News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuburan Masih Pakai Paving, Cor, dan Batu Nisan, Harus Dibongkar? Buya Yahya Tegaskan Sebaiknya Hindari...

Apakah boleh dipasang paving, cor, dan batu nisan di kuburan atau makam? Buya Yahya terangkan tentang hukum pasang paving, cor, dan batu nisan di atas kuburan.
Senin, 26 Agustus 2024 - 14:18 WIB
Buya Yahya, hukum paving, cor, batu nisan di kuburan
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Apakah boleh makam atau kuburan dipasang paving, cor, dan batu nisan?

Tidak jarang ditemukan di kuburan ada makam-makam yang menggunakan paving, batu nisan dan juga dicor sebagai penanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, kuburan tersebut jadi mudah dikenali.

Bahkan kuburan tersebut jadi terlihat lebih bersih dan terawat setelah dipasang paving.

Namun, apakah hal ini diperbolehkan?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang hukum paving kuburan.

Kebiasaan menempatkan paving di atas kuburan memang kerap dilakukan oleh masyarakat.

Dengan berbagai macam alasan, paving dipasang di atas kuburan anggota keluarga.

Di antara alasannya adalah agar kuburan menjadi lebih tertata dan mudah dikenali ketika anggota keluarga ingin berziarah.

Atau juga kuburan tersebut merupakan makam tokoh penting yang memiliki banyak pengikut.

Lantas bagaimana hukumnya paving untuk kuburan, haruskah dibongkar?

"Paving seperti halnya batu alam dan sebagainya itu ditata begitu agar rapi enggak ada masalah karena bukan seperti menyemen," jelas Buya Yahya tentang kuburan. 

Buya Yahya kemudian menjelaskan lebih lanjut terkait perbedaan antara semen atau cor dengan paving.

"Kalau menyemen itu akan mengganggu orang lain karena ingin membongkarnya, karena mungkin mau diisi mayat lainnya atau mengganggu kiri kanannya," ujar Buya Yahya.

"Kalau paving tinggal digeser saja, tinggal dicabut," lanjutnya.

Adapun menyemen atau cor kuburan menurut penjelasan Buya Yahya hukumnya adalah makruh kecuali memang ada keadaan tertentu.

Misalnya, khawatir makam tergerus karena daerah tersebut sering banjir.

"Hendaknya dihindari jika tidak ada hajat, misalnya tidak khawatir akan adanya banjir maka hendaknya jangan begitu, makruh," terang Buya Yahya.

Sementara ada juga ulama yang menganggap perbuatan ini haram tapi sebaiknya tak mencaci maki pandangan ulama tersebut.

"Memang di sana dikatakan haram, tapi kita ikut ulama mengatakan makruh, hindari caci maki dan olok-olok," ujar Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara untu nisan, Buya Yahya menjelaskan bahwa hukumnya boleh sebagai penanda dari kuburan tersebut.

"Batu nisan diperkenankan untuk memberi tanda, bukan sesuatu yang haram, dengan kayu atau batu yang ditulis adalah tidak ada masalah," kata Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sound Horeg Tenggelam di Sungai Balongdowo Sidoarjo, Warga Sempat Joget-joget di Atas Perahu

Sound Horeg Tenggelam di Sungai Balongdowo Sidoarjo, Warga Sempat Joget-joget di Atas Perahu

Sebuah perahu yang mengangkut sound horeg tercebur di Sungai Balongdowo, Candi, Sidoarjo, pada Minggu (8/2/2026).
Indonesia Mentok di Semifinal, PBSI Akui Tim Putra Tak Sesuai Target di Kejuaraan Beregu Asia 2026

Indonesia Mentok di Semifinal, PBSI Akui Tim Putra Tak Sesuai Target di Kejuaraan Beregu Asia 2026

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabis Binpres) Pelatnas PP PBSI, Eng Hian, memberikan komentar atas pencapaian tim Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Michael Carrick Lebih Siap dari Ruben Amorim? Begini Cara Carrick Mengakhiri Kutukan Tottenham dan Menghidupkan Mentalitas Setan Merah

Michael Carrick Lebih Siap dari Ruben Amorim? Begini Cara Carrick Mengakhiri Kutukan Tottenham dan Menghidupkan Mentalitas Setan Merah

Perbedaan paling mencolok antara Michael Carrick dan Ruben Amorim terletak pada bagaimana mereka memanfaatkan waktu. Carrick mengembalikan mentalitas Setan Merah
Kelakar Pramono Ogah Masuk Gorong-gorong saat Tinjau Kerja Bakti Massal: Yang Kerja Otaknya

Kelakar Pramono Ogah Masuk Gorong-gorong saat Tinjau Kerja Bakti Massal: Yang Kerja Otaknya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkelakar ketika meninjau kerja bakti massal bersama Ketua PMI Jusuf Kalla. Ia bilang tidak mau masuk ke gorong-gorong.
JK: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur, Marahi Diri Sendiri Kenapa Buang Sampah di Sungai

JK: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur, Marahi Diri Sendiri Kenapa Buang Sampah di Sungai

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla alias JK meminta kepada masyarakat Jakarta untuk tidak menyalahkan gubernur setiap kali terjadi banjir.
Al Nassr Mulai Pertimbangkan Pecat Cristiano Ronaldo usai Mogok di 2 Laga, Kini Incar Bintang MU dan Liverpool

Al Nassr Mulai Pertimbangkan Pecat Cristiano Ronaldo usai Mogok di 2 Laga, Kini Incar Bintang MU dan Liverpool

Cristiano Ronaldo dikabarkan tak puas di Al-Nassr hingga absen dua laga. Klub disebut siap melepasnya dengan klausul Rp800 miliar dan mulai memburu bintang baru.

Trending

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 9 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Laga lawan Arema FC nanti malam cukup penting bagi Persija Jakarta yang bertekad untuk menempel Persib Bandung dan Borneo FC di papan atas klasemen Super League
Lama Tinggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri Trending Lagi di Korea Selatan, Ada Apa?

Lama Tinggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri Trending Lagi di Korea Selatan, Ada Apa?

Di tengah performa menanjaknya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, nama Megawati Hangestri kembali jadi obrolan hangat di kalangan media Korea.
Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman membongkar masalah utama Timnas Indonesia di era sebelumnya hingga gagal maksimal di level internasional. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar skuad Garuda?
Nasib Inara Rusli Diujung Tanduk, Insanul Fahmi Kini Lebih Pilih Perjuangkan Wardatina Mawa

Nasib Inara Rusli Diujung Tanduk, Insanul Fahmi Kini Lebih Pilih Perjuangkan Wardatina Mawa

Insanul Fahmi secara terang-terangan lebih memilih untuk kembali kepada istri sahnya, Wardatina Mawa ketimbang Inara Rusli yang merupakan istri sirinya. Simak!
Rekap Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Kevin Diks Beri Kabar Bahagia untuk John Herdman

Rekap Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Kevin Diks Beri Kabar Bahagia untuk John Herdman

Para pemain Timnas Indonesia kembali berkiprah di mancanegara pada akhir pekan ini. Kevin Diks membawakan kabar bahagia untuk pelatih John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT