GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Langsung Beri Respons Tudingan Guru Gembul soal Perkara Nasab Habaib, Begini Jawaban Santai HBS

Habib Bahar bin Smith merespons tuduhan dari Guru Gembul yang membahas polemik nasab habaib terputus dari Rasulullah SAW. Mari simak penjelasan santai HBS.
Sabtu, 14 September 2024 - 16:24 WIB
Habib Bahar bin Smith (kiri) dan Guru Gembul (kanan)
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews & Instagram/@gurugembul

tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith turut memberikan responsnya setelah mendapat tudingan dari Guru Gembul soal perkara asal-usul nasab habaib di Indonesia.

Habib Bahar bin Smith telah mendengar Guru Gembul mengupas tuntas tentang nasab habaib yang dianggap terputus dari Rasulullah SAW dan masih janggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Bahar bin Smith tidak menanggapi pendapat Guru Gembul secara serius dan dijawab dengan santai menggunakan pribahasa mengenai kontroversi nasab habaib atau Ba'alawi.

"Orang yang berakal ketika ada buah satu keranjang banyak buahnya, ada satu buah yang dianggap busuk, maka orang berakal dia hanya akan buang satu buah yang busuk itu oleh dia, dia enggak akan buang semua dalam keranjang itu," ungkap Habib Bahar bin Smith dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official, Sabtu (14/9/2024).

Habib Bahar bin Smith juga menyinggung soal Guru Gembul menyoroti dirinya sebagai acuan pembuktian asal-usul nasab keturunan Rasulullah SAW.


Habib Bahar bin Smith. (tvOne)

Ia menyampaikan pendapat Guru Gembul tidak dapat disimpulkan secara merata kepada habaib lainnya.

Pendapat Guru Gembul hanya mengacu kepada cara ceramah dirinya saat berdakwah memberikan ajaran agama Islam.

Hal ini mengingatkan ceramah dirinya selalu dianggap kontroversial sebagai bentuk cerminan habaib bukan keturunan Rasulullah SAW.

"Jadi kalau memang si Gembul menganggap ana dengan cara dakwah, cara ceramah itu yang menjadikan orang-orang meragukan keturunan Nabi Muhammad SAW maka seharusnya ana aja," tuturnya.

"Jadi jangan semua habaib itu dikatakan seperti itu, kalau memang ana urusan sama ana yang dianggap kontroversial ya ana aja," tambahnya.

Lanjut, pengasuh Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin Bogor itu juga merespons soal tuduhan Guru Gembul kepada dirinya yang menganggap dirinya selalu bertindak kasar.

Ia menyebutkan cara tindakan kasar yang kerap dilakukan oleh dirinya karena mempunyai alasan mendasar untuk menegakkan kebenaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan bahwa, dirinya pernah menangani orang-orang mengaku habib dianggap bisa memberikan pemahaman tidak sesuai ajaran agama Islam.

"Perlu ana jelaskan buat si Gembul bahwasanya kasus ana itu, ana menganiaya habib palsu itu yang harus Gembul tahu," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Operasi pemadaman kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, melibatkan teknologi mutakhir. 
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa bakal menerbitkan skema layer baru tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang ditarget efektif pada Juni 2026.
Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Insiden kebakaran hebat yang melanda deretan gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, diiringi dengan rentetan ledakan keras. 

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT