GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Tikus, Jika Hewan ini di Depan Rumah Tolong Jangan Diusir agar Dosa Diampuni dan Masuk Surga Kata Syekh Ali Jaber

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menyebut hewan penghapus dosa dan bikin masuk surga saat hadir di depan rumah bukan tikus. Meski jenisnya selalu dianggap buruk.
Rabu, 20 November 2024 - 18:09 WIB
Syekh Ali Jaber tegaskan hewan yang hadir di depan rumah dapat hapuskan dosa dan masuk surga bukan tikus
Sumber :
  • Kolase iStockPhoto & Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menyoroti orang-orang yang menganggap tikus sebagai hewan buruk selalu masuk area rumah.

Syekh Ali Jaber memahami bahwa tikus disebut sebagai hewan yang jorok. Para penghuni rumah tidak segan mengusirnya jika selalu masuk di kediamannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penjelasan Syekh Ali Jaber, tikus menjadi salah satu jenis hewan membawa keburukan diterangkan dalam hadits riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِىالْحَرَمِ الْفَأْرَةُ ، وَالْعَقْرَبُ ، وَالْحُدَيَّا ، وَالْغُرَابُ ،وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ

Artinya: "Ada lima jenis binatang yang seorang muhrim hendaknya dibunuh walaupun di tanah haram, yaitu: burung gagak, burung had'ah, kalajengking, tikus, dan anjing liar." (HR. Bukhari & Muslim)

Ilustrasi hewan tikus saat di depan rumah
Ilustrasi hewan tikus saat di depan rumah
Sumber :
  • Istockphoto

 

Namun begitu, Syekh Ali Jaber menyebutkan bahwa hewan ini selalu dianggap buruk saat berada di lingkungan rumah. Ia mengingatkan bahwa itu bukan tikus maupun hewan-hewan dianggap buruk lainnya.

"Barang siapa yang didatangi hewan ini, maka pasti akan masuk surga dan segala dosa diampuni," ungkap Syekh Ali Jaber dinukil melalui tayangan channel YouTube Ceramah Syekh Ali Jaber, Rabu (20/11/2024).

Selain tikus, mantan Imam Besar Masjidil Haram ini juga sering mendapatkan bahwa cicak juga terpilih hewan yang buruk.

Kebenaran tentang cicak masuk golongan hewan kecil yang jahat dipaparkan langsung melalui hadits riwayat yang dituliskan dalam buku Kajian Islam Profesi Peternakan dari Retno Widyani, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa membunuh cicak dengan sekali pukulan, maka dia mendapat kebaikan sekian dan sekian. Barang siapa membunuh cicak dengan dua kali pukulan, maka dia memperoleh kebaikan sekian dan sekian, yang lebih sedikit daripada yang pertama. Jika dia membunuh cicak dengan tiga kali pukulan, maka dia memperoleh kebaikan sekian dan sekian, yang lebih sedikit daripada yang kedua." (HR. Muslim)

Ia mendukung cicak telah sebagai hewan fuwaisiqoh. Namun, ada jenis lainnya selalu mendapat perspektif buruk dari manusia, terkhusus orang-orang mukmin.

Hewan ini bahkan sering kali hadir dan seakan-akan tamu tidak diundang oleh penghuni rumah. Tetapi kebanyakan orang tak menyukai kedatangannya, apalagi sampai mengganggu ketenangan mereka.

Orang-orang juga selalu berasumsi bahwa hewan ini sering menimbulkan najis. Ini yang membuat mereka selalu menghindar bahkan mengusir dari rumahnya.

Padahal menurut Syekh Ali, hewan ini sangat berpengaruh agar penghuni rumah menumbuhkan semangat untuk melakukan banyak amalan.

Saat hewan itu hadir di depan rumah, sebenarnya menjadi ujian bagi penghuni rumah bagaimana bisa menerimanya dengan baik sebagai tambahan amalannya.

Tanda-tanda hewan ini berpotensi penghuni rumah memperbanyak amalan ketika mereka sedang bertaubat kepada Allah SWT.

Kemudian, hewan ini menunjukkan ada niat menciptakan kebaikan dikerjakan orang orang rumah.

"Hewan ini (anjing) meski najis, namun di balik itu terdapat hikmah mendalam darinya," ujar dia.

tvonenews

Mantan Imam Besar Masjid Nabawi itu menguraikan tentang anjing kenapa dapat memberikan rezeki jika diterima baik oleh orang rumah.

Dalam salah satu hadits riwayat, anjing sangat berdampak dahsyat untuk melancarkan keberkahan seseorang dari kisah seorang pelacur menolong hewan itu.

Seorang pelacur dari kalangan Bani Israil tidak sengaja kedapatan seekor anjing yang selalu menjulurkan lidahnya akibat sangat haus.

"Pernah ketika dia habis ambil air, dia bertemu seekor anjing dan keluarin lidahnya yang jadi tanda haus," terang dia.

Syekh Ali Jaber kembali menyatakan bahwa pelacur tersebut tidak jadi terkena azab dari Allah SWT akibat di semasa hidupnya telah jauh dari kebenaran-Nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Allah lihat perbuatannya, kata Rasulullah, Allah ampuni dosanya dan masuk surga," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT