Shalat Subuh Dijamak Bareng dengan Tahajud, Memangnya Boleh? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan kalau itu Hukumnya...
- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews
"Jadi setiap perjalanan yang melewati batas itu dengan jarak itu disebut safar namanya," katanya.
Ia menjelaskan safar diambil dari ilmu fiqih Islam suatu kegiatan bepergian dalam rangka meninggalkan kampung halaman ke tempat lain ditentukan dengan jarak tertentu.
Lanjut, Ustaz Adi Hidayat menerangkan kondisi kedua untuk menjamak shalat, yakni masyaqqah.
Pendakwah usia 39 tahun itu menuturkan masyaqqah suatu kegiatan yang berada di kondisi berat dan merasa kesulitan.
Pendakwah asal Pandeglang, Banten itu menyebutkan masyaqqah tidak selalu dalam kondisi bepergian jauh.
"Yang kedua masyaqqah kondisi yang menyulitkan menunaikan shalat sekali pun tidak dalam perjalanan," ucapnya.
Ia mencontohkan bagi seseorang yang mempunyai profesi dokter harus menangani pasien hendak operasi.
Menurutnya, kegiatan operasi sebagai bentuk kondisi sulit membuat seseorang tidak bisa shalat.
"Anda profesi dokter akan mengambil tindakan, tindakan ini operasi dilakukan dari jam 1 sampai menjelang Maghrib," ujarnya.
Ia menerangkan masyaqqah masih bisa memberikan peluang untuk menjamak shalat di waktu shalat wajib sebelum atau sesudahnya.
Misalnya seorang dokter akan mengoperasi pasien pada waktu sore hari maka shalat Asharnya dikerjakan pada Dzuhur.
"Maka kita kan tidak Safar, tindakan dilakukan ini akan melewati Ashar. Maka ke depankan Ashar, tunaikan pada waktu Dzuhur walaupun tidak ada Safar," tuturnya.
Lantas, bagaimana dengan shalat Subuh? Ustaz Adi Hidayat memahami masih banyak orang yang merasa ngantuk sebagaimana kodrat manusia memerlukan istirahat.
Ustaz Adi Hidayat mengambil contoh dari salah satu sahabat di pesantren yang menjamak shalat Subuh di waktu tahajud.
Ia mengakui sahabatnya tidak pernah meninggalkan tahajud dianggap oleh dirinya orang saleh.
"Ada saya di pesantren pernah begitu si fulan tahajud bangun Masyaallah si fulan kawan nih saleh luar biasa bangun gini, Jumat tuh," katanya.
Namun, ia menceritakan sahabatnya tidak terlihat saat pelaksanaan shalat Subuh berjamaah dalam masjid yang terletak di pesantren.
Ia mencurigai posisi tidur sahabatnya setelah mengerjakan tahajud tidak berubah setelah shalat Subuh berjamaah selesai.
"Itu selesai kita pulang dari masjid nih kawan perasaan tadi posisi tidurnya begini juga gitu habis tahajud," tuturnya.
Load more