News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Lagi Menyapu di Malam Hari, Katanya Bikin Rezeki Seret dan Undang Makhluk Halus, Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Sebenarnya....

Tak dipungkiri, sering berjalannya waktu, muncul cerita di tengah masyarakat, kalau menyapu di malam hari bisa buat rezeki seret. Bahkan undang makhluk halus...
Senin, 26 Agustus 2024 - 17:58 WIB
Jangan Lagi Menyapu di Malam Hari, Katanya Bikin Rezeki Seret dan Undang Makhluk Halus, Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Sebenarnya....
Sumber :
  • dok.ilustrasi iStock

Jakarta, tvOnenews.com-- Menyapu umumnya jadi kegiatan perempuan di Rumah. 

Namun, dalam sehari-hari menyapu memang dilakukan oleh ibu rumah tangga. Meskinm juga dilakukan oleh laki-laki ataupun perempuan belum menikah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak dipungkiri, sering berjalannya waktu, muncul cerita di tengah masyarakat.

Salah satunya, beredar cerita kalau menyapu di malam hari bisa buat rezeki seret. 

Bahkan juga, dipercayai kalau bisa memanggil makhluk halus.

Sebagaimana kita tahu, menyapu dilakukan untuk menghilangkan kotoran dan debu.

Dalam praktiknya, tentu disesuaikan kebutuhan bisa saja pagi, siang, sore ataupun malam hari. Lantas mitos atau fakta dalam Islam menyapu buat rezeki seret dan panggil makhluk halus?

 

Tangkapan layar YouTube 

 

Hal ini akan dijawab Buya Yahya dalam YouTube Al-Bahjah Tv, yang menyampaikan hukum menyapu di malam hari, dikutip Senin (26/8/2024).

Menurut Buya aktivitas menyapu di malam hari tidak ada masalah. 

"Jawabannya adalah Anda mau nyangkul malam hari juga boleh," kata Buya Yahya.

"Cari kayu malam hari juga boleh," sambungnya.

Sehubungan dengan ini, Pemimpin Pondok Pesantren Al Bahjah ini, tegas tidak ada larangan menyapu malam hari dalam Islam.

“Tidak ada larangan. Anda boleh menjahit, menyapu, dan gunting kuku malam hari,” ucap Buya Yahya lagi.

Sehingga cerita di tengah masyarakat tersebut, kegiatan menyapu di malam hari karena dianggap bisa mengusik ketenangan.

Kemudian, soal dapat membawa nasib buruk atau bahkan mendatangkan roh halus ke dalam rumah itu dalam Islam tidak ada. 

Menurutnya, adapun larangan menyapu di malam hari karena dianggap tidak efektif kurangnya penerangan. 

Cerita yang berkembang di masyarakat, kata Buya Yahya mungkin penerangan di malam hari sangat terbatas di zaman dulu.

Sehingga menyapu di malam hari dianggap bisa menyebabkan beberapa kotoran tidak terlihat dan tidak tersapu dengan baik ataupun bersih.

"Kalaupun ada ketidakbolehan bukan karena hukum Syara (syariat islam). Akan tetapi karena bahaya," pesan Buya Yahya. (klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT