News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Yahya Tak Persoalkan Pemilihan Ketum PBNU Melalui AHWA, Tapi Mekanisme Muktamar ke-Tetap Mengacu AD/ART

Mekanisme AHWA adalah penentuan pemimpin organisasi dilakukan melalui forum ulama yang memperoleh mandat khusus.
Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:19 WIB
Ketua Umum PBNU Gus Yahya di Unwaha, Tambakberas, Jombang, Sabtu malam (15/8).
Sumber :
  • tvOne - Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), wacana perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mencuat. Salah satu gagasan yang dengan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya tidak mempermasalahkan munculnya gagasan tersebut. Ia justru menilai setiap usulan perubahan sistem kepemimpinan terbuka untuk dibahas selama bertujuan membawa kemaslahatan bagi organisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Gus Yahya seusai menghadiri bedah buku pemikiran dan biografi KH Abdul Wahab Chasbullah di Auditorium Universitas KH Wahab Hasbullah (Unwaha), Tambakberas, Jombang, Sabtu malam (15/8).

“Kita bisa mendiskusikan apa saja asal niatnya adalah untuk kemaslahatan jamiyah,” kata Gus Yahya.

Wacana AHWA muncul sebagai alternatif terhadap mekanisme pemungutan suara dalam pemilihan Ketua Umum PBNU. Dengan mekanisme tersebut, penentuan pemimpin organisasi dilakukan melalui forum ulama yang memperoleh mandat khusus.

Namun, Gus Yahya mengingatkan agar perdebatan mengenai mekanisme kepemimpinan tidak bergeser menjadi pertarungan kepentingan politik praktis. Menurutnya, setiap perubahan yang hendak dilakukan harus mempertimbangkan kepentingan NU dalam jangka panjang.

“Yang terpenting bukan untuk kepentingan-kepentingan jangka pendek, bukan untuk kepentingan pragmatis, tapi sungguh-sungguh untuk kemaslahatan jamiyah Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Di tengah munculnya berbagai gagasan tersebut, Gus Yahya memastikan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tetap berpedoman pada konstitusi organisasi yang berlaku.

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Ia menegaskan, seluruh proses persidangan dan pengambilan keputusan dalam Muktamar ke-35 harus mengacu pada AD/ART NU yang berlaku saat ini.

“Existing constitution (konstitusi yang berlaku saat ini). Yang ada itu yang menjadi dasar utama pelaksanaan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, wacana perubahan mekanisme pemilihan tidak serta-merta mengubah tata cara pemilihan Ketua Umum pada Muktamar ke-35. Jika forum Muktamar nantinya menyepakati perubahan AD/ART, perubahan tersebut baru akan menjadi dasar penyelenggaraan Muktamar berikutnya.

“Kalau nanti di dalam muktamar ini ada keputusan untuk membuat perubahan-perubahan di dalam AD/ART, maka itu akan berlaku untuk Muktamar berikutnya, maksud saya yang ke-36,” jelas Gus Yahya. (roi/ias)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Pertamina Foundation resmi memulai operasional Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. 
Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Dalam acara tersebut tampak penari tengah berjoget sangat dekat dengan sejumlah laki-laki dari berbagai kalangan usia, mulai dari muda hingga pria paruh baya.
Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing yang meliputi wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, masih berlangsung hingga Jumat pagi (24/10/2026).
Kilang Balikpapan 99 Persen Rampung, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Kilang Balikpapan 99 Persen Rampung, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan -
Insanul Fahmi dan Inara Rusli Ingin Isbat Nikah, Kuasa Hukum Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi

Insanul Fahmi dan Inara Rusli Ingin Isbat Nikah, Kuasa Hukum Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi

Insanul Fahmi dan Inara Rusli ingin menggelar isbat nikah. Kuasa hukum mengungkap syarat administrasi yang harus diselesaikan sebelum proses dilanjutkan.
Kemendikdasmen: TKA SMA Dimulai 26 Oktober, Siswa Sakit dan Terdampak Bencana Bisa Ikut Ujian Susulan

Kemendikdasmen: TKA SMA Dimulai 26 Oktober, Siswa Sakit dan Terdampak Bencana Bisa Ikut Ujian Susulan

TKA SMA 2026 dimulai 26 Oktober. Simak jadwal lengkap gelombang 1 dan 2, ujian khusus PKBM dan pesantren, serta jadwal susulan bagi siswa terkendala.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT