Setelah Shalat Tahajud Jangan Langsung Beranjak agar Rezeki Berlimpah, Ustaz Khalid Basalamah Sarankan Baca Surat ini
- Kolase tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official & iStockPhoto
tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah mengupas tuntas amalan meraih rezeki. Salah satu waktu dahsyatnya, shalat Tahajud menjadi momentum terpopuler dikejar umat Muslim.
Perihal shalat Tahajud, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan rezeki akan langsung diguyur oleh Allah SWT pada waktu sepertiga malam.
Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan ketetapan rezeki telah tertuang dalam Lauhulmahfuz. Setiap makhluk hidup pasti mendapat haknya memperoleh rezeki.
Namun, kata Ustaz Khalid Basalamah, banyak orang mukmin salah kaprah limpahan rezeki dari Allah SWT selalu diartikan tentang harta dan kebutuhan pokok. Itu yang membuat mereka rutin menunaikan shalat Tahajud.
"Banyak umat Islam yang tidak memahami tentang rezeki. Mereka hanya terfokus terus di masalah duit, makanan, pakaian, rumah, kendaraan hanya sekitar materi saja," ungkap Ustaz Khalid Basalamah dinukil dari kanal YouTube Khalid Basalamah Official, Sabtu (25/10/2024).
- Istockphoto
Meski demikian, penceramah yang lahir di Makassar itu menyatakan rezeki harus tetap diusahakan oleh makhluk hidup. Itu berasal dari firman Allah SWT.
"Dan rezeki ini yang menyiapkan dan tidak pernah habis stoknya dalam menyiapkan hanya satu, Allah SWT," tuturnya.
Dalam beberapa surat dari Al Quran, orang yang berusaha mencari rezeki dipastikan mereka akan merasakan hasilnya. Bahkan tidak pernah berhenti sampai sakaratul maut.
Itu merupakan bentuk balasan dan janji dari Allah SWT. Hamba-Nya telah melakukan usaha secara maksimal melalui berbagai usaha mereka.
Ia menuturkan walaupun tidak pernah habis atas hasilnya, namun hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui bentuk rezeki dilimpahkan kepada hamba-Nya.
"Tidak pernah ada yang bisa menyiapkan kebutuhan seluruh makhluk non-stop dan tak pernah habis juga stoknya kecuali ditentukan Allah," terangnya.
Pendakwah dari golongan Salafi itu, menyatakan agar usahanya dilakukan pada waktu Tahajud. Ia mengambil dari kisah pertemuan antara pengusaha dan seorang ulama.
Kisah seorang pengusaha menemui ulama yang tinggal di Jeddah, Arab Saudi. Pertemuannya pun membahas seputar bagaimana cara meraih rezeki dengan mudah.
Load more