. Gak ada masalah hal yang dikerjakan sebelum dan setelahnya itu tidak ada kaitan langsung dengan ibadah yang telah ditunaikan," terang Ustaz Adi Hidayat . 

Beliau menambahkan bahwa kecuali jika tindakan yang dilakukan setelah wudhu tersebut adalah sesuatu yang jelas-jelas membatalkan wudhu, maka baru dianggap bermasalah.

"Kecuali bila pekerjaan yang dimaksudkan membatalkan ibadah yang telah dilakukan," sambungnya. 

Sebagai contoh, jika setelah wudhu ada sesuatu yang keluar dari tubuh yang memang diketahui membatalkan wudhu, maka wudhu tersebut dianggap batal.

Dalam literatur Islam, hukum mengusap atau mengeringkan wajah setelah wudhu tidak secara eksplisit disebutkan sebagai sesuatu yang dilarang. 

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Abu Dawud, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah diberi handuk setelah berwudhu, namun beliau tidak menggunakannya untuk mengeringkan wajahnya.

Namun, ini tidak berarti bahwa mengeringkan wajah setelah wudhu adalah haram atau makruh, melainkan lebih kepada kebiasaan Nabi yang mungkin lebih menyukai untuk membiarkan air wudhu mengering secara alami .

Beberapa ulama juga berpendapat bahwa mengusap wajah setelah wudhu adalah hal yang mubah (boleh) dan tidak membatalkan wudhu.

Selama tindakan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghapus air wudhu yang memiliki nilai spiritual. 

Hal ini karena wudhu sendiri adalah proses penyucian, baik secara fisik maupun spiritual, yang mempersiapkan seseorang untuk beribadah, seperti shalat.

Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa ada sebagian pihak yang berpikir untuk membiarkan air wudhu meresap ke dalam kulit dengan harapan bahwa air tersebut akan menampakkan aura kebaikan. 

Namun, menurutnya, pemikiran seperti ini lebih kepada rasa atau keyakinan pribadi dan tidak ada kaitan langsung dengan hukum tertentu dalam konteks wudhu.

Ilustrasi mengusap wajah setelah wudhu, apa hukumnya dalam Islam? Sumber: istockphoto Ilustrasi mengusap wajah setelah wudhu, apa hukumnya dalam Islam? Sumber: istockphoto

Dalam situasi tertentu, seperti saat seseorang harus segera menghadiri rapat atau mengisi seminar sementara tubuh masih basah oleh air wudhu, maka tidak ada salahnya untuk mengeringkan bagian tubuh yang basah tersebut. 

"Kemudian hal-hal yang diperkenankan, dan tidak ada masalah setelah wudhu seperti mengusap air yang menempel di bagian tubuh itu boleh-boleh saja," ujar Ustaz Adi Hidayat .

Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang makna metaforis dari cahaya yang dimaksud dalam konteks wudhu. 

“Makna cahaya itu bisa dipahami secara metafor, seperti yang saya sampaikan. Dalam konteks cahaya atau aura kebaikan saat kita berada di dunia,” ujarnya. 

Beliau menekankan bahwa wudhu memiliki pengaruh positif terhadap kondisi batin seseorang, membantu menyucikan diri, dan menguatkan anggota tubuh untuk bersikap baik.

“Kebaikan yang dihasilkan dari air wudhu itu diartikan sebagai 'bersih luarnya, kemudian memberikan dampak kebaikan dan melahirkan aura-aura cahaya kemuliaan'," paparnya . 

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa mengusap atau mengelap wajah setelah wudhu adalah tindakan yang diperbolehkan dalam Islam dan tidak membatalkan wudhu. 

Hal ini sejalan dengan beberapa pandangan ulama yang membolehkan tindakan tersebut selama tidak ada niat untuk menghapus nilai spiritual dari wudhu itu sendiri. 

Namun, setiap muslim juga harus berhati-hati dalam tindakan yang dapat membatalkan wudhu dan menjaga kekhusyukan dalam shalat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam.

(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI mengatakan dukungan dari DPRD Provinsi Banten menjadi modal penting untuk menyukseskan forum tertinggi organisasi mahasiswa tersebut.
Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir atau tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut tanpa alasan yang sah.
Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

360 haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Medan dijadwalkan tiba di Tanah Air Selasa (2/6) dini hari nanti.
Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni pada setiap tahunnya menjadi refleksi bagi setiap individu maupun kelompok.
Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Pesan Menohok Sherly Tjoanda di Halteng Jadi Sorotan Publik, Singgung soal Ekonomi

Pesan Menohok Sherly Tjoanda di Halteng Jadi Sorotan Publik, Singgung soal Ekonomi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos lontarkan pesan menohok di Halmahera Tengah (Halteng), pada Senin (1/6), saat membuka Karya Bakti Skala Besar TNI AD
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT