News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertemu Presiden China Xi Jinping, Raja Malaysia Gagas Titik Temu Peradaban Tionghoa-Islam

Titik temu dan saling belajar antara dua perdadaban besar, yakni Tionghoa dan Islam dijajaki dengan pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Raja Malaysia  di Beijing. 
Minggu, 22 September 2024 - 05:57 WIB
Pertemuan bilateral Presiden China Xi Jinping dan Raja Malaysia Sultan Ibrahim
Sumber :
  • ANTARA

Beijing, tvOnenews.com -Titik temu dan saling belajar antara dua perdadaban besar, yakni Tionghoa dan Islam dijajaki dengan pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Raja Malaysia  di Beijing. 

"Presiden Xi Jinping menunjukkan bahwa meski China dan Malaysia saling berhadapan di seberang lautan tapi persahabatan kedua negara telah berjalan selama ribuan tahun. Kedua negara memperdalam pertukaran masyarakat dan saling belajar antara peradaban Tiongkok dan peradaban Islam," demikian disebutkan dalam pernyataan tertulis di laman Kementerian Luar Negeri China pada Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sultan Ibrahim, Raja Malaysia yang baru naik tahta pada 31 Januari 2024 bertemu dengan  Presiden Xi Jinping pada Jumat (20/9) sore di Balai Besar Rakyat, Beijing sebagai bagian dari lawatan kenegaraan pertama 

Sejak terjalinnya hubungan diplomatik pada 1974, China dan Malaysia disebut selalu hidup rukun dan saling membantu, China juga sedang mendorong keterbukaan dan dapat menjadi peluang baru bagi kerja sama antara China dan Malaysia.

"China ingin bekerja sama dengan Malaysia untuk meneruskan tradisi baik mereka, menjadi tetangga dekat yang bersahabat selama beberapa generasi, mitra tulus yang bekerja sama untuk pembangunan, sahabat karib seperti layaknya saudara dan kekuatan penting untuk bersama-sama mempromosikan perdamaian dan mendorong pembangunan masing-masing," demikian disebutkan dalam pernyataan tersebut.

Presiden Xi menekankan bahwa China ingin mengintensifkan lawatan tingkat tinggi dengan Malaysia, meningkatkan komunikasi strategis, dan saling mendukung dalam isu-isu kepentingan inti masing-masing negara.

China juga disebut mendukung konsep "Malaysia yang makmur" dan bersedia berbagi pengalaman dengan pemerintahan Malaysia, memperkuat strategi pembangunan, bersama-sama membangun "Belt and Road Initiative" berkualitas tinggi, dan bersama-sama melaksanakan proyek-proyek utama seperti "Two Countries, Two Parks" dan "East Coast Railway", memperkuat kerja sama bidang pertanian dan pengentasan kemiskinan, memanfaatkan potensi kerja sama industri teknologi tinggi seperti energi baru dan ekonomi digital.

"Selain itu juga dapat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, penelitian ilmiah bersama dan saling pengertian di antara masyarakat. China dan Malaysia adalah bagian penting di Asia-Pasifik sebagai sesama negara berkembang dan 'emerging market'," demikian dalam keterangan tersebut.

Presiden Xi juga mengatakan mendukung Malaysia saat menjadi ketua bergilir ASEAN pada tahun depan dan bersedia bekerja sama dengan Malaysia untuk mempromosikan kerja sama Asia Timur dan integrasi ekonomi regional, memperkuat komunikasi dan koordinasi mengenai isu-isu penting dan internasional, serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas regional.

Sedangkan Sultan Ibrahim mengatakan bahwa Malaysia adalah salah satu negara ASEAN pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan China sekaligu yang menjalin kemitraan strategis komprehensif dengan Tiongkok.

"Hubungan Malaysia-Chinadidasarkan pada rasa saling percaya dan saling menghormati. Malaysia mengapresiasi konsep pembangunan pemerintah China yang berpusat pada rakyat, mendukung inisiatif pembangunan global, inisiatif keamanan global, dan inisiatif peradaban global yang diusulkan Presiden Xi Jinping serta menganggap China sebagai mitra yang dapat dipercaya," kata Sultan Ibrahim.

Malaysia, menurut Sultan Ibrahim, berkomitmen untuk mengembangkan kemitraan yang kuat dengan China demi kemajuan bersama dan menjadi rekan dalam perjalanan menuju modernisasi.

"Malaysia telah memperoleh banyak manfaat dari pembangunan bersama inisiatif 'Belt and Road' dan ingin memperdalam kerja sama di bidang investasi ekonomi dan perdagangan, infrastruktur, konektivitas, budaya, pendidikan dan bidang lainnya," tambah Sultan Ibrahim.

Malaysia juga bersedia bekerja sama dengan China untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan dan sebagai ketua bergilir ASEAN pada 2025, dan pemimpin hubungan ASEAN-Tiongkok, Malaysia akan berperan aktif dalam mendorong pengembangan kemitraan strategis komprehensif antara ASEAN dan China.

"Malaysia sangat mengapresiasi sikap China yang adil dan adil terhadap masalah Palestina dan bersedia memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan China dalam urusan internasional dan regional," katanya.

Sebelum pertemuan berlangsung, Presiden Xi Jinping mengadakan upacara kenegaraan bagi Sultan Ibrahim di Aula Utara Balai Besar Rakyat.

tvonenews

Upacara itu diawali dengan tembakan meriam sebanyak 21 kali di Lapangan Tiananmen dan penghormatan pasukan. Kedua kepala negara lalu meninjau pasukan dengan band militer memainkan lagu kebangsaan China dan Malaysia. Pada malam harinya Presiden Xi mengadakan jamuan makan malam selamat datang untuk Sultan Ibrahim di Aula Emas yang juga dihadiri Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Pada 2023, China menjadi rekan dagang Malaysia terbesar dalam 15 tahun berturut-turut, mencapai 450,84 miliar ringgit Malaysia (RM) atau sekitar Rp1,6 kuadriliun yang menyumbang 17,1 persen perdagangan global Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perdagangan kedua negara terus meningkat pada pertengahan 2024 yang mencatat sebesar RM234,09 miliar (sekitar Rp846,8 miliar) berbanding dengan RM214,87 miliar (sekitar Rp174,4 triliun) pada pertengahan tahun 2023.

Pada kuartal pertama 2024, 24 proyek telah disepakati pelaksanaannya dengan jumlah investasi sebesar RM3,4 miliar (sekitar Rp12,2 triliun).(ant/bwo)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT