Boleh atau Tidak Shalat Witir di Waktu Subuh? Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Waktu Terbaiknya setelah Kerjakan ini
- tvOne Digital
Bagi pendakwah kelahiran asal Makassar itu, shalat Witir masih dibolehkan meski telah masuk Subuh didasari dengan penjelasan salah satu hadits. Bahkan, ada anjuran yang melegakan umat Muslim saat telat mengerjakan amalan sunnah tersebut.
"Hadis Bukhari menjelaskan masalah itu bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kalau kalian dengarkan adzan segeralah berwitir, segerahlah berwitir artinya masih bolehkan," terangnya.
Meski demikian, pendakwah karismatik aliran Salafi tersebut menegaskan waktu terbaik shalat Witir. Setelah menunaikan Fardhu' terakhir dalam sehari, yakni Isya sebagai momentum tepatnya.
"Pertama kali saya sarankan Antum shalat witir seperti sekarang nih bada Isya gitu kan, itu lebih baik," katanya.
Ustaz Khalid kembali menjelaskan jika ada orang mukmin bersikeras tetap mengutamakan shalat Tahajud daripada Witir. Contohnya, Tahajud tetap dikerjakan pada sepertiga malam.
"Dan nanti kecuali kalau Antum memang sudah terbiasa bangun jam dua, setengah tiga masih panjang jeda waktu menjelang Subuh, itu baru," terangnya.
Namun, ia tetap berpesan selain setelah shalat Isya. Anjuran terbaik lainnya menjelang tidur malam. Itu merupakan cara seorang mukmin tidak kepikiran lagi soal ibadahnya.
"Kalau enggak, saran saya jangan tinggalkan Witir sebelum tidur baik sebelum nanti, sebelum atau habis Isya langsung shalat Witir," tuturnya.
Soal waktu pelaksanaan Witir sebelum tidur, ia menegaskan pendapat tersebut telah disepakati oleh berbagai pihak.
"Itu sudah disepakati oleh para ulama berangkat daripada Hadits Bukhari di mana sahabat-sahabat menyampaikan," katanya.
"Di antaranya Abu Hurairah Anhu yang mengatakan saya diwasiatkan ada tiga hal yang tidak pernah tinggalkan selama hidup saya," lanjut dia.
"Puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat shalat Dhuha, dan saya tidak pernah tidur kecuali saya sudah Witir," tandasnya.
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)
Load more