News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepuasan Jemaah Haji 2024 Masuk Kategori Memuaskan, Ini Tanggapan Kemenag

Dalam data yang dirilis, melaporkan indeks kepuasan haji 2024 jemaah Indonesia (IKHJI). sangat memuaskan dengan mencapai angka (skor) 88,20. Simak penjelasan..
Jumat, 20 September 2024 - 19:58 WIB
Kepuasan Jemaah Haji 2024 Masuk Kategori Memuaskan, Ini Tanggapan Kemenag
Sumber :
  • dok.laporan BPS soal Kepuasan Haji

-Penilaian untuk Hotel mendapatkan nilai 89,75 atau tambah 0,86 poin dari 88,89.

-Penilaian untuk Petugas Haji mendapatkan nilai 88,97 atau tambah 1,47 poin dari 87,50.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

-Penilaiann untuk Konsumsi Non-Armuzna mendapatkan nilai 88,75 atau tambah 2,30 poin dari 86,45.

-Penilaian untuk Ibadah mendapatkan nilai 88,02 atau tambah nilai 1,58 poin dari 86,44.

-Penilaian untuk Lainnya (umum) mendapatkan nilai 86,66 atau tambah nilai 2,88 poin dari 83,78.

-Penilaian untuk Transportasi Bus Armuzna mendapatkan nilai 85,20 atau tambah nilai 6, 84 poin dari 78,36.

-Penilaian untuk Konsumsi Armuzna mendapatkan nilai 84,77 atau tambah 11,20 poin dari 73,57.

-Penilaian untuk Tenda mendapatkan nilai 76,10 atau tambah 3,16 poin dari 72,94.

 

"Semua jenis layanan telah mencapai kriteria 'sangat memuaskan', kecuali layanan tanda dan konsumsi Armuzna," jelas bunyi laporan BPS.

Maka berdasarkan data itu, secara umum, jemaah haji Indonesia telah menerima semua pelayanan yang diberikan oleh pemerintah secara “sangat memuaskan”.

"Hasil survei BPS tahun 2024 indeks kepuasaan jemaah haji sebesar 88.20,” ujar Kepala Subdirektorat Pengembangan Basis Data BPS Joko Parmiyanto.

Sehubungan dengan naiknya indeks kepuasan Haji, disampaikan Hilman Latief karena adanya kerjasama baik antar petugas yang bertugas. 

Namun, untuk urusan seputar layanan Tenda Haji, diakui memang perlu adanya perbaikan lebih baik kedepannya.

"Dari sisi petugas itu cukup diapresiasi banyak tadi sudah saya sampaikan di paparan bahwa beberapa itu petugas diapresiasi. Tentang tenda, tadi nilainya masih rendah ya Pak, 70 sekian nanti untuk pemenang langkahnya ke depan," ungkapnya .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi begini, tendanya itu bagus, banyak, tapi memang jemaahnya banyak jadi maksudnya tenda itu adalah lebih kepada maknanya ya, kepada kapasitas, sebetulnya rasio jumlah jemaah kita di satu lokasi tertentu untuk menempati tenda-tenda digunakan oleh mereka yang ramai," sambung Hilman.

"Kemarin karena masalah kepadatan kalau padatnya iya, tugas dari Kementerian Agama menjaga bagaimana agar jangan sampai terjadi kepadatan berlebihan tentu dari sini, masalah infrastrukturnya itu kewenangan dari pemerintah setempat," pesan Hilman Latief menjawab pertanyaan wartawan. (klw) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT