GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Firman Utina? Legenda Timnas Indonesia Ternyata Sudah Religius saat Bermain Sepak Bola sampai Jadi Idola...

Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina memiliki sisi religius yang tinggi selama berprofesi sebagai pesepak bola profesional saat berkiprah di klub dan Garuda.
Sabtu, 16 November 2024 - 14:48 WIB
Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Sumber :
  • Instagram/@firmanutina1515

tvOnenews.com - Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina mempunyai sisi religius yang tinggi selama berprofesi sebagai pemain sepak bola profesional.

Selama karier panjangnya, Firman Utina tidak pernah melupakan ibadah sebagai pemain penganut agama Islam baik di Timnas Indonesia dan di sejumlah klub Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firman Utina yang telah dinobatkan sebagai legenda Timnas Indonesia lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 15 Desember 1981.

Firmana Utina mengawali kariernya sebagai pesepak bola profesional mulai dari 1999.

Berdasarkan dari data Transfermarkt, Firman Utina mengikuti pendidikan di salah satu SSB tanah kelahirannya di Manado.

tvonenews

Kemudian, Firman bermain pertama kali di klub Persma Manado pada 1999. Antusias menjadi pemain sepak bola saat itu sangat tinggi.

Dilansir dari kanal YouTube Mahardika Entertainment, Sabtu (16/11/2024), Firman Utina melesatkan kariernya pertama kali karena ingin membangkitkan olahraga sepak bola di Manado.

"Dulu, masih sedikit orang yang mencintai sepak bola. Namun, motivasi saya sebagai anak daerah itu tinggi. Di daerah saya waktu itu, tim sepak bola sudah tidak aktif. Jadi, saya mencari tempat untuk mulai berlatih sepak bola di tempat yang jaraknya agak jauh," ungkap Firman Utina dalam sesi wawancara kepada Mahardika.

Selama 2 tahun di Persma, Firman akhirnya berlabuh ke Persita Tangerang pada 2001.

Di Persita Tangerang, ia bermain cukup lama sebelum berpindah untuk memperkuat Aremaa Malang pada 2004 silam. Ia juga berkiprah 2 tahun di Singo Edan.

Firman lagi-lagi kembali ke pelukan Persita pada 2006. Ia bermain selama 2 tahun dengan Pendekar Cisadane pada periode keduanya.

Pada 2008, Firman bermain untuk Pelita Jabar selama dua tahun lamanya.

Namun, kiprahnya berakhir saat berseragam Pelita. Ia akhirnya pernah bergulat dengan Persija Jakarta pada 2010.

Di Persija pun hanya sebentar sebelum berlabuh ke Sriwijaya FC pada Agustus 2010.

Sayangnya saat membela Macan Kemayoran juga memiliki jangka yang sebentar. Ia berlabuh ke Sriwijaya FC pada September 2010.

Firman bersama Sriwijaya FC membela dua tahun. Ia berkiprah sampai 2012 karena dipeluk oleh Persib Bandung.

Bersama Maung Bandung, kariernya semakin melejit sampai 2016. Setelah itu ia kembali dipangkuan Sriwijaya FC pada 2016 silam.

Setelah Sriwijaya FC, Firman merasakan kariernya terakhir kali sebagai pesepak bola saat membela Bhayangkara FC pada 2017.

Pada 2018, Firman Utina memutuskan pensiun saat berseragam Bhayangkara FC.

Firman Utina juga menjadi salah satu pemain yang menyabet tiga gelar juara Liga 1. Ia mendapatkannya saat memperkuat Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Bhayangkara FC.

Selain juara Liga 1, Firman juga turut mendapatkan gelar juara ajang kompetisi Copa Indonesia dan Piala Presiden.

Adapun kiprahnya juga menjadi pemain gelandang tengah langganan Timnas Indonesia pada 2002 sampai 2015. Meski debutnya bersama Garuda telah terjadi pada kompetisi SEA Games 2001.

Keunggulan Firman dapat mempertahankan bola dan menjadi lini pengatur serangan untuk Timnas Indonesia sebanyak 66 pertandingan. Ini mengingatkan dirinya berposisi sebagai gelandang tengah.

Kiprahnya untuk Timnas Indonesia bersinar saat membela Piala Asia 2007 dan Piala AFF 2010.

Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Sumber :
  • Antara/Bayu Kuncahyo

 

Kesuksesannya ini tidak lepas dari penanaman nilai agama Islam di dalam dirinya. Bahkan sangat membantu Firman untuk mendapatkan tiga gelar juara di ajang resmi Liga Indonesia.

Saat berseragam Sriwijaya FC, Firman tidak pernah meninggalkan ibadahnya ketika berpuasa di bulan Ramadhan.

Ia juga menjadi panutan kepada pemain junior agar tidak pernah meninggalkan ibadah sebagai penganut agama Islam saat tinggal di Wisma Atlet Sriwijaya FC pada 2016.

"Kita di Wisma selalu sahur bersama. Sekitar pukul 03.00 WIB, saya selalu ketuk pintu anak anak yang lain agar mereka bangun. Terutama anak anak yang malas harus lebih kencang diketuk kamarnya," ungkap Firman Utina dikutip, Sabtu (16/11/2024).

Pemain kelahiran asal Manado itu juga tidak pernah lupat mengajak penggawa Sriwijaya FC untuk mengisi ibadah lainnya sebelum melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di Wisma Atlet Sriwijaya FC.

"Kan ada musholah di dekat wisma. Nah kita sering ajak anak anak ke sana sambil menunggu adzan sembari bisa baca Al Quran masing masing. Bawa takjil juga setelah itu pulang ke wisma lagi," jelas dia.

Firman yang menanamkan religius sukses membuat rekan-rekannya mengutamakan penerapan nilai agama selain berprofesi sebagai pesepak bola.

Bagi para pemain, kata Firman, menanamkan nilai agama dan tidak pernah melupakan ibadah menjadi faktor penyokong karier mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Agama tentunya sangat penting bagi kehidupan dan juga menunjang performa kita di lapangan. Semua pemain memahami itu karena Sang Pencipta lah yang membuat kita diberikan kesehatan serta kelancaran sampai sekarang. Hanya saja memang masih terkadang harus saling mengingatkan pentingnya beribadah," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Lulus SMK dan Ingin Kuliah, Kisah Nalince Wamang Berakhir Tragis di Tembagapura Saat Akan Mendulang Emas

Baru Lulus SMK dan Ingin Kuliah, Kisah Nalince Wamang Berakhir Tragis di Tembagapura Saat Akan Mendulang Emas

Nalince Wamang, remaja lulusan SMK di Papua Tengah, meninggal dalam insiden penembakan di Tembagapura. Keluarga berharap ada kejelasan kasus.
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Garuda Muda Berpotensi Cetak Sejarah

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Garuda Muda Berpotensi Cetak Sejarah

Timnas Indonesia U-17 menghadapi Jepang di laga penentu Grup B Piala Asia U-17 2026 demi menjaga peluang lolos dan meraih tiket Piala Dunia U-17. Berikut link live streaming-nya.
Pelemahan Tak Hanya pada Rupiah Tapi Hampir Semua Negara

Pelemahan Tak Hanya pada Rupiah Tapi Hampir Semua Negara

Pengamat ekonomi Dr. Surya Vandiantara menilai, pelemahan nilai tukar mata uang domestik terhadap dollar Amerika Serikat (AS) tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Sebagian besar negara Asia juga turut mengalami tekanan nilai mata uang domestik. 
Serap Aspirasi Mahasiswa, Ketua Yayasan UHN Siantar Gelar RDP Perdana untuk Kemajuan Kampus

Serap Aspirasi Mahasiswa, Ketua Yayasan UHN Siantar Gelar RDP Perdana untuk Kemajuan Kampus

Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Civitas Akademika Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Selasa
Prediksi Al Nassr vs Al Hilal di Liga Pro Saudi 2025/2026: Ronaldo dkk Bisa Angkat Trofi Juara Berkat Benzema cs

Prediksi Al Nassr vs Al Hilal di Liga Pro Saudi 2025/2026: Ronaldo dkk Bisa Angkat Trofi Juara Berkat Benzema cs

Di antara Al Nassr dan Al Hilal, siapakah yang kira-kira bisa memenangkan laga panas yang digelar pada 13 Mei 2026 dini hari nanti? Berikut prediksi skornya.
Memangnya Penyakit Ain Benar-benar Ada? Begini Kata dr Zaidul Akbar

Memangnya Penyakit Ain Benar-benar Ada? Begini Kata dr Zaidul Akbar

Pakar kesehatan sunnah dr. Zaidul Akbar memberikan peringatan keras mengenai sebuah pintu gerbang menuju kehancuran yang tak kasat mata: Penyakit Ain. Ain itu -

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT