GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dosa Langsung Terampuni, Lakukan Amalan ini saat Adzan Berkumandang, Syekh Ali Jaber ketika Muadzin Ucap Kalimat...

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menyarankan saat muadzin mengumandangkan bacaan adzan ini sebaiknya mengisi amalan ini agar dosa dihapuskan oleh Allah SWT.
Rabu, 4 September 2024 - 20:08 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah sarankan mengisi amalan penghapus dosa saat bacaan adzan ini dikumandangkan muadzin
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Pixabay

tvOnenews.com - Adzan berkumandang sebagai panggilan dan pengingat bagi umat Muslim untuk segera mengerjakan shalat.

Adzan menjadi tanda waktu shalat telah tiba yang dikumandangkan oleh muadzin melalui masjid maupun mushala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya muadzin mengumandangkan adzan melalui pengeras suara atau pun tanpa saran teknologi dilakukan dari masjid atau mushala.

Banyak umat Muslim turut menjawab dari bacaan adzan yang dikumandangkan adzan.

Meski begitu, almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan sebaiknya umat Muslim selalu mengisi amalan ini saat muadzin mengumandangkan adzan.

Almarhum Syekh Ali Jaber menyatakan amalan tersebut membuat dosa diampuni oleh Allah SWT saat membalas bacaan bagian adzan ini.


Ilustrasi tiga perempuan berdoa sebagai amalan saat muadzin mengumandangkan adzan. (Pixabay)

Lantas, dimana bacaan adzan menjadi waktu tepat melakukan amalan penghapus dosa ini? Almarhum Syekh Ali Jaber membocorkan rahasianya.

Seperti apa almarhum Syekh Ali Jaber menerangkan ada amalan yang harus diterapkan saat muadzin mengumandangkan adzan? Mari simak penjelasannya di sini.

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Syed Idrus Al-Haddad, Rabu (4/9/2024), almarhum Syekh Ali Jaber mengisi ceramah tentang adzan.

Mulanya almarhum Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa, umat Muslim harus menghargai adzan tengah berkumandang baik dari masjid maupun mushala.

Almarhum Syekh Ali Jaber mengatakan suara adzan tidak boleh diabaikan karena memiliki keutamaan sebagai seruan melawan hawa nafsu selain panggilan shalat.

Tak hanya itu, ia menyampaikan bahwa, setan langsung terusir saat muadzin mengumandangkan adzan.

Meski begitu, almarhum mantan Imam Besar Masjidil Haram itu berharap agar umat Muslim senantiasa membaca amalan ini saat mendengar adzan.

"Ada satu amalan di dalam adzan," ungkap almarhum Syekh Ali Jaber.

Ia menyayangkan saat muadzin mengucap kalimat tersebut masih belum disadari umat Muslim karena terselip banyak keistimewaan di dalamnya.

"Tapi banyak umat Islam tidak paham," katanya.

Almarhum mantan Juri Hafiz Indonesia itu menjelaskan biasanya umat Muslim membalas bacaan adzan syahadat dengan kalimat yang umum.

"Ketika muadzin selesai ‘Asyhadualla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah’ kita jawab apa?," tanya almarhum Syekh Ali Jaber.

"Kalau biasa, radhitu billahi rabba wa bil Islami wa bi muhammadin Nabiyya, itu umum," sambungnya.

Meski demikian, ia mengutarakan bahwasanya dalam adzan memiliki satu rahasia khusus berupa amalan yang belum diketahui umat Muslim.

"Tapi di sini ada satu rahasia khusus di dalam adzan," katanya.

Almarhum mantan Imam Besar Masjid Nabawi sejak 13 tahun itu menyatakan amalan ini khusus dilakukan saat muadzin mengucap kalimat "Hayya ‘alash Shalaah".

Menurutnya, kalimat Hayya 'alash Shalaah memberikan keistimewaan dahsyat saat seseorang membaca amalan ini.

tvonenews

Almarhum Syekh Ali Jaber membocorkan amalan yang harus diucap sebagai bentuk membalas bacaan Hayya alash Shalaah, yakni "Ghofiro lahu maa taqoddama min dzanbihi".

Ia menegaskan Allah SWT langsung mengampuni segala dosa selama diperbuat di kehidupannya.

"Diampuni segala dosa lalu, Allahu Akbar," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT