News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Abanda Herman? Eks Bek Asing Persija Jakarta Rela Mualaf Terpukau dengan Kebiasaan di Klub Liga 1 ini

Abanda Herman menjadi bek asing Persija Jakarta dan Persib Bandung menakutkan pada eranya ternyata mempunyai kisah mualaf dari kebiasaan pemain klub Liga 1 ini.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 19:41 WIB
Mantan bek asing Persija Jakarta, Abanda Herman (kanan)
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Mantan pemain asing Persija Jakarta, Abanda Herman mempunyai kisah mualaf selama berkiprah di sejumlah klub Liga 1.

Mantan bek Persija Jakarta itu menjadi pemain asing yang telah merumput di berbagai kompetisi Liga Indonesia sejak era 2000-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abanda Herman mempunyai postur tubuh yang sangat ideal untuk menjadi seorang bek sebagai benteng pertahanan klubnya.

Abanda Herman memiliki tinggi sekitar 192 cm membuat mantan bek asing Persija Jakarta itu dianggap sangat kokoh dalam mempertahankan gol dari lawannya.

Pemain asing asal Kamerun itu mengawali kariernya bermain di sejumlah klub Liga 1 Indonesia sejak 2004.

tvonenews

Abanda Herman pertama kali memperkuat klub Indonesia saat berkostum PSM Makassar.

PSM Makassar menjadi bukti dirinya pertama kali berkiprah di berbagai kompetisi Liga Indonesia pada 2004 sampai 2005.

Kemudian, ia berseragam Persija Jakarta setelah dua tahun bersama PSM Makassar.

Bek asing itu menjadi bagian skuad Macan Kemayoran lumayan cukup lama.

Persija Jakarta menggunakan jasanya sebagai benteng pertahanan mengerikan pada 2006 sampai 2010 di era Liga Super Indonesia.

Namun, ia harus berlabuh ke Persema Malang pada 2010 sampai 2011 setelah empat tahun bersama Macan Kemayoran.

Meski demikian, ia pernah merebutkan status pemain asing memiliki nilai yang mahal.

Ketika Abanda Herman berseragam Persija Jakarta mempunyai banderol senilai Rp1,35 miliar.

Hal itu membuat dirinya pemain termahal dalam eranya mengalahkan mantan legenda penyerang Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas yang nilainya berselisih Rp200 juta.

Kemudian, Abanda Herman mempunyai kisah menarik menjadikan dirinya mualaf saat dipinang oleh Persib Bandung pada 2011.


Abanda Herman saat membela Persib Bandung. (Antara)

Abanda Herman harus memeluk agama Islam saat mendapatkan hidayah ketika bersama Persib Bandung.

Momen bek tengah asing itu sah menjadi mualaf dan seorang muslim setelah mengucap dua kalimat syahadat.

Ia membaca dua kalimat syahadat saat berada di Masjid Nurul Iman, Babakansari, Bandung pada 18 April 2013.

Ia pun mengganti namanya setelah mualaf menjadi Ahmad Abanda Herman.

Eks bek Macan Kemayoran itu sempat memberikan pengakuan alasan dirinya mualaf lantaran menemukan kedamaian saat di Persib Bandung.

Ia menuturkan dirinya kerap kali menyaksikan shalat berjamaah yang dilakukan oleh para pemain Maung Bandung.

Dari para pemain Persib selalu menyempatkan shalat berjamaah membuat Abanda Herman terpikat hingga memutuskan menganut agama Islam.

Bek tengah kini usia 40 tahun itu juga mendapat kesaksian proses mualaf saat didampingi oleh mantan pelatih Persib Bandunng, Djadjang Nurdjaman.

Tak hanya Djadjang Nurdjaman, dua pemain Pangeran Biru yakni Airlangga Sucipto dan Maman Abdurrahman turut menyaksikan dirinya mengucap kalimat syahadat.

Namun, ia harus berpisah dari Persib Bandung lantaran manajemen melakukan perombakan skuad secara total.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu membuat Abanda Herman harus berlabuh ke PS Barito Putera pada 2013 setelah memperkuat Persib Bandung.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri buka suara soal kelanjutan pelayangan laporan pencemaran nama baik Azizah Salsa usai dirinya melakukan pertemuan dengan Youtuber, Muhammad Jannah alias Bigmo dan memaafkan perbuatannya.
Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim mengungkap alasan pemain naturalisasi Timnas Indonesia diduga mempertahankan paspor ganda. Ia menyinggung kontrak besar di klub
Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Waketum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin menegaskan, pelaku usaha membutuhkan kepastian kebijakan, bukan tambahan ketidakpastian yang berpotensi mengganggu iklim investasi.
Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Jepang jadi Andalan, Menaker Genjot Pengiriman WNI Lewat Program Magang

Jepang jadi Andalan, Menaker Genjot Pengiriman WNI Lewat Program Magang

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengungkapkan bahwa pengiriman peserta magang ke luar negeri terus ditingkatkan, Jepang masih menjadi tujuan dominan.
Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Agung Sedayu Group kembangkan hutan lindung Banten jadi wisata hijau. Fokus pada rehabilitasi mangrove, fasilitas publik, dan infrastruktur.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT