News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fiqih Shalat, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Sajadah Jangan Terlalu Tebal: Agar Sujud Menempel dengan Sempurna

Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya tentang fiqih shalat, mengingatkan sajadah terlalu empuk tidak bagus untuk sujud saat shalat. Kening harus menempel sempurna.
Selasa, 27 Agustus 2024 - 08:41 WIB
Fiqih Shalat, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Sajadah Jangan Terlalu Tebal: Agar Sujud Menempel dengan Sempurna
Sumber :
  • Pexels/RDNE Stock project

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya tentang fiqih shalat, mengingatkan sajadah terlalu empuk tidak bagus untuk sujud saat shalat.

“Jika beli sajadah jangan lihat bagusnya, lihat fungsinya, sajadah bagus tapi jika terlampau tebal tidak baik,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada sajadah sekarang kelihatan mewah, tapi sebetulnya gak bisa jadi tempat sujud," lanjut Ustaz Adi Hidayat. 

Sajadah adalah alas atau karpet kecil yang digunakan oleh seorang Muslim saat mendirikan ibadah shalat. 

Dengan menggunakan sajadah, maka kesucian ibadah seorang Muslim dapat terjaga.

Namun, meski sajadah memiliki banyak keutamaan dalam shalat, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan agar sajadah jangan terlalu tebal.


Fiqih Shalat, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Sajadah Jangan Terlalu Tebal: Agar Sujud Menempel dengan Sempurna (Sumber: freepik)

“Jangan gunakan alas sujud yang terlampau empuk, sehingga tidak merasa pertemuan kening dan tempat sujud,” sarannya.

“Saya sering koreksi sajadah yang jika kita sujud itu tidak rasa nempel,” lanjutnya.

Hal ini karena berhubungan dengan menempelnya kening saat sujud dalam shalat.

Sujud adalah saat dimana seorang hamba merendah di hadapan Allah SWT.

Bahkan doa dianjurkan dipanjatkan saat sujud.

Namun jika sajadah yang digunakan terlampau tebal, akan menghambat kening menempel dengan sempurna saat sujud.

"Kata Nabi, kalau engkau sujud, tempelkan dengan sempurna. Sehingga terasa, ada penempelan antara kening dengan tempat sujud," tandas Ustaz Adi Hidayat. 

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, hal ini karena saat sujud yang paling pokok adalah kening.

“Tempelkan dengan baik, baru berdoa, Tempelkan dengan nyaman, sampai merasakan sensasi yang enak nempelnya, yang penting kening,” ujarnya.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, semakin rata sajadah maka akan semakin bagus karena saat sujud darah akan dipompa.

Hal ini karena setelah diteliti secara ilmiah, Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa ada titik 'God Spot' di antara dua kening. 

 "Itu enak, jadi kita tuh kayak sujud tuh mengalir ke puncak, ke dalam kepala kita, ke bagian yang tengah ini," tutur Ustaz Adi Hidayat. 

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, secara umum jika sujudnya belum sempurna, maka seorang Muslim akan merasa pusing. 

Namun, jika sujud telah dilakukan dengan sempurna maka pasti akan terasa ada kenikmatan dan kekhusyukan dalam ibadah kepada Allah SWT.

"Jika sudah enak maka barulah enak untuk berdoa," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Oleh karenanya, saat sujud Nabi akan lama, terutama saat sujud terakhir.

“Nabi makanya sering sujud lama. Mengapa di akhir sujud lama, karena kerinduannya kepada Allah SWT tercapai saat shalat," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Itulah yang menjadikan sujud terakhir Rasulullah SAW selalu lama.

"Ketika nempel betul barulah permohonan inti diminta," saran Ustaz Adi Hidayat.

Bahkan kata Ustaz Adi Hidayat, jika seorang Muslim sampai di titik ini maka doa akan mudah dikabulkan.

"Biasanya sudah sampai ke titik ini, belum minta sudah dikabulkan. Makanya, jika ada masalah tumpahkan saja saat sujud, minta sama Allah," saran Ustaz Adi Hidayat.

Hal ini kata Ustaz Adi Hidayat, sebagaimana kisah Nabi Yusuf di surah ke 12 ayat 85-86.

"Jika punya masalah di rumah tangga curhat kepada Allah. Seberat apapun masalah, pertama terima dulu dengan sabar. Karena Allah menerima ujian sesuai kemampuannya," nasihat Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian yang kedua kata Ustaz Adi Hidayat, masalah diberikan diberikan atas doa yang kita pinta.

"Tidak mungkin mengabulkan sesuatu tanpa ujian. Ujian itu diberikan untuk penaikan level," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Maka pintalah saat sujud dalam shalat.

Namun harus diingat, Nabi Muhammad SAW melarang penggunaan sajadah yang terlalu empuk atau mewah dalam ibadah. 

Dalam kehidupan, Rasulullah SAW menekankan pentingnya kesederhanaan dan ketaatan dalam beribadah.

Maka bermewahan berlebih haruslah dihindari oleh seorang Muslim.

Ayat Qur’an Tentang Larangan Bermegah-megahan

Surah At Takasur Ayat 3-8

Ayat 3

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ

Artinya: Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu).

Ayat 4

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya).

Ayat 5

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ

Artinya: Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, (niscaya kamu tidak akan melakukannya).

Ayat 6

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ

Artinya: Pasti kamu benar-benar akan melihat (neraka) Jahim.

Ayat 7

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ

Artinya: Kemudian, kamu pasti benar-benar akan melihatnya dengan ainulyakin.

Ayat 8

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ ࣖ

Artinya: Kemudian, kamu pasti benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).

Itulah pesan Ustaz Adi Hidayat mengenai pentingnya memperhatikan sajadah sebagai alas untuk shalat.

Semoga artikel ini bermanfaat dan disarankan bertanya langsung kepada ulama atau ustaz atau ahli agama Islam agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT