Kisah Mualaf Legenda Asing Persib Patricio Jimenez, Eksekutor Gol Penalti Tutup Mata Era 2000-an Diapresiasi FIFA
- Tangkapan layar YouTube MA HARIS OFFICIAL
Dilansir dari kanal YouTube Matthew Davis, Rabu (13/11/2024), Pato sengaja menutup mata karena kiper Persijap Jepara, Fance melakukan provokasi. Pikirannya untuk mencetak gol tetap terjaga dan tidak buyar.
Bagi Pato, Fance menertawakan kualitasnya sebagai eksekutor penalti. Apalagi kiper Persijap itu selalu memainkan bola sebelum wasit meniupkan peluit.
Sebagai ciri khasnya, banda yang terpasang di kepalanya langsung menutupi kedua mata Pato.
Si kulit bundar yang melesat kencang dari tendangan kakinya hampir gagal. Kondisi lapangan tidak merasa turut menciptakan pantulan bola yang masuk sempurna ke gawang Fance.
Namun, skuad asuhan Arcan Lurie harus mengalami kekalahan atas Jepara, karena kalah agregat penalti dengan hasil akhir skor 4-3.
Hampir banyak media langsung tertuju kepadanya akibat tertegun dengan eksekusi penaltinya berbuah manis sambil menutup mata.
Informasi yang beredar berkat bantuan media, Pato langsung dihubungi oleh FIFA agar segera mengirim video tendangan penaltinya.
Pada akhirnya, FIFA memberikan apresiasi dan memasukkan namanya sebagai rekor dunia melakukan penalti dengan mata tertutup.
Meski demikian, Pato hanya berkostum Persib selama satu musim. Ia pun pernah membela PSMS Medan, Bontang FC, Persisam Samarinda, Persitara Jakarta Utara, dan PSIS Semarang.
Kiprahnya pada era 2000-an harus berakhir saat berseragam Persikad Purwakarta. Namun, ia memutuskan untuk tetap tinggal di Indonesia.
Pada suatu kisah, Pato menjadi seorang mualaf saat berkiprah di Indonesia.
Pato mendapat hidayah sampai benar-benar masuk agama Islam saat berkiprah di Semen Padang. Bahkan kariernya pertama kali bergulat di kompetisi Indonesia pada 2004.
Kebutuhan spiritualnya didapatkan di Semen Padang. Ia juga tidak perlu menunggu lama masuk agama Islam berkat Kabau Sirah.
Pato mengakui masyarakat Indonesia mayoritas Muslim sebelum terbang menuju Padang. Tetapi, keramahan warga Minang menjadi pemantik semakin dekat dengan agama Islam.
Pemain yang kini usia 49 tahun itu kerap kali mempelajari budaya. Bahkan hidayahnya didapatkan sejak mengikuti rekan-rekannya di Semen Padang untuk ibadah di masjid.
Momen di Masjid inilah menjadikan Pato langsung tertegun dengan Islam. Ia akhirnya meminta kepada seluruh skuad Semen Padang mengajari baca Al Quran.
Load more