News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Bersikeras Ingin Bela Timnas Indonesia, Saudara Kembar Asal Jepang ini dengan Polosnya Akui Penganut Agama Islam

Dua pemain berstatus saudara kembar asal Jepang blak-blakan ingin membela Timnas Indonesia. Mereka mengakui punya darah keturunan keluarga penganut agama Islam.
Jumat, 1 November 2024 - 17:31 WIB
Riku Matsuda dan Riki Matsuda, saudara kembar asal Jepang keturunan Jawa ingin bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase Instagram/@riku_matsuda_02_official/@riki_matsuda_official

tvOnenews.com - Dua pemain menyandang status saudara kembar asal Jepang pernah mengutarakan keinginannya menjadi bagian Timnas Indonesia. Mereka mengakui berasal dari keturunan keluarga penganut agama Islam dari Jawa.

Saudara kembar asal Jepang ini bersikeras ingin memperkuat Timnas Indonesia, karena memiliki keluarga kelahiran dari tanah Jawa. Meski sampai saat ini masih belum menemukan verifikasi pernyataannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua nama pemain keturunan keluarga memegang kepercayaan agama Islam itu mencuat saat ini. Pasalnya, Jepang akan bertandang untuk melawan Timnas Indonesia.

Pertandingan antara Jepang dan Timnas Indonesia akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 15 November 2024.

Kick Off pukul 19.00 WIB, Jepang harus bermain pada malam dalam pertemuan kelima di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

tvonenews

Namun, Jepang masih kokoh mempertahankan posisinya pada peringkat pertama. Sejak awal, Samurai Biru tidak pernah bergeser di puncak klasemen.

Australia menjadi salah satu tim langganan Piala Dunia juga tidak bisa berada di puncak klasemen. Socceroos hanya mampu menorehkan lima poin saat ini.

Sedangkan, Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong baru membukukan tiga poin. Garuda belum kunjung merasakan kemenangan, karena selalu imbang dan menelan satu kekalahan atas China.

Meski demikian, Samurai Biru yang kokoh di puncak klasemen tidak menjadi daya tarik bagi dua pemain dari wilayahnya sendiri. Saudara kembar ini bermain di kompetisi J League.

Saudara kembar itu adalah Riki Matsuda dan Riku Matsuda. Dua pemain yang lahir pada 24 Juli 1994 di Osaka.

Dinukil tvOnenews.com dari kanal YouTube resmi J League, Jumat (1/11/2024), dalam suatu kesempatan, Riki Matsuda dan Riku Matsuda menceritakan tentang keturunannya pada sesi wawancara.

Presenter dari J League memberikan sejumlah pertanyaan kepada Riki Matsuda dan Riku Matsuda. Temanya seputar mengungkapkan keturunan kedua pemain ini konon katanya memiliki darah keturunan Indonesia.

J League telah mengetahui bahwa mereka diisukan berasal dari keturunan Jawa. Bahkan, keluarganya dari lingkungan Muslim.

Sosok sang ayah menjadi alasan mereka keturunan dari Jawa. Masalah spiritualnya, saudara kembar itu memegang kepercayaan agama Islam.

Pasalnya, masyarakat Jawa bermayoritas penganut agama Islam. Hal itu berbeda dengan budaya di Jepang. Namun pada momen itu, Riki dan Riku memperlihatkan kepolosannya.

Dalam sesi jawaban pertama, Riku mengambil kesempatannya. Pemain Gamba Osaka itu sangat polos memberikan jawaban perihal kebutuhan spiritualnya.

Soal agama, Riku merasa terheran-heran dengan pertanyaan dari sang presenter. Ia belum mengenal tentang agama Islam. Apalagi, salah satu kepercayaan menjadi mayoritas di Tanah Jawa.

Saudara kembar asal Jepang dari darah keturunan Jawa, Riku Matsuda dan Riki Matsuda akui ingin bermain di Timnas Indonesia
Saudara kembar asal Jepang dari darah keturunan Jawa, Riku Matsuda dan Riki Matsuda akui ingin bermain di Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/@riki_matsuda_official

Ā 

Presenter dari J League kembali mempertegaskan pertanyaan ini. Kebetulan telah memperdalam tentang alasan orang-orang Jawa menganut agama Islam.

Riku yang masih bingung langsung bertanya kepada Riki perihal keyakinan agamanya.

"Benarkah kita orang Islam?," tanya Riku dengan wajah bingungnya kepada Riki.

"Dulu kami makan dengan tangan kanan loh. Jadi kami orang Islam, saya juga baru tahu," sambungnya.

"Kita mungkin orang Islam, harus tanya ke ayah dulu," tambahh dia lagi.

Setelah itu, presenter menyinggung tentang Timnas Indonesia. Sang ayah dari Jawa memunculkan rasa penasaran dari J League.

Presenter memberikan pertanyaan terkait adanya keinginan Riki dan Riku membela Garuda. Apalagi, Timnas Indonesia diisi banyak pemain keturunan saat ini.

"Kalau bisa ingin mencoba. Tetapi saya belum tau level persepakbolaan di Indonesia. Selain itu, memang bisa bermain di Timnas (Indonesia)," jelas Riku.

Bek kanan Gamba Osaka itu mengetahui proses agar bisa berlaga bersama Garuda sangat sulit. Apalagi, ia lahir di Jepang untuk mengurus perpindahan status kewarganegaraannya.

"Harus beberapa tahun di sana dulu baru bisa. Ya, kalau memang bisa saya ingin coba juga," tuturnya.

Selain Timnas Indonesia, Riku yang pernah bermain bersama Riki juga memiliki keinginan sebagai pemain profesional berlaga di klub Tanah Air.

"Mungkin suatu saat nanti, saya juga mau main (Liga Indonesia). Bagaimana pun kan ini negara yang saya suka karena dari ayah. Saya ingin main di sana ke depannya," ngaku Riku.

Sementara, Riki mendapat kesempatan untuk menjelaskan keinginannya bisa membela Timnas Indonesia. Namun, ia masih belum mendapatkan informasi segala hal tentang sepak bola di Tanah Air.

Riki hanya membela sejumlah klub di Liga Jepang, J League selama menjalani profesinya sebagai pesepak bola.

"Kalau level sepak bola negara (Timnas Indonesia) saya belum tau. Kalau soal keinginan pasti ada," ungkap Riki Matsuda.

"Pertama, berarti kita harus ke sana lebih dulu (Indonesia)," kata dia menambahkan.

Soal klub di Indonesia, ia memberikan jawaban berbeda dari Riku yang mempunyai impian bisa berlabuh ke Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang juga saya terpikirkan soal hal itu," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Dari prestasi gemilang hingga sorotan harta kekayaan miliaran rupiah.
Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Barcelona dikabarkan siap protes ke UEFA usai kalah 0-2 dari Atletico. Hansi Flick murka soal keputusan wasit dan VAR yang dinilai rugikan Blaugrana.
Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: ā€œSaya Tidak Tahu Apa-Apaā€

Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: ā€œSaya Tidak Tahu Apa-Apaā€

Haji Her penuhi panggilan KPK terkait kasus Bea Cukai. Pengusaha tembakau asal Madura mengaku tidak tahu soal perkara yang diselidiki.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai ā€œpusat badaiā€ yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai ā€œpusat badaiā€ yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT