News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Federasi Bahrain Sebut Netizen Tak Sesuai Norma Islam Buntut Rampok Timnas Indonesia? Ustaz Subki Beri Respons

Ustaz Subki Al Bughury menyoroti pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) usai rampok Timnas Indonesia. BFA singgung netizen tidak sesuai norma Islam.
Senin, 4 November 2024 - 22:33 WIB
Penggawa Timnas Indonesia duel dengan pemain Bahrain
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Ustaz Subki Al Bughury menyoroti pernyataan dari Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) setelah merampok kemenangan Timnas Indonesia.

Ustaz Subki Al Bughury menyinggung pernyataan federasi Bahrain yang menyentil netizen karena dianggap merugikan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan Bahrain menjamu Timnas Indonesia masih menyisakan kekesalan masyarakat Indonesia. Hal ini tidak lepas dari keputusan wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf.

Adapun laga Bahrain saat menjamu Timnas Indonesia telah digelar di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10/2024).

tvonenews

Kala itu, Timnas Indonesia telah unggul dengan skor 2-1. Namun, wasit Ahmed Al Kaf tidak kunjung meniupkan peluitnya.

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes harus kecolongan. Gawangnya pun dibobol oleh gelandang Bahrain, Mohammed Marhoon pada menit ke-90+9.

Semestinya ketentuan extra time menunjukkan pada menit ke-90+6. Gol kedua Bahrain pun memicu kontroversi.

Pertandingan kontroversial ini sempat menjadi trending topic. Bahkan FIFA turut merespons hasil akhir laga Timnas Indonesia dijamu Bahrain pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Selain Bahrain, wasit Ahmed Al Kaf juga menjadi sasaran empuk dari netizen. Itu tidak lepas keputusannya yang menjadi cikal bakal kontroversi pertandingan ini besar.

Pemain Timnas Indonesia saat melawan Bahrain.
Pemain Timnas Indonesia saat melawan Bahrain.
Sumber :
  • AFC

 

Ketakutan BFA mulai mencuat sejak bikin pernyataan pertandingan Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain pada leg ke-2.

BFA meminta AFC dan FIFA memindahkan pertandingan di luar Indonesia. Namun, pernyataan itu ditolak dan akan tetap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Namun begitu, ada satu kalimat pernyataan BFA yang menjadi sorotan. Federasi Bahrain itu sampai menyinggung netizen Indonesia tidak sesuai dengan ajaran dalam agama Islam.

"Asosiasi tersebut menyatakan ketidakpuasannya yang mendalam terhadap kampanye yang meresahkan dan tidak dapat diterima tersebut, karena kampanye tersebut tidak sesuai dengan prinsip, nilai-nilai dan norma-norma Islam, juga tidak mencerminkan kemajuan suatu negara," tulis BFA dalam pernyataan resminya di Instagram dikutip, Senin (4/11/2024).

Perihal ini, Ustaz Subki Al Bughury menjelaskan soal agama sampai dibawa oleh BFA dalam pertandingan yang merugikan Timnas Indonesia.

Ustaz Subki Al Bughury soroti pernyataan federasi Bahrain singgung norma Islam pasca rampok Timnas Indonesia
Ustaz Subki Al Bughury soroti pernyataan federasi Bahrain singgung norma Islam pasca rampok Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

Ustaz Subki memahami netizen kerap kali menyerang Bahrain karena dianggap melakukan cara agar mendapat poin.

"Mungkin mereka (netizen) mengungkapkan kekesalan bisa-bisa aja, kalau itu orang enggak ngumpat seperti itu," ungkap Ustaz Subki Al Bughury kepada tvOnenews di Jakarta, Senin.

Namun begitu, Ustaz Subki menyampaikan bahwa setiap manusia mempunyai kesalahan. Itu tidak dapat dihindari karena tak ada yang sempurna.

"Soal urusan agama Bahrain, atau buat Arab Saudi, atau buat Oman, manusia bisa salah," katanya.

Ia menjelaskan hubungan kedekatan antara orang Indonesia dan Arab. Keduanya memiliki suku atau etnis yang sangat erat dan tinggi.

"Jadi buat negara-negara Arab, walaupun Arab kan enggak selalu berbanding lurus dengan Islam aja sebenarnya," jelasnya.

"Yang main bola pakai jubah mungkin mereka pemahaman Islamnya juga belum tentu sama," sambung dia.

Ia juga menyayangkan terhadap kedua belah pihak karena sepak bola berujung membawa nama agama.

"Mereka (Bahrain) selalu samain kalau udah begini Islam, padahal belum tentu," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi jangan mengidentikkan negara atau siapa aja dengan Islam," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Main di Jakarta, Ruben Amorim Bongkar Rencana Taktik Bersama AC Milan Musim Ini: Tak Sama seperti di Manchester United

Main di Jakarta, Ruben Amorim Bongkar Rencana Taktik Bersama AC Milan Musim Ini: Tak Sama seperti di Manchester United

Pelatih anyar AC Milan, Ruben Amorim, mengungkap filosofi permainan yang ingin dibangunnya bersama Rossoneri. Juru taktik asal Portugal itu tegaskan satu hal.
Bareskrim Polri Gerebek Tempat Hiburan Malam di Bali, 53 Orang hingga Barbuk Narkoba Diamankan

Bareskrim Polri Gerebek Tempat Hiburan Malam di Bali, 53 Orang hingga Barbuk Narkoba Diamankan

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, penggerebekan ini dilakukan sekitar pukul 04.00 WIB.
Kim Sang-sik Sindir Ucapan Justin Hubner yang Ledek Vietnam usai Kalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Semua Turnamen Penting

Kim Sang-sik Sindir Ucapan Justin Hubner yang Ledek Vietnam usai Kalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Semua Turnamen Penting

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, akhirnya angkat bicara soal komentar Justin Hubner yang sindir kemenangan Vietnam atas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Industri TPT Menguat, Investasi Semester I-2026 Tumbuh 11,85 Persen

Industri TPT Menguat, Investasi Semester I-2026 Tumbuh 11,85 Persen

Nilai ekspor tekstil dan pakaian jadi pada Januari-Mei 2026 mencapai US$4,85 miliar, meningkat 1,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$4,77 miliar.
Gubernur Khofifah Lepas 1537 Kontingen Pramuka Jatim ke Jambore Nasional XII

Gubernur Khofifah Lepas 1537 Kontingen Pramuka Jatim ke Jambore Nasional XII

Gubernur Khofifah lepas 1537 anggota Kontingen Daerah Gerakan Pramuka Jatim yang akan ikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026.
Geger Temuan 955 Senjata Api hingga CD Porno, Kegiatan Belajar Sekolah Swasta di Jaksel Masih Berjalan Normal

Geger Temuan 955 Senjata Api hingga CD Porno, Kegiatan Belajar Sekolah Swasta di Jaksel Masih Berjalan Normal

Pengurus yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, menegaskan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal setelah temuan sekitar 995 senjata api di lingkungan sekolah

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT