GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahas Perdebatan dengan Guru Gembul Masih Berlanjut, Ustaz Nuruddin Temui Arie Utung

Ustaz Nuruddin mendatangi acara podcast Arie Untung membahas lebih lanjut perdebatan yang sempat dilakukannya dengan Guru Gembul karena viral di media sosial.
Selasa, 15 Oktober 2024 - 19:42 WIB
Ustaz Nuruddin (kiri) dan Guru Gembul (kanan)
Sumber :
  • Kolase Facebook/Muhammad Nuruddin & Instagram/@gurugembul

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Nuruddin bertemu Arie Untung membahas lebih lanjut perdebatan yang sempat dilakukan dengan Guru Gembul.

Ustaz Nuruddin membicarakan perdebatan Guru Gembul di acara podcast Arie Untung di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini saya bertolak ke Jakarta untuk memenuhi dua undangan. Sama-sama podcast, salah satunyaa dengan Mas Arie Untung yang akan ditayangkan melalui kanal YouTubenya," tulis Ustaz Nuruddin dalam Facebook pribadinya, Selasa (15/10/2024).

Namun, nama lengkapnya, Ustaz Muhammad Nuruddin menjelaskan diskusi dengan Guru Gembul dalam beberapa waktu lalu membuat dirinya semakin terbuka. Khususnya ia mengakui menemukan kehidupan baru setelah perdebatan tersebut.

"Saya hanya memohon kepada Allah SWT agar dihindarkan dari sifat-sifat yang tidak layak tertanam dalam diri seorang hamba," tuturnya.

Ustaz Nuruddin temui Arie Kuntung berbicara perdebatan dengan Guru Gembul
Ustaz Nuruddin temui Arie Kuntung berbicara perdebatan dengan Guru Gembul
Sumber :
  • Facebook/Muhammad Nuruddin

 

Menurut Nuruddin, dirinya tidak ingin menjadi tinggi hanya demi mendapatkan popularitas. Hal ini mengacu kemenangan telak dari Guru Gembul setelah melakukan diskusi berbasis perdebatan.

Ia menganggap bahwa popularitas hanya menimbulkan penyakit. Meski ketenaran juga bisa membawa kebaikan.

"Tergantung bagaimana kita menyikapinya," katanya.

Ia menyampaikan harapan agar jalan hidupnya senantiasa tidak pernah lelah dalam menebarkan ajaran Islam sebagai agama kebenaran dari Allah SWT.

"Syariat yang telah didakwahnya oleh Nabi-Nya. Dan tentunya khazanah keilmuan para ulama terdahulu," jelasnya.

Ustaz Nuruddin menuturkan banyak pikiran dan pandangan telah bermunculan. Perbedaan tersebut bisa merusak nilai agama.

Ia berpendapat pola pikir tersebut harus dibalas secara sigap dan kritis agar tidak menyebabkan adanya penyimpangan agama.

"Agama adalah hal terpenting dalam hidup. Baik sekarang maupun nanti. Suatu saat nanti kita pasti akan mati. Yang bisa kita bawa sebagai bekal adalah iman dan amal saleh, dalam balutan kehambaan mutlak di hadapan Allah SWT," terang Nuruddin.

Ia menegaskan jika dua hal tersebut tidak diterapkan akan menimbulkan kerugian dalam memahami agama. Ia juga menambahkan rasa penyesalan selalu melanda pada diri sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

"Saudara, hati-hatilah dalam beragama, karena agama adalah modal termahal dalam hidup Anda, yang manfaatnya akan Anda bawa sampai ke alam sana," tandasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Operasi pemadaman kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, melibatkan teknologi mutakhir. 
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa bakal menerbitkan skema layer baru tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang ditarget efektif pada Juni 2026.
Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Insiden kebakaran hebat yang melanda deretan gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, diiringi dengan rentetan ledakan keras. 

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT