News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tewas Ditangan AKP Dadang Iskandar, AKP Ulil Ryanto Anshari Mati Syahid? Kata Buya Yahya Polisi yang Gugur itu…

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari tewas di tangan rekannya sendiri, yaitu AKP Dadang Iskandar. Apakah dapat disebut mati syahid?
Minggu, 24 November 2024 - 16:56 WIB
AKP Ulil Ryanto tewas ditangan AKP Dadang Iskandar, apakah mati syahid?
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus polisi tembak polisi masih terus berlanjut. Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari tewas di tangan rekannya sendiri, yaitu AKP Dadang Iskandar

Adanya penembakan yang dilakukan Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar ini diduga kuat karena kasus penangkapan pelaku tambang galian C.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa polisi tembak polisi ini terjadi pada Jumat dini hari (22/11/2024) pukul 00.43 WIB di halaman parkir Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat.

Ketika AKP Ulil Ryanto menangkap pelaku tambang galian C dan menyerahkannya ke Mapolres Solok Selatan.

Secara tiba-tiba, AKP Dadang Iskandar memanggil rekannya itu dan keduanya bertemu di area parkir.

Lalu, AKP Dadang Iskandar mendaratkan peluru di kepala bagian kanan Kasatreskrim Polres Solok Selatan itu hingga tewas.

AKP Ulil Ryanto tewas ditangan AKP Dadang Iskandar
AKP Ulil Ryanto tewas ditangan AKP Dadang Iskandar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Lantas, apakah kejadian seperti yang dialami AKP Ulil Ryanto Anshari ini dapat disebut mati Syahid di hadapan Allah SWT?

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya mengungkapkan hukum seseorang yang meninggal dalam tugas.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya mendapatkan sebuah pertanyaan dari salah satu jamaah.

Seorang jamaah tersebut mengingat kejadian ketika lima orang polisi gugur karena ulah dari seorang teroris. 

Lantas, apakah para polisi yang gugur tersebut dapat disebut mati syahid?

Menjawab pertanyaan tersebut, menurut Buya Yahya para polisi yang gugur dalam tugas itu dapat disebut mati syahid. 

“Orang-orang yang seperti itu (gugur saat bertugas) adalah mati syahid. Mati dalam keadaan mulia. Cuma syahidnya syahid akhirat,” ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.


Buya Yahya. (Ist)

Seseorang yang meninggal secara syahid di hadapan Allah, maka akan mendapatkan kemuliaan, ditempatkan di surga serta diampuni segala dosanya.

“Akhirnya di hadapan Allah dia mati syahid, dan tempatnya di surga. Terhapus semua dosa-dosanya,” ujarnya.

Namun, Buya Yahya mengatakan bagaimana AKP Ulil Ryanto meninggal dunia dapat disebut mati syahid akhirat. Sebab, dirinya bukan mati karena medan perang.

“Akan tetapi di dunia, karena bukan di medan laga maka didunia diperlakukan seperti orang biasa. Dan yang terpenting di akhiratnya,” jelas Buya Yahya.

Walaupun bukan mati karena medan perang, namun dirinya tetap mulia di hadapan Allah.

“Berbeda dengan mati syahid di medan laga, tapi hukumnya dihadapan Allah sama, luar biasa. Dia mulia di hadapan Allah,” imbuhnya.

Menurut Buya Yahya, seseorang yang meninggal dunia demi membela diri dapat disebut sebagai mati syahid, terlebih bila orang tersebut adalah seorang polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Orang yang meninggal membela diri lalu mati itu mati syahid kok. Apalagi beliau itu kepolisian menjaga negara bukan menjaga dirinya saja,” tuturnya.

“Orang yang mati membela hartanya, membela keluarganya, kehormatannya, apalagi membela negaranya seperti itu mati syahid dihadapan Allah,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT