News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Mualaf Jorvan Vieira, Mantan Pelatih Timnas Irak yang Masuk Islam Pernah Permalukan Arab Saudi di SUGBK

Pelatih asal Brasil, Jorvan Vieira yang pernah membawa Timnas Irak juara Piala Asia 2007 setelah mengalahkan Timnas Arab Saudi memiliki kisah perjalanan mualaf.
Minggu, 17 November 2024 - 23:35 WIB
Mantan pelatih Timnas Irak, Jorvan Vieira yang membuat Arab Saudi malu di SUGBK
Sumber :
  • Instagram/@coachjorvanvieira

tvOnenews.com - Pelatih asal Brasil, Jorvan Vieira yang pernah membawa Timnas Irak setelah mengalahkan Timnas Arab Saudi memiliki kisah perjalanan sebagai seorang mualaf.

Sebagai seorang mualaf, Jorvan Vieira pernah menjadi pelatih Timnas Irak yang memeluk agama Islam setelah merebut juara Piala Asia 2007 pasca menekuk Arab Saudi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jorvan Vieira menyandang sebagai mantan pelatih Timnas Irak mengobok-obok Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Jorvan Vieira lahir di Rio de Janeiro, Brasil pada 29 September 1953. Kini mantan pelatih Irak itu telah menginjak usia 71 tahun.

Berdasarkan data dari Transfermarkt per Minggu (17/11/2024), Vieira mulai meniti kariernya sebagai pelatih berawal dari klub Qatar SC. Ia menahkodai tim tersebut pada 1980.

tvonenews

Setelah itu, Vieira mencoba peruntukkan untuk melatih di berbagai tim di Asia. Ia melanglang buana ke sejumlah negara sampai pernah memimpin klub dan Timnas Oman.

Kala itu ia mendapat kepercayaan sebagai juru taktik untuk Timnas Oman U23 pada 1982.

Selain di Oman, kiprah Vieira menduduki kursi pelatih juga semakin cemerlang. Ia pernah memimpin Timnas Maroko dan Arab Saudi.

Ia menjadi asisten pelatih Timnas Maroko pada 1985 silam. Kiprahnya tidak terlalu cemerlang bersama Singa Atlas.

Soal mualaf, Vieira menemukan hidayah mantap masuk agama Islam semenjak berstatus sebagai asisten pelatih Timnas Maroko.

Vieira menemukan kisah perjalanan spiritualnya. Pelatih berkebangsaan Brasil-Portugal ini memutuskan masuk agama Islam pada 1987.

Alasan Vieira memilih berpindah keyakinan dan memutuskan sebagai mualaf setelah belajar banyak tentang agama Islam.

Penyerapan ilmu-ilmu dalam syariat agama Islam terjadi saat masih berada di Maroko.

Selain Timnas Maroko, Vieira juga lebih dulu menjadi pelatih di sejumlah klub negara tersebut, antara lain Tihad Sportif Casablanca, Wydad Casablanca, dan IR Tanger sejak 1983.

Meski telah mualaf, Vieira mengakui bukan sebagai sosok yang religius. Ia hanya menemukan kedamaiannya selama tinggal di Maroko dari 1983 hingga 1986.

"Laporan mengatakan saya berpindah agama ke Islam, tapi ‘berpindah’ bukan kata yang tepat. Saya tak begitu religius sebelumnya," ungkap Jorvan Vieira dikutip, Minggu.

Perihal tuduhan masuk agama Islam demi menikahi istrinya, Vieira langsung membantahnya.

"Dan itu tak benar saya menjadi seorang Muslim karena istri saya orang Arab seperti yang dilaporkan banyak orang," katanya.

Jorvan Vieira yang telah menjadi seorang mualaf akhirnya kembali melanjutkan kiprahnya menukangi berbagai klub dan timnas di negara mayoritas Islam.

Ia pernah menjadi juru taktik di Kuwait dan Oman. Bahkan membesut Timnas Irak sampai juara pada 2007.

Di Timnas Irak, Vieira menukangi Singa Mesopotamia sampai menyabet gelar juara Piala Asia 2007 diselenggarakan di Indonesia.

Jorvan Vieira bawa Timnas Irak juara Piala Asia 2007 di SUGBK setelah tekuk Timnas Arab Saudi
Jorvan Vieira bawa Timnas Irak juara Piala Asia 2007 di SUGBK setelah tekuk Timnas Arab Saudi
Sumber :
  • AFC

 

Kebetulan venue Piala Asia 2007 saat itu berlangsung di Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

Anak asuh Vieira bergabung pada Grup A. Sejumlah tim menjadi lawan Timnas Irak, antara lain Oman, Thailand, dan Australia.

Timnas Irak pun menyabet sebagai juara Grup A dalam ajang Piala Asia 2007. Singa Mesopotamia mencatatkan 1 menang dan 2 seri.

Pada perempat final, skuad asuhan Vieira mempermalukan Vietnam dengan skor 209. Bahkan Korea Selatan berhasil dilibas oleh Timnas Irak melalui drama adu penalti.

Kemenangan atas Korea Selatan membuat Irak menghadapi Timnas Arab Saudi yang digulir di SUGBK.

Dalam sejarah baru, juru taktik Arab Saudi asal Brasil, Helio Cezar Pinto tidak mampu mengalahkan skuad asuhnya Jorvan Vieira.

Timnas Irak menggaet gelar juara pertama kali pada Piala Asia periode 2007 setelah menaklukkan Arab Saudi dengan skor 1-0 di SUGBK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juara Piala Asia 2007 menjadi buah hasil bagi Vieira yang terus memberikan instruksi anak asuhnya selalu mengunci rapat permainan setelah gol diciptakan oleh Younis Mahmoud dari tendangan pojok rekannya, Hawar Mulla Mohammed.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

Berkat perluasan akses pasar, UMKM binaan Pertamina mencatatkan omzet sebesar Rp8,57 miliar sepanjang semester I 2026 melalui berbagai pameran regional hingga internasional.
Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat realisasi dan penggunaan TKD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp123,727 miliar, sebagai instrumen anggaran untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan masyarakat pascabencana.
Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Kelompok Riset KR NEXUS FIB UI mendorong upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif, sejarah lokal, dan pengetahuan masyarakat adat di Candi Cangkuang dan Kampung Pulo.
Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kementerian Hukum menguji penerapan manajemen talenta berbasis e-voting di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara.
UI Green Marathon Sukses Digelar, Hampir 3.500 Peserta Antusias Ramaikan Lomba Lari di Kampus UI Depok

UI Green Marathon Sukses Digelar, Hampir 3.500 Peserta Antusias Ramaikan Lomba Lari di Kampus UI Depok

UI Green Marathon sukses digelar di kampus UI Depok dengan diikuti hampir 3.500 peserta. Event perdana Rektorat ini juga membawa misi memperkuat dana abadi UI.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT