News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Teduh Buya Yahya di Masa Tenang Pilkada Serentak: Awas Dirusak Gegara Politik Adu Domba

Buya Yahya memberikan pesan teduh di masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Semua pihak diminta hati-hati politik adu domba yang timbulkan permusuhan.
Selasa, 26 November 2024 - 10:31 WIB
Pesan Teduh Buya Yahya di Masa Tenang Pilkada Serentak: Awas Dirusak Gegara Politik Adu Domba
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Pendakwah kondang, Buya Yahya memberikan pesan teduh di masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Sebagaimana kita ketahui semua, besok, Rabu (27/11/2024) seluruh bangsa Indonesia akan melakukan Pilkada Serentak di seluruh daerah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, Buya Yahya mengingatkan semua pihak akan bahaya dari Pilkada Serentak.

Hal yang sangat bahaya dan digaris bawahi oleh Buya Yahya adalah adu domba.

ā€œJangan mau diadu domba. Jangan kita dirusak,ā€ tegas Buya Yahya dalam videonya yang ada di kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Oleh karenanya, Buya Yahya meminta kepada semua pihak agar tidak musuhan, meski berbeda pilihan.

ā€œPastikan perbedaan perbedaan calon tidak menjadikan kita bermusuhan,ā€ pesannya.

Sosok bernama asli KH Yahya Zainul Maarif itu kemudian mengingatkan pesan ini jugaĀ  termasuk untuk para politikus.

ā€œTermasuk nasihat kepada politikus ingat ada hitungannya di hadapan Allah,ā€ kata Buya Yahya.

Jika tidak jujur dalam pemilihan, maka Buya Yahya mengingatkan hukum akhirat siap menanti.

ā€œKalau anda tidak jujur ada hitungannya di hadapan Allah dan kisah dunia itu hanya sementara,ā€ tandasnya.

ā€œIngat dunia sementara, akan ada hitungannya di hadapan Allah,ā€ sambung Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menegaskan agar semua pihak berijtihad dengan sunguh-sungguh untuk mendapatkan pemimpin yang baik.

ā€œTentunya kebenaran ijtihadnya sesuai dengan kemampuannya atau nisbat kebenarannya atau persentase kebenarannya tingkat kebenarannya sesuai dengan pengalaman pengetahuan masing-masing,ā€ saran Buya Yahya.

Namun apapun pilihannya nanti, Buya Yahya memohon untuk tidak menjadi sebab permusuhan antar sesama.

ā€œTidak menjadi sebab kita bermusuhan,ā€ pesan Buya Yahya.

Kemudian, jika memang ingin memberikan nasihat, Buya Yahya mengingatkan agar gunakan adab yang diajarkan dalam Islam.

ā€œKita memberikan nasihat yang baik atau kita menjelaskan dengan baik dan benar dengan santun,ā€ nasihat Buya Yahya.

Buya Yahya mengaku prihatin atas apa yang terjadi di Indonesia saat ini, dimana mudah sekali seseorang tersulut amarah hingga menjadi sebab permusuhan.

Menurut Buya Yahya , ada dua model hamba Allah yang kadang tanpa disadari menjadi memicu permusuhan.

ā€œPolitikus yang tidak jujur politikus yang tidak tulus. Sehingga ungkapan-ungkapan yang disampaikan pun kadang memfitnah atau menjadikan sebab orang bermusuhan,ā€ jelasnya.

ā€œYang kedua adalah atas nama agama juga bisa saja terjadi,ā€ sambung Buya Yahya.

Padahal menurutnya, hal itu tidak mungkin terjadi kecuali karena sempitnya pemikiran seseorang.

ā€œOrang boleh berbeda pendapat karena sempitnya pandangannya sehingga menganggap orang lain pasti salah, kemudian dihujat dan dimusuhi,ā€ ujar Buya Yahya.

Padahal kata Buya Yahya bisa jadi permasalahan tersebut adalah yang menurut ulama boleh.

ā€œIni juga cara pandang yang picik sehingga menjadikan sebab orang bermusuhan,ā€ tandas Buya Yahya.

Maka dari itu, Buya Yahya mengajak semua untuk waspada akan adu domba.

Buya Yahya berharap semua sadar bahwa tidak perlu bermusuhan hanya karena berbeda pilihan saat momen seperti Pilkada ini.

Hal ini karena siapapun yang nanti terpilih adalah ketetapan dari Allah SWT.

ā€œMaka kita harus waspada bisa jadi itu adalah betul-betul adu domba yang tidak dirasakan oleh pelakunya,ā€ imbau Buya Yahya.

ā€œKita waspada waspada agar kita tidak hidup dengan dada yang sesak karena kita terlalu mendengar hal-hal yang menjadikan sebab kita bermusuhan,ā€ sambungnya.

Inilah pesan penting Buya Yahya agar Indonesia damai meski berbeda pilihan dan pendapat serta pemikiran.

Selagi itu masih diperkenankan Ustaz atau ulama, maka berbeda saat Pilkada janganlah jadi masalah.

ā€œMaka tidak perlu kita sampai derajat mencaci mengolok membodohkan orang lain,ā€ pesan Buya Yahya.

Karena tindakan inilah pemicu permusuhan di masyarakat.

ā€œKarena hal-hal semacam itulah yang memicu permusuhan di kalangan umat,ā€ tegas Buya Yahya.Ā 

Terlebih lagi jika dilakukan orang yang dianggap masyarakat awam memiliki pengetahuan.

ā€œAdanya percaya kepada orang yang dianggap mengerti di dalam urusan politik percaya dengan orang yang dianggap mengerti urusan agama,ā€ kata Buya Yahya.

ā€œJika orang-orang tersebut tidak jujur kemudian hanya menghadirkan pemikirannya menuruti hawa nafsunya maka yang jadi korban adalah umat itu sendiri,ā€ lanjut pesan Buya Yahya.

Itulah pesan teduh dari Buya Yahya kepada seluruh pihak jelang Pilkada Serentak, Rabu (27/11/2024).

Semoga bermanfaat dan Pilkada akan berjalan dengan lancar serta damai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Wallahu’alam bishawab

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Viral di media sosial, yang memperlihatkan adanya seorang ibu datang ke tempat tongkrongan senior yang diduga pelaku bully pada anaknya. Kasus ini disorot KDM.
Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi
Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Ganda campuran andalan Indonesia yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil meyumbang medali emas ketiga untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026.
Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kian meluas hingga mendekati
DEN Ungkap Kunci RI Dorong Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

DEN Ungkap Kunci RI Dorong Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

DEN menyebut stabilitas makroekonomi menjadi fondasi penting untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT