GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahmad Syafii Maarif Layak Jadi Pahlawan Nasional, Akademisi: Beliau Bapak Bangsa!

Cendekiawan asal Kabupaten Sijunjung Ahmad Syafii Maarif layak ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Senin, 11 November 2024 - 04:25 WIB
Almarhum cendekiawan Islam Ahmad Syafii Maarif
Sumber :
  • ANTARA

Padang, tvOnenews.com -Cendekiawan asal Kabupaten Sijunjung Ahmad Syafii Maarif layak ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Kontribusi Buya Syafii, saat memimpin PP Muhammadiyah dan setelahnya sangat besar bagi bangsa dan negara. Demikian benang merah pendapat sejarawan sekaligus guru besar sejarah dari Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat Prof Gusti Asnan.

"Buya Syafii Maarif adalah bapak bangsa dan hampir semua kalangan di Indonesia mengakui dia sebagai bapak bangsa," kata sejarawan sekaligus guru besar dari Unand Prof Gusti Asnan di Padang, Minggu.

Sebelumnya terdapat tiga usulan nama dari Ranah Minang yakni Khatib Sulaiman dan Syekh Sulaiman Ar-Rasuli dan Buya Syafii Maarif yang hingga kini belum ditetapkan sebagai pahlawan nasional.  

Syafii Maarif dianggap sebagai cendekiawan dunia yang banyak berkontribusi dalam bidang keilmuan, agama, budaya dan kebangsaan serta pemikiran-pemikirannya yang berkontribusi terhadap kemajuan Indonesia.

Meskipun terdapat pro dan kontra dari berbagai pihak, Prof Gusti menilai hal tersebut merupakan sebuah dinamika yang wajar mengingat tidak ada manusia yang sempurna semasa ia hidup.

"Memang ada perdebatan, dan akan selalu ada karena manusia itu bukan makhluk yang sempurna," ujar dia.

Selain Buya Syafii Maarif, sosok Khatib Sulaiman dan Syekh Sulaiman Ar-Rasuli atau yang lebih dikenal dengan Inyiak Canduang juga dinilai layak dan patut disematkan sebagai pahlawan nasional.

Syekh Sulaiman Ar-Rasuli merupakan ulama besar kelahiran Kabupaten Agam yang diketahui mendirikan Persatuan Tarbiyah Islamiyah atau Perti pada 1928. Tokoh ini juga dikenal luas figur yang menyebarluaskan gagasan "Adaik basandi syarak, syarak basandi kitabullah." Ia juga berperan besar mengusir penjajah dari Tanah Minangkabau.

Kemudian, Khatib Sulaiman gugur dalam Peristiwa Situjuah pada 15 Januari 1949 bersama 68 pejuang lainnya yang dibunuh oleh Belanda. Saat itu ia menjabat sebagai Ketua Markas Pertahanan Rakyat Daerah dalam struktur Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Atas kontribusi besar ketiganya, penulis buku berjudul "Pemerintahan Daerah Sumatera Barat: Dari VOC Hingga Reformasi" tersebut sudah sepatutnya pemerintah mengakui dan menyematkan gelar pahlawan nasional sebagai bentuk penghargaan tertinggi.

Meskipun belum menyandang status pahlawan nasional, Gusti Asnan optimistis ketiga segera ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah pusat. Sebab, setiap tahunnya hampir setiap daerah di tanah air selalu mengusulkan nama-nama untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Kementerian Sosial bersama Dewan Gelar Pahlawan tentunya akan menetapkan skala prioritas nama-nama yang lebih dulu dianugerahkan sebagai pahlawan nasional tanpa mengenyampingkan nama lainnya.(ant/bwo)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Terusik dengan Tingkah Teddy Pardiyana, Sule Tak Tahan Hingga Bongkar Perselingkuhan Teddy dan Lina Jubaedah

Terusik dengan Tingkah Teddy Pardiyana, Sule Tak Tahan Hingga Bongkar Perselingkuhan Teddy dan Lina Jubaedah

Hidup Sule kini tak bisa tenang lagi setelah Teddy Pardiyana mengusiknya dengan menggugat penetapan hak waris mendiang Lina Jubaedah. Kini ia bongkar semuanya
Disebut Ancam Keluarga Istri Pertama Pesulap Merah, Begini Jawaban Ratu Rizky Nabila

Disebut Ancam Keluarga Istri Pertama Pesulap Merah, Begini Jawaban Ratu Rizky Nabila

Keluarga mendiang Tika Mega Lestari mengaku diancam oleh Ratu Rizky Nabila, istri kedua Pesulap Merah. Ratu akhirnya buka suara dan memberikan tanggapan.
Bisa-bisanya Tak Masuk Daftar Top Skor, Megatron Justru Bawa Pertamina Enduro Lolos Final Four Proliga 2026?

Bisa-bisanya Tak Masuk Daftar Top Skor, Megatron Justru Bawa Pertamina Enduro Lolos Final Four Proliga 2026?

Tak masuknya Megawati dalam daftar top skor hari ini mungkin mengejutkan. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda: kontribusinya tetap menentukan arah
Beri pesan Haru, Salam Perpisahan Febri Hariyadi Bersama Persib Setelah 10 Tahun

Beri pesan Haru, Salam Perpisahan Febri Hariyadi Bersama Persib Setelah 10 Tahun

Cedera panjang hingga kalah bersaing di internal tim menjadi alasan Febri Hariyadi dipinjamkan Persib ke Persis Solo

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 putri, di mana perebutan tiket final four makin ketat termasuk untuk Bandung BJB Tandamata yang nasibnya masih di ujung tanduk.
Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Red Sparks tengah terpuruk di V-League 2025/2026 setelah menelan 10 kekalahan beruntun, memicu sorotan media Korea dan seruan pemecatan terhadap Ko Hee-jin.
Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dan kawan-kawan sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim voli putri pertama yang dinyatakan lolos ke babak final four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT