News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBNU Luncurkan Institute For Humanitarian Islam

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meluncurkan Institute for Humanitarian Islam pada Senin (4/11/2024) malam.
Selasa, 5 November 2024 - 09:18 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat Meluncurkan Institute for Humanitarian Islam di Jakarta Pada Senin (4/11/2024)
Sumber :
  • LTN PBNU

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meluncurkan Institute for Humanitarian Islam pada Senin (4/11/2024) malam.

Peluncuran dilakukan pada kegiatan Gala Dinner Konferensi Internasional Humanitarian Islam di Hotel JW Marriot Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peluncuran tersebut, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, Humanitarian Islam berkembang pesat bahkan di wilayah Internasional. 

Oleh karena itu, pembentukan lembaga tersebut, kata Gus Yahya, berfungsi sebagai perekat hubungan NU dengan jejaring yang dimiliki, baik luar maupun dalam negeri.

“Fungsi dari lembaga ini nantinya menjadi simpul hubungan dengan jaringan-jaringan yang kita miliki, baik dalam negeri maupun luar negeri yang telah kami kembangkan,” jelas Gus Yahya. 

Gus Yahya kemudian menjelaskan, wacana humanitarian Islam merupakan kumpulan potret pengalaman bangsa Indonesia dalam menyikapi keberagaman. 

Hal ini karena, dengan keragaman bahasa, agama, etnis, suku dan sebagainya, Indonesia mampu bertahan hingga sekarang. 

Maka dari itulah Gus Yahya memperkenankan untuk menyebarkan wacana tersebut di berbagai belahan dunia melalui Institute for Humanitarian Islam.

“Kisah pengalaman keberhasilan Indonesia ini cukup berharga untuk diperkenalkan, disumbangkan ke tengah-tengah masyarakat internasional,” ujar Gus Yahya.

Dengan pengalaman Indonesia yang nantinya akan diberikan melalui Institute for Humanitarian Islam, Gus Yahya berharap dapat menjadi solusi bagi bangsa lain.

“Dengan harapan semoga menjadi inspirasi untuk menemukan jalan keluar dari berbagai masalah,” harap Gus Yahya.

Latar Belakang Berdirinya Institute For Humanitarian Islam


Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Direktur Eksekutif Institute for Humanitarian Islam Yaqut Cholil Qoumas saat Peluncuran Institute for Humanitarian Islam di Jakarta, Senin (4/11/2024)

Gus Yahya dalam menceritakan bahwa awal mula dari berdirinya Institute For Humanitarian Islam adalah dari konferensi sederhana di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

“Kami memperkenalkan wacana tentang Humanitarian Islam dan terminologi Humanitarian Iislam pada tahun 2017 melalui konferensi sederhana di tempat sederhana yaitu di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang,” terang Gus Yahya.

Saat itu kata Gus Yahya, hadir beberapa narasumber dari berbagai negara.

“Kemudian melahirkan apa yang kami sebut Gerakan Pemuda Ansor Tentang Islam untuk kemanusiaan,” jelasnya.

“Jadi terminologi asal, Islam untuk kemanusiaan artinya islam yang mengabdi untuk kemashahatan,” sambungnya.

Namun kata Gus Yahya istilah kemanusiaan atau humanity menurut narasumber yang dari negara lain berpotensi disalahpahami.

“Kemudian dibuat pelintiran maka diambilah kata Humanitarian,” jelas Gus Yahya.

Kemudian inilah yang berkembang jadi wacana yang cukup kuat di arena internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka diluncurkanlah lembaga yang  mewadahinya.

Peluncuran Institute for Humanitarian Islam dihadiri oleh Menteri Agama (Menag) RI Prof Nasaruddin Umar, Direktur Eksekutif  Institute for Humanitarian Islam Yaqut Cholil Qoumas dan Direktur Liga Muslim Dunia (MWL) Indonesia Abdurrahman Al-Khayyat serta para perwakilan duta besar dan sejumlah perwakilan menteri. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Di tengah berlanjutnya perundingan setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, lalu lintas kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, dan Pertamax Turbo turun mulai 1 Juli 2026.
Kang So-hwi Masih Jauh di Atas Megawati Hangestri, Intip Daftar Gaji Tertinggi Pemain Lokal Liga Voli Korea 2026-2027

Kang So-hwi Masih Jauh di Atas Megawati Hangestri, Intip Daftar Gaji Tertinggi Pemain Lokal Liga Voli Korea 2026-2027

Menariknya, gaji pemain lokal seringkali jauh di atas pemain asing baik dari kuota Asia mau pun non Asia. KOVO pun resmi mengumumkan daftar gaji yang diterima para pemain lokal pada Selasa (30/6/2026).

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT