News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Kebiasaan Shalat di Atas Kasur yang Empuk, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Ada Larangan dari Nabi Muhammad SAW

Ustaz Adi Hidayat telah melihat ada orang mukmin punya kebiasaan shalat di atas kasur yang empuk. Penyebabnya rata-rata tidak mempunyai sajadah untuk alasnya.
Sabtu, 9 November 2024 - 17:06 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) jelaskan larangan Nabi Muhammad SAW soal shalat di atas kasur yang empuk
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat sering mendengar beberapa orang mukmin mengerjakan shalat dengan caranya masing-masing.

Ustaz Adi Hidayat telah melihat ada orang mukmin memiliki kebiasaan shalat di atas kasur yang empuk. Penyebabnya rata-rata tidak mempunyai sajadah sebagai alasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalangan yang membiasakan shalat sampai memilih di atas kasur yang empuk terletak pada kaum laki-laki. Ustaz Adi Hidayat (UAH) akhirnya mengingatkan aspek dari segi tata cara dan syarat ibadah yang benar.

Sebelum ke pembahasan kasur yang empuk, UAH menerangkan secara detail soal rukun, tata cara, dan syarat sah shalat.

Ilustrasi shalat di atas kasur yang empuk
Ilustrasi shalat di atas kasur yang empuk
Sumber :
  • Facebook/Hadis Shahih

 

"Jadi enggak pake peci pun tidak apa-apa, dan bukan syarat shalat," ungkap UAH dinukil dalam YouTube taman bahagia, Sabtu (9/11/2024).

Kegunaan peci, menurut UAH, dapat menghalau dan merapikan rambut agar tidak melewati dari batas kening. Ini berfungsi saat sujud tetap menempel ke alas atau sajadah.

"Kecuali hal yang ringan, kalau ringan itu seperti mukena untuk perempuan. Atau misalnya seperti kain tertentu seperti sajadah, boleh," jelas dia.

"Sepanjang tidak terlampau empuk. Awas ingat, saya ingatkan," sambungnya.

Pada dasarnya, penceramah karismatik asal Pandeglang itu menyampaikan soal ibadah menggunakan alas yang sangat empuk. Ada larangan berasal dari Nabi Muhammad SAW saat umatnya sedang sujud.

Kebanyakan orang sampai menggunakan sajadah atau alas yang berbasis bantalan. Fungsinya agar tetap merasa nyaman saat sujud kepada Allah SWT.

"Kata Nabi, kalau engkau sujud, tempelkan dengan sempurna. Sehingga terasa, ada penempelan antara kening dengan tempat sujud," tuturnya.

Nabi Muhammad SAW lebih menganjurkan umatnya memilih alas lumayan keras dan tidak terlampau empuk. UAH menyebutkan sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh.

Ini telah menjadi penelitian oleh beberapa pihak termasuk tim medis soal keutamaan shalat selain meraih pahala besar.

"Itu enak, jadi kita tuh kayak sujud tuh mengalir kepuncak, kedalam kepala kita, ke bagian yang tengah ini," imbuhnya.

Meski begitu, ada beberapa hadits riwayat menerangkan shalat di atas kasur empuk masih boleh.

Dari Ibnu Abbas RA meriwayatkan hadits terkait shalat di atas kasur empuk, Rasulullah SAW bersabda:

أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ – وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ – وَالْيَدَيْنِ ، وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ

Artinya: "Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bagian anggota badan: (1) Dahi (termasuk juga hidung, beliau mengisyaratkan dengan tangannya), (2,3) telapak tangan kanan dan kiri, (4,5) lutut kanan dan kiri, dan (6,7) ujung kaki kanan dan kiri." (HR. Bukhari & Muslim)

tvonenews

Dalam Al Majmu Nomor 221, Imam Nawawi menerangkan kebolehan shalat di atas ranjang, seperti ini bunyinya:

"Syarat shalat Fardhu adalah menghadap kiblat. Seandainya sudah menghadap kiblat dan memenuhi rukun shalat, lalu shalat tersebut dilakukan di atas tandu atau ranjang (kasur) atau di atas punggung hewan tunggangan di mana dilakukan sambil berdiri, maka shalatnya tetap sah menurut pendapat yang paling kuat. Hal ini disamakan dengan shalat di atas perahu."

Shalat akan tetap sah apabila kondisi ranjang atau kasur masih suci, tidak bergerak atau berayun layaknya perahu di atas air, dan kening-hidungnya tetap menempel saat sujud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(udn/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami soal dugaan aliran uang di kasus korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar susunan pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana kedua tim sama-sama menurunkan pemain andalan termasuk ada Megawati Hangestri.
Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Pemerintah memastikan kinerja ekonomi Indonesia tetap tangguh pada kuartal pertama 2026, bahkan di tengah tekanan global yang belum mereda.
Niat Permalukan Dedi Mulyadi Soal Jalan Rusak, Pasangan Ini Malah Kena Skakmat KDM: Curiga Saya!

Niat Permalukan Dedi Mulyadi Soal Jalan Rusak, Pasangan Ini Malah Kena Skakmat KDM: Curiga Saya!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tanggapi video viral jalan rusak, berlubang, dan tergenang air di media sosial. KDM skakmat pasangan yang seolah menjatuhkan..
Bahlil Pastikan Cadangan LPG Indonesia Aman di Atas 10 Hari: Dapat Pasokan dari AS dan Australia

Bahlil Pastikan Cadangan LPG Indonesia Aman di Atas 10 Hari: Dapat Pasokan dari AS dan Australia

Bahlil menekankan bahwa Indonesia tidak bergantung pada jalur Selat Hormuz untuk pasokan LPG.
Harga Emas Ngegas Lagi, UBS dan Galeri24 Ikut Melonjak

Harga Emas Ngegas Lagi, UBS dan Galeri24 Ikut Melonjak

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Kamis 9 April 2026

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT