News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berawal Ajakan ke Masjid, Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Putuskan Jadi Mualaf Hingga Pecahkan Sejarah, Akui Lebih Nyaman di Indonesia daripada Belanda

Pujian itu juga diberikan kepada Ragnar Oratmangoen karena dinilai bijak oleh netizen di Media Sosial (Medsos). Usai perdebatan gol laga Timnas Indonesia dengan
Sabtu, 7 September 2024 - 18:04 WIB
Berawal Ajakan ke Masjid, Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Putuskan Jadi Mualaf Hingga Pecahkan Sejarah, Akui Lebih Nyaman di Indonesia daripada Belanda
Sumber :
  • dok.kolase

Jakarta, tvOnenews.com-- Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen tengah jadi sorotan publik karena kepiawaiannya bermain bola dan cetak gol. 

Pujian itu juga diberikan kepada Ragnar Oratmangoen karena dinilai bijak oleh netizen di Media Sosial (Medsos). Usai perdebatan Gol laga Timnas Indonesia melawan Arab Saudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, gol tersebut jadi perdebatan dirinya dengan Sandy Walsh. Pada akhirnya, FIFA mengkonfirmasi bahwa gol tersebut milik Ragnar Oratmangoen.

"FIFA konfirmasi gol milik Ragnar," tulis akun Instagram Timnas Indonesia.

 

dok. Timnas Indonesia dari instagram 

 

Aksi Ragnar Oratmangoen bersama Skuad Garuda berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada Jumat (6/9/2024) dini hari tadi WIB tersebut, Timnas Indonesia bahkan sempat unggul lebih dulu.

Skuad Garuda memulai kiprah di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan sensasi usai menahan Arab Saudi dengan skor 1-1.

Berdasarkan data yang dirangkum dari Antara, berdasarkan data 11v11, laga di Jeddah merupakan pertemuan ke-12 antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi. Ini kali pertama dalam sejarah Timnas Indonesia berhasil mencuri poin di markas Arab Saudi.

Diketahui, gol dari Ragnar Oratmangoen memecahkan rekor 28 tahun bagi Timnas Indonesia, yang terakhir cetak gol di Arab Saudi tahun 1996.

 

Kisah Mualaf 

 

Nama Ragnar Oratmangoen pun kian bersinar di Timnas Indonesia. Ternyata ia, salah satu pemain yang berstatus mualaf. 

Ragnar Oratmangoen berstatus mualaf karena sebelumnya, ia non-muslim karena lahir di tengah keluarga beragama Nasrani. 

Hal yang jarang dipahami, Ragnar Oratmangoen mengungkapkan betapa dia menyukai dan cinta dengan Indonesia karena suatu hal. 

Dalam penjelasannya, Ragnar Oratmangoen membandingkan negara asalnya Belanda dengan Indonesia.

Pemain darah Belanda ini, Ragnar Oratmangoen atau akrab disapa Wak Haji merasa lebih nyaman dan menyenangkan di Indonesia karena tingkat toleransinya tinggi. 

 

dok.ilustrasi/foto Ragnar Oratmangoen dari Instagram 

 

Dalam podcastnya, bersama Komika Mamat di YouTube Soccer77, dikutip Sabtu (7/9/2024). Ragnar Oratmangoen mengaku di Indonesia bebas punya pilihan tanpa terbebani oleh frame orang lain. 

"Indonesia mayoritas beragama islam, dan bagaimana pandangan kamu jika dibandingkan dengan eropa yang cukup bebas?," tanya Mamat sebagai host.

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen.

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah mengudge orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji itu.

Melihat masyarakat Indonesia yang begitu toleransi dengan lingkungan sekitar. Ragnar Oratmangoen menilai lebih baik dibandingkan Belanda.

Ragnar Oratmangoen pun menambahkan kalau di Indonesia bisa bebas mendengar suara Adzan. 

"Di saat mereka melihat kita, bisa saja mereka berpikir yang bukan-bukan. Sementara saya di sini bisa bebas. Mendengarkan adzan setiap kali saya keluar," ucap Wak Haji.

"Di sini (Indonesia) sangat baik, lebih baik dan juga menyenangkan. Bahkan di sini juga, kita tidak akan dihakimi dengan apa yang kita percaya," terang Pemain Timnas ini.

 

Sekadar informasi, Ragnar Oratmangoen memutuskan masuk Islam (mualaf) disampaikan tidak mudah. 

Namun rasa itu muncul disaat, Ragnar Oratmangoen kerap diajak teman-temannya semasa kecil. Temannya sering mengajaknya ke Masjid.

Di sana lah ia memulai, eksplorasi dan pikirnya untuk mengenal agama islam dengan baik.

"Bagi saya, yang saya pikirkan adalah belajar tentang Tuhan. Tentu saja juga teman saya yang beberapa kali membawa saya ke masjid," jelas Wak Haji.

Lalu, akhirnya, Ragnar Oratmangoen pun mengakui siap putuskan mualaf pada usia 15 tahun.

Tentunya, itu bukan tanpa alasan ia memutuskan agama islam jadi pilihan agamanya. Mengingat keluarga besar berkeyakinan Nasrani.

"Tidak, saya tidak terlahir sebagai muslim. Saya dibesarkan dalam keluarga kristen," ungkap Ragnar Oratmangoen.

"Tapi setelah saya tumbuh dewasa saya memutuskan untuk memeluk Islam pada usia 15 tahun," jelas Skuad Garuda itu. (Klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BRIN Perkuat Dialog Indonesia-Jepang soal Jaminan Sosial, Penuaan Penduduk, dan Pembiayaan Sektor Produktif

BRIN Perkuat Dialog Indonesia-Jepang soal Jaminan Sosial, Penuaan Penduduk, dan Pembiayaan Sektor Produktif

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mempertemukan akademisi, praktisi serta pemangku kepentingan Indonesia dan Jepang dalam forum Global Research Reconnect .
Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Majalengka dan UTB Hadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana Plus Bekerja

Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Majalengka dan UTB Hadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana Plus Bekerja

Pemerintah Kabupaten Majalengka menggandeng Universitas Teknologi Bandung (UTB) meluncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) Plus Bekerja.
KBRI Tokyo Buka IKM Japan Futsal Championship 2026

KBRI Tokyo Buka IKM Japan Futsal Championship 2026

Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Jepang dengan didukung KBRI Tokyo menggelar IKM Japan Futsal Championship di Futmesse Omiya, Prefektur Saitama.
Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir di Lanud Halim, Jet Tempur TNI AU Ikut Kawal El-Sisi

Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir di Lanud Halim, Jet Tempur TNI AU Ikut Kawal El-Sisi

Presiden RI Prabowo Subianto melepas secara langsung kepulangan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi usai merampungkan seluruh agenda lawatan kenegaraannya di Tanah Air.
Nasib Apes Kevin Diks di Bundesliga Berlanjut Usai Pimpin Timnas Indonesia Juara, Kapten Garuda Telan Kekalahan Pahit Lagi

Nasib Apes Kevin Diks di Bundesliga Berlanjut Usai Pimpin Timnas Indonesia Juara, Kapten Garuda Telan Kekalahan Pahit Lagi

Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, kembali harus menelan kekalahan bersama Borussia Monchengladbach di Bundesliga.
Gerak Cepat Tangani Banjir di Padang, 300 Personel Brimob Dikerahkan untuk Evakuasi Warga

Gerak Cepat Tangani Banjir di Padang, 300 Personel Brimob Dikerahkan untuk Evakuasi Warga

Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumatera Barat mengerahkan sekitar 300 personel untuk membantu penanggulangan bencana banjir dan mengevakuasi warga terdampak akibat curah hujan tinggi di wilayah hukum Polresta Padang.

Trending

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedua pelaku kini kena sanksi
Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya di turnamen pramusim sebelum Hyundai Hillstate dan keenam klub lainnya tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, yang ditandatangani oleh AS SDM Kapolri, Irjen Pol Deni Dharma Pala.
Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Endowment Universitas Telkom Ratri Wahyuningtyas menjelaskan motif pelaku melakukan bullying ke teman asramanya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 12 Oktober 2026: Ada Kabar Baik hingga Penghasilan Tambahan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 12 Oktober 2026: Ada Kabar Baik hingga Penghasilan Tambahan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 12 Oktober 2026: Ada kabar baik hingga penghasilan tambahan.
Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in tak kuasa menahan tawa setelah melihat partnernya musim depan Megawati Hangestri bernafsu ambil trofi KOVO Cup dan V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT