News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Silvio Escobar, Penyerang Naturalisasi yang Tak Perkuat Timnas Indonesia Akui Sempat Gagal Masuk Islam gara-gara...

Silvio Escobar menjadi penyerang naturalisasi yang disorot tidak pernah dilirik Timnas Indonesia menceritakan proses mualaf yang awal mulanya gagal masuk Islam.
Minggu, 17 November 2024 - 14:48 WIB
Penyerang naturalisasi yang tidak pernah perkuat Timnas Indonesia, Silvio Escobar saat berseragam Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram/@persija

tvOnenews.com - Mantan pemain Persija Jakarta dan Perseru Serui yang tidak pernah dipanggil membela Timnas Indonesia, Silvio Escobar menceritakan awal mula dirinya masuk agama Islam.

Sebagai pemain naturalisasi yang menjadi sorotan karena tidak pernah memperkuat Timnas Indonesia, Silvio Escobar mengakui dirinya sempat gagal mualaf dan memutuskan tidak memeluk agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Silvio Escobar menjadi salah satu pemain asing yang kini berstatus naturalisasi menemukan hidayahnya sebagai seorang mualaf saat berkiprah di Indonesia.

Dari catatan Transfermarkt, Silvio Escobar pertama kali membela klub Persepam Madura saat memulai kariernya di Tanah Air pada 2014.

Namun, Silvio Escobar mengakui dirinya sempat mengikuti proses seleksi pertama kali saat Mitra Kukar membuka peluang bagi para pemain yang ingin membela klub itu.

tvonenews

Escobar sayangnya gagal untuk menjadi pemain pilihan dari manajemen Mitra Kukar. Setelah itu, ia memutuskan masuk Persepam Madura.

Sebelum di Persepam Madura per 1 Januari 2014, Escobar bermain untuk Fernando de la Mora dari Paraguay.

Pada periode 2015, Liga Indonesia sedang mengalami carut-marut akibat Sepak Bola Indonesia harus dijatuhkan sanksi oleh FIFA. PSSI juga mengalami pembekuan saat tahun ini.

Pada periode tersebut, Silvio Escobar mengakui dirinya mengenali tarkam pertama kali sejak tinggal di Indonesia.

"Tarkam pertama kali dibayar Rp 1,5 juta sekali pertandingan. Main pertama kali di Tangerang dan seru. Cuma di Indonesia ada tarkam, di luar negeri enggak ada," ungkap Silvio Escobar dalam sesi podcast YouTube Sport77 Official dikutip, Minggu (17/11/2024).

Setelah itu, ia sempat berkiprah bersama PSM Makassar pada 2015. Pada waktu itu, Silvio telah memeluk agama Islam.

"Waktu itu pas ada Piala Sudirman kalau enggak salah saya gabung dengan PSM Makassar," kata Escobar.

"Sebelum itu saya habis sunat, saya naik sekitar 7 kilo mungkin," sambungnya.

Silvio Escobar saat membela Persela Lamongan
Silvio Escobar saat membela Persela Lamongan
Sumber :
  • Instagram/@perselafc

 

Escobar menceritakan proses mualaf yang sempat mengalami kegagalan sebelum resmi mengucapkan dua kalimat syahadat di Jakarta pada 2015.

Escobar merasa berterima kasih kepada salah satu asisten pelatih Persepam Madura yang berniat ingin mengajaknya untuk masuk agama Islam pada 2014.

"Karena saya tanya kan karena teman-teman saya sabar, santai," ucapnya.

Escobar mengakui sebenarnya ingin telah dalam kondisi memeluk agama Islam pada 2014. Ada kejanggalan yang membuatnya batal sebagai seorang mualaf.

Escobar menjelaskan sebelum mualaf lebih mengutamakan sunat. Sebagaimana kegiatan ini menjadi salah satu sunnah dalam Islam.

"Keinginan sendiri, bukan karena menikah. Sebelum saya menikah juga sudah mualaf di Madura," tegasnya.

Pada 2014, Escobar merasa takut terhadap kegiatan sunat. Ia hanya mengetahui bahwa alat kemaluannya akan dipotong oleh tim medis.

"Mungkin juga bahasa saya kurang bagus, mungkin saya salah paham harus dipotong, apanya? Itu (sunat) takut saya. Tahun 2014 enggak jadi saya (masuk agama Islam)," jelasnya.

Pemain kelahiran asal Paraguay itu akhirnya kembali menuju ke Jakarta. Ia bertemu dengan temannya berasal dari Amerika Latin.

Kebetulan temannya itu telah lebih dulu memeluk agama Islam. Ini menjadi kesempatan Escobar bertanya-tanya tentang sunat.

"Oh cuma itu kulit aja yang dia kupas. Habis itu saat hari Jumat pagi kalau enggak salah saya bangun sendiri, inisiatif sendiri jalan untuk sunat sendiri," terang dia.

Escobar juga membagikan kisah lucunya saat sunat di sebuah klinik terletak di Jakarta. Ia tidak biasa membuka pakaiannya di hadapan para tim medis.

"Saya datang di klinik, saya masuk semua suster di situ malu sekali, tapi sudah masuk yaudah terbuka," kata Escobar sambil tertawa.

Ia pun kembali melanjutkan kariernya sebagai pesepak bola profesional setelah menjalani sunat dan pengucapan dua kalimat syahadat.

Sampai pertengahan 2016, Escobar belum kembali bermain di lapangan hijau. Salah satu klub asal Papua, Perseru Serui akhirnya meminang jasanya sebagai juru gedor yang haus gol.

Ia bermain untuk Perseru Serui pada 2017. Kemudian, ia berseragam di klub Badak Lampung FC pada 2019.

Setelah itu, Escobar akhirnya masuk salah satu klub legenda di Indonesia, yakni Persija Jakarta dengan status bebas transfer.

Escobar hanya mendapat kesempatan bermain untuk Macan Kemayoran selama satu musim sebelum berlabuh menuju PSIS Semarang.

Meski demikian, statusnya bersama PSIS Semarang hanya bersifat pinjaman sebelum ditarik kembali oleh manajemen Persija Jakarta sampai September 2019.

Pada 2020, Silvio Escobar juga resmi menjalani sumpah Warga Negara Indonesia (WNI).

Kiprahnya yang melanglang buana kembali terjadi saat membela Mitra Kukar setelah berkostum Persija.

Kemudian, ia juga pernah membela tim lainnya, yakni Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Madura United, Semen Padang, dan terakhir kali di Persela Lamongan.

Di Persela menjadi kiprahnya yang terakhir untuk bermain di sejumlah klub besar Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Silvio Escobar menjadi penyerang salah satu klub di Liga 2, Dejan FC.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026 dimana Timnas Voli Indonesia tergabung di Pool B yang merupakan grup neraka.
Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan tujuh orang tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan minyak mentah Pertamina Energy Trading Limited (Petral) periode 2008-2015 diantaranya Irawan Prakoso.
Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Jakarta Popsivo Polwan sukses menutup putaran pertama final four Proliga 2026 dengan hasil yang cukup manis.
Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.
Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto secara terbuka mengakui masih adanya praktik pengkhianatan di dalam tubuh birokrasi pemerintah.
Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT