News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wudhu dengan Cara Tangan Dimasukkan ke Dalam Gayung Berisi Air Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Buya Yahya, Katanya itu Termasuk...

Apakah wudhu pakai gayung berisi ait dibolehkan dan sah? Buya Yahya menegaskan bahwa status air di dalam gayung sangat bergantung pada niat orang yang meng-
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 18:05 WIB
Wudhu dengan Cara Tangan Dimasukkan ke Dalam Gayung Berisi Air Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Buya Yahya, Katanya itu Termasuk...
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam keadaan tertentu seperti bepergian terkadang kita kesulitan untuk mengambil air wudhu karena tak semua tempat memiliki keran air mengalir.

Tak jarang hanya menemukan ember yang berisi air dan berwudhu menggunakan gayung. Lantas apakah wudhu pakai air di gayung itu dibolehkan? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berwudhu adalah salah satu syarat sah dalam menjalankan ibadah shalat. Oleh karena itu, melakukannya dengan cara yang benar sangatlah penting. 

Salah satu praktik yang sering dilakukan adalah mengambil air wudhu menggunakan gayung. 

Namun, banyak yang bertanya-tanya, apakah sah berwudhu dengan cara memasukkan tangan ke dalam gayung untuk mengambil air? 

Seringkali kita melihat seseorang memasukkan tangan ke dalam gayung berisi air untuk mengambil air wudhu. 

Praktik ini sering kali menimbulkan kekhawatiran terkait keabsahan wudhu, terutama terkait dengan status kesucian air setelah disentuh tangan. 

Sebagian orang beranggapan bahwa air yang disentuh langsung oleh tangan menjadi tidak suci lagi dan tidak bisa digunakan untuk berwudhu karena dianggap sebagai air musta'mal.

Buya Yahya menjelaskan bahwa air musta'mal adalah air yang telah digunakan untuk membasuh bagian tubuh yang wajib disucikan dalam wudhu. 

Misalnya, air yang menetes dari wajah setelah dibasuh adalah air musta'mal. Air seperti ini memang tidak boleh digunakan lagi untuk wudhu. 

Namun, air yang ada di dalam gayung dan disentuh oleh tangan dengan tujuan mengambil air tersebut tidak serta-merta menjadi musta'mal.

Dalam ceramah yang disampaikan Buya Yahya dan dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, beliau menegaskan bahwa status air di dalam gayung sangat bergantung pada niat orang yang mengambilnya. 

Jika seseorang memasukkan tangan ke dalam gayung dengan niat untuk menciduk atau mengambil air, maka air tersebut tetap suci dan tidak menjadi musta'mal. 

Ilustrasi mengambil air wudhu dengan menggunakan gayung. Sumber: istockphotoIlustrasi mengambil air wudhu dengan menggunakan gayung. Sumber: istockphoto

Sebaliknya, jika niatnya adalah untuk menyucikan tangan, maka air itu baru dianggap musta'mal.

Buya Yahya memberi contoh konkret: "Ada gayung atau panci kecil berisi air yang digunakan untuk berwudhu. Jika Anda menciduk air dengan tangan, air itu tidak menjadi musta'mal. Jangan ragu tentang hal ini," ujar Buya Yahya. 

Penegasan ini menekankan pentingnya niat dalam menentukan status air yang disentuh. 

Air hanya menjadi musta'mal jika digunakan untuk mensucikan bagian tubuh yang wajib disucikan, seperti tangan, wajah, atau anggota tubuh lainnya.

Buya Yahya juga menyinggung tentang mandi besar atau mandi junub. Dalam konteks ini, air tidak akan menjadi musta'mal jika tangan menyentuh air hanya untuk mengaduk atau mengambilnya. 

Namun, jika tangan menyentuh air dengan niat untuk mensucikan anggota tubuh, maka air tersebut baru menjadi musta'mal. 

“Kalau Anda niat mandi besar, dan anggota tubuh yang harus dibasuh adalah seluruh tubuh, jika Anda menyentuh air sedikit dan mengaduk-aduknya, tidak ada masalah," terang Buya Yahya.

"Tapi, air ini akan menjadi musta'mal jika saat Anda mandi besar, Anda berniat menyucikan tangan sambil memasukkan jemari ke dalam air, maka air itu menjadi musta'mal,” jelas pimpinan pondok pesantren tersebut.

Dalam Islam, air yang digunakan untuk berwudhu haruslah air yang suci dan menyucikan (thahur). 

Ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, di mana Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian mandi di air yang tergenang dalam keadaan junub." (HR. Muslim).

Ini menunjukkan pentingnya menjaga kesucian air yang akan digunakan untuk bersuci.

Selain itu, air musta'mal, yaitu air yang sudah digunakan untuk bersuci, tidak boleh digunakan lagi untuk berwudhu berdasarkan hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah: 

"Nabi SAW melarang seorang laki-laki mandi di air yang tergenang dalam keadaan junub." (HR. Abu Dawud).

Dengan memahami konsep air musta'mal dan pentingnya niat dalam berwudhu, umat Islam diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam melakukan wudhu. 

Sebagai kesimpulan, penggunaan gayung untuk mengambil air wudhu adalah sah selama niatnya adalah untuk menciduk air, bukan untuk menyucikan tangan.

Hal ini sesuai dengan penjelasan Buya Yahya dan juga diperkuat oleh berbagai hadits mengenai kesucian air dalam Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam.

(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk pemeberhentian impor gula rafinasi usai dinilai mengancam industri gula lokal.
NCT WISH konser Besok, Simak Informasi Penting Soal Penukaran Wristband Berikut

NCT WISH konser Besok, Simak Informasi Penting Soal Penukaran Wristband Berikut

Kabar baik untuk NCTzen, NCT WISH 1st CONCERT TOUR ‘INTO THE WISH : Our WISH’ IN JAKARTA akan digelar besok, Sabtu (11/4/2026).
Greg Nwokolo Balas Telak Pengamat yang Kritik Keras Shayne Pattynama: Tipe Pengamat yang Tidak Memahami Sepak Bola Indonesia

Greg Nwokolo Balas Telak Pengamat yang Kritik Keras Shayne Pattynama: Tipe Pengamat yang Tidak Memahami Sepak Bola Indonesia

Greg Nwokolo angkat suara soal kritik keras pengamat soal Shayne Pattynama di Persija. Greg menilai narasi pengamat itu justru memperkeruh pemahaman publik terhadap
Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026 dimana Timnas Voli Indonesia tergabung di Pool B yang merupakan grup neraka.
Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan tujuh orang tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan minyak mentah Pertamina Energy Trading Limited (Petral) periode 2008-2015 diantaranya Irawan Prakoso.
Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Jakarta Popsivo Polwan sukses menutup putaran pertama final four Proliga 2026 dengan hasil yang cukup manis.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT