News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percuma Kerja Keras dari Pagi Pulang Pagi kalau Masih Melupakan Hal ini, Buya Yahya Bilang Tidak akan Kaya Jika…

Banyak orang yang kerja keras untuk mencari kekayaan, tapi Buya Yahya bilang tidak akan kaya dan tetap fakir bila bekerja dengan cara ini. Jangan sampai...
Minggu, 24 November 2024 - 13:52 WIB
Buya Yahya jelaskan penyebab orang kerja keras tapi tetap fakir
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Banyak orang yang kerja keras untuk mencari kekayaan, tapi Buya Yahya bilang tidak akan kaya dan tetap fakir bila bekerja dengan cara ini.

Seseorang bekerja untuk mencari rezeki, bahkan banyak yang bekerja terlalu keras dari pagi hingga pulang pagi lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, rezeki juga tidak dapat terkumpul bahkan semakin berkurang, sehingga hidupnya terus fakir dan semakin menjauh dari kaya raya.

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan orang yang kerja keras seperti itu akan terus fakir dan tak kunjung kaya disebabkan karena melupakan satu hal.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya mengungkapkan seseorang akan terus fakir bila mencari kekayaan dengan cara ini.

Imam Ghazali menyampaikan pesan mengenai kerja keras yang berkaitan dengan kekayaan seseorang.


Buya Yahya. (Ist)

Sebuah pernyataan umum di masyarakat tentang orang yang bekerja keras pasti akan menjadi orang kaya, sedangkan yang malas pasti fakir.

Sekilas, pernyataan tersebut memang masuk akal, tapi Imam Ghazali justru menjawab sebaliknya.

Imam Ghazali menjawab masih banyak orang yang kerja keras tetap fakir dan orang yang kerja biasa saja justru lebih kaya.

“Kayaknya kamu ini nggak bisa melihat ya? Seolah-olah kamu tidak pernah melihat orang yang kerja keras tapi tetap fakir, banyak,” ungkap Buya Yahya menirukan perkataan Imam Ghazali pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

“Atau sebaliknya, seolah tidak ada orang-orang yang nyantai, nggak punya kerjaan, tapi rezekinya banyak, kaya, oh banyak,” sambungnya.

Lantas, hikmah apa yang bisa didapat dari pernyataan tersebut?

Pernyataan Imam Ghazali tersebut menunjukkan tidak semua pekerjaan yang dijalani ini menjamin akan mengubah hidup menjadi kaya.

Seberapa keras kerja seseorang itu tidak menjamin akan menjadi kaya. 

“Bahkan, yang banyak itu orang yang bekerja keras tapi tetap fakir. Itu yang lebih banyak,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Buya Yahya berpesan bahwa umat Islam harus memahami aturan Allah SWT dalam mengatur rezeki seseorang.

“Hendaknya engkau tahu, begitulah aturan Allah SWT Yang Maha Kuasa, Yang Maha Perkasa, dan Maha Mengetahui,” jelas Buya Yahya.

“Dan itu sudah menjadi aturan dari Allah Yang Maha Bijak, Cermat dalam mengatur Hamba-Nya, dibuat seperti itu,” lanjutnya.

Selain itu, kenyataan ini juga menjadi teguran bagi seseorang yang bekerja terlalu keras sampai melupakan Allah, seakan hanya bekerja keras yang dapat membuatnya kaya.

Padahal, Allah yang menjamin, mengatur, serta memberikan kekayaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jangan sampai di dalam mencari kekayaan lalu melanggar (aturan) Allah, sangat rugi itu,” tegas Buya Yahya.

Dengan tegas, Buya Yahya menyampaikan agar selalu mengingat kepada Allah dan mentaati segala aturan-Nya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT